Infinix Serang 2026 dengan 5 HP Rp3 Jutaan, Layar 4.500 Nits dan Baterai 6.500 mAh

Author: Cung Media

Infinix makin agresif menekan pasar ponsel di Indonesia lewat deretan model yang membawa fitur kelas atas ke rentang harga menengah. Di kelas Rp1 jutaan hingga Rp5 jutaan, merek ini justru menghadirkan layar sangat terang, baterai besar, hingga fitur gaming yang biasanya lebih sering muncul di ponsel mahal.

Langkah itu membuat posisi Infinix semakin menarik bagi pembeli yang ingin ganti ponsel tanpa harus naik ke segmen flagship. Yang paling mencolok, beberapa modelnya sudah menawarkan layar 4.500 nits, baterai 6.500 mAh, bypass charging, sampai pendingin besar untuk menjaga performa saat bermain gim.

Fokus Infinix bukan sekadar murah

Di tengah banyak merek yang masih menahan fitur premium di lini atas, Infinix memilih menyebarkannya ke beberapa kelas harga sekaligus. Pola ini terlihat jelas pada lima model yang menonjol, masing-masing dengan sasaran pengguna yang berbeda.

Infinix Smart 20 menjadi titik awal untuk segmen entry-level di kisaran Rp1,5 jutaan. Ponsel ini membawa bodi setebal 7,7 mm, layar 6,78 inci IPS LCD dengan refresh rate 120 Hz, dan chipset MediaTek Helio G81 Ultimate.

Untuk kelas pemula, kombinasi tersebut terasa cukup berani karena tidak hanya mengejar harga rendah. Infinix juga memberi sertifikasi IP64 yang membuatnya lebih siap menghadapi cipratan air dalam pemakaian harian.

Layar super terang dan baterai jumbo

Naik ke kelas menengah, Infinix Note 5G dari seri Note Edge dipasarkan di kisaran Rp3,3 juta. Daya tarik utamanya ada pada layar Curved AMOLED 6,78 inci dengan kecerahan hingga 4.500 nits.

Angka itu membuat layar lebih mudah terlihat di bawah matahari langsung, sekaligus menjadi pembeda kuat di kelas harganya. Perangkat ini juga ditenagai MediaTek Dimensity 7100, membawa baterai 6.500 mAh, dan memakai dual stereo speaker dari JBL.

Di kelas yang sama, Infinix GT30 ditujukan untuk pengguna yang lebih serius bermain gim. Model ini tampil dengan desain Cyber Gaming, lampu RGB mekanis di bodi belakang, serta GT Shoulder Trigger L1/R1 yang jarang ada di segmen serupa.

Mesin utamanya menggunakan MediaTek Dimensity 7400 fabrikasi 4 nanometer, dipadukan layar AMOLED 144 Hz dan vapor chamber 20.000 milimeter persegi. Kombinasi itu menegaskan arah GT30 sebagai opsi gaming yang tidak hanya mengandalkan tampilan luar.

Duet menengah atas yang makin premium

Infinix Note 60 reguler masuk ke kelas Rp4 jutaan dengan pendekatan lebih matang. Ponsel ini memakai bodi metal, Active Halo Lighting, dan chip Dimensity 7400 Ultimate.

Nilai jual lain yang menonjol adalah wireless charging 30 Watt, sesuatu yang masih jarang hadir di rentang harga tersebut. Fitur itu berjalan bersama baterai 6.500 mAh, membuat Note 60 standar terasa lebih premium dari angka banderolnya.

Di atasnya, Infinix Note 60 Pro dibanderol sekitar Rp5,5 jutaan dan mengandalkan Qualcomm Snapdragon 7S Gen 4. Model ini diarahkan untuk kebutuhan editing video sekaligus gaming berat yang butuh tenaga lebih stabil.

Perangkat ini juga mendapat layar sekunder Active Matrix Display di bagian belakang. Selain itu, Note 60 Pro membawa fast charging 90 Watt, kamera utama 50 MP dengan OIS, serta perekaman video 4K di kamera depan dan belakang.

Kenapa strategi ini penting

Jika dirangkai sebagai satu keluarga produk, arah Infinix terlihat sangat konsisten. Layar cepat, baterai besar, dan elemen yang mendukung gaming menjadi benang merah yang muncul di banyak model pentingnya.

Strategi itu juga membuat tiap perangkat punya peran yang jelas. Smart 20 menyasar pengguna pemula, Note 5G menonjol lewat layar super terang, GT30 mengincar gamer, Note 60 membawa rasa premium, dan Note 60 Pro diposisikan sebagai opsi paling lengkap.

Bagi pengguna yang sering memakai ponsel di luar ruangan, Note 5G menjadi kandidat paling kuat berkat layar 4.500 nits. Sementara itu, GT30 lebih cocok untuk mereka yang mencari kendali ekstra saat bermain gim lewat shoulder trigger dan sistem pendingin besar.

Di sisi lain, konsumen yang menginginkan fitur premium di kelas menengah atas bisa melihat Note 60 dan Note 60 Pro sebagai dua opsi paling menarik. Salah satunya unggul lewat wireless charging 30 Watt, sedangkan yang lain menawarkan kombinasi Snapdragon, kamera OIS 50 MP, dan perekaman 4K di kedua sisi kamera.

Dengan komposisi seperti ini, Infinix tidak hanya menambah pilihan di pasar ponsel murah. Merek tersebut sedang memperlebar tekanan di banyak segmen sekaligus, dari HP berlayar 120 Hz sampai model premium dengan fitur yang sebelumnya jarang muncul di rentang harga serupa.

Terbaru