Industri Otomotif Lesu, MPMX Tetap Beri Dividen Tunai 16 Persen ke Investor

Di tengah industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih tertekan, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk atau MPMX justru memilih mengembalikan nilai lebih besar kepada pemegang saham. Emiten konsumer otomotif ini resmi membagikan dividen tunai Rp 170 per saham dengan total nilai mencapai Rp 451.895.706.465.

Langkah itu menjadi sorotan karena muncul saat pasar belum sepenuhnya pulih. MPMX tetap membukukan pendapatan konsolidasi Rp 16,2 triliun dan laba bersih Rp 462 miliar sepanjang tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Kinerja masih tumbuh di tengah tekanan

Meski tetap positif, kinerja tersebut turun dibandingkan periode sebelumnya. Pendapatan terkoreksi 1 persen dan laba bersih turun 19 persen seiring dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang belum kembali stabil.

Perseroan menyebut pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di sejumlah segmen usaha sebagai faktor utama yang memengaruhi hasil sepanjang 2025. Kondisi ini membuat pelaku usaha otomotif perlu bergerak lebih hati-hati dalam menjaga pertumbuhan.

Strategi yang lebih disiplin

Menghadapi situasi itu, MPMX mengambil pendekatan bisnis yang lebih selektif, disiplin, dan adaptif terhadap perubahan pasar. Perseroan juga memperkuat efisiensi biaya, menjalankan pengelolaan risiko secara prudent, dan mengoptimalkan portofolio bisnis.

Langkah tersebut disebut menjaga kualitas kinerja sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Dengan fundamental yang dinilai tetap terjaga, perusahaan melihat ruang untuk meningkatkan pembagian dividen masih terbuka.

Pemegang saham setujui dividen tunai

Keputusan pembagian dividen disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta. Dalam rapat itu, pemegang saham menyetujui penggunaan laba perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

MPMX menetapkan dividen tunai Rp 170 per saham. Berdasarkan harga saham perseroan pada penutupan perdagangan Senin, 25 Mei 2026, nilai itu setara dengan dividend yield 16 persen.

Pesan manajemen soal arah bisnis

Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati, menyebut 2025 sebagai periode yang penuh dinamika bagi industri otomotif dan mobilitas nasional. Ia menilai kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kehati-hatian, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar.

Suwito juga menegaskan bahwa perseroan tetap berupaya menjaga kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan. Menurut dia, peningkatan dividen tahun ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada pemegang saham.

Bagi investor, kombinasi antara tekanan industri dan dividen tinggi menjadi sinyal yang menarik. Pasar otomotif masih menghadapi tantangan, tetapi MPMX menunjukkan kemampuan menjaga profitabilitas dan menyalurkan nilai bagi pemegang saham di tengah situasi yang sulit.

Source: www.liputan6.com

Terkait