Peserta Indonesia Race Bandung Tembus 7.200, Naik Lebih Dua Kali Lipat dari 2026

Author: Cung Media

Jalanan pusat Kota Bandung dipenuhi lebih dari 7.200 pelari dalam Indonesia Race 2026 Bandung Series pada Minggu pagi. Jumlah itu melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan di Bandung pada 2024 yang diikuti sekitar 3.000 peserta.

Lonjakan tersebut menunjukkan minat terhadap ajang lari massal di Bandung terus menguat dalam dua tahun terakhir. Peserta dari kalangan pelari kompetitif hingga keluarga sama-sama memanfaatkan acara ini untuk berolahraga di pusat Kota Kembang.

Titik start dan finis ditempatkan di Balai Kota Bandung, dengan rute yang melintasi sejumlah kawasan ikonis kota. Ajang ini membuka kategori 5K bagi peserta yang ingin berkompetisi serta Family Run 2,5K untuk aktivitas lari yang lebih santai.

Peserta 5K dan Family Run Berbagi Jalanan Kota

Format dua kategori membuat Indonesia Race menjangkau kebutuhan peserta yang beragam dalam satu kegiatan. Pelari 5K dapat memburu catatan waktu, sementara peserta Family Run dapat menikmati kegiatan olahraga bersama anggota keluarga.

Kehadiran kategori keluarga juga memberi ruang bagi anak-anak untuk terlibat dalam kegiatan fisik sejak dini. Salah satu peserta Family Run, Elis, menyebut ajang tersebut menjadi kali kedua keluarganya mengikuti kegiatan lari bersama.

Bagi Elis, lari keluarga tidak hanya menjadi kesempatan untuk bergerak aktif. Kegiatan itu juga dipandang sebagai sarana membangun waktu berkualitas bersama keluarga dalam suasana akhir pekan.

Kategori Pelari Tercepat Catatan Waktu
5K Putra Panji Adi Putra 15 menit 43 detik
5K Putri Novita Andriyani 21 menit 18 detik

Persaingan 5K dan Target Menuju Jakarta

Di kategori 5K putra, Panji Adi Putra menjadi pelari tercepat dengan catatan 15 menit 43 detik. Novita Andriyani memimpin kategori putri setelah membukukan waktu 21 menit 18 detik.

Panji menilai lomba di Bandung menjadi bagian dari persiapannya menuju acara puncak di Jakarta. Ia juga menyebut rute di pusat kota serta udara pagi Bandung memberi pengalaman menyenangkan bagi peserta.

Indonesia Race 2026 Bandung Series merupakan kelanjutan rangkaian kegiatan yang sebelumnya berlangsung di Yogyakarta dan Medan. sport.detik.com melaporkan Bandung menjadi salah satu kota dalam perjalanan ajang tersebut sebelum acara puncak digelar di Jakarta.

Bandung Bidik Dampak Sports Tourism

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai kegiatan lari berskala besar dapat memperkuat posisi Bandung sebagai tujuan sports tourism. Peserta dari luar kota berpotensi sekaligus menikmati wisata Bandung dan memberi dampak bagi perekonomian daerah.

Farhan mengapresiasi penyelenggara yang kembali memilih Bandung sebagai tuan rumah. Pemerintah Kota Bandung, menurutnya, terus mendorong gaya hidup sehat dan aktif melalui kegiatan olahraga.

Pelepasan peserta dilakukan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Muhammad Farhan. Acara itu juga dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Sigit Iskandar, bersama perwakilan PT Nestlé Indonesia Alaa Shaaban dan Fajar Dewantara.

Olahraga sebagai Ruang Belajar Anak

Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban, menyatakan kenaikan peserta mencerminkan tumbuhnya semangat hidup aktif di Bandung. Ia menekankan olahraga penting untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.

Melalui olahraga, anak-anak dapat mempelajari sportivitas, kepercayaan diri, disiplin, kerja sama tim, dan sikap pantang menyerah. Pesan itu menjadi bagian dari ajakan MILO ACTIV Indonesia Race kepada keluarga untuk membangun kebiasaan aktif sejak dini.

Perpaduan kompetisi 5K dan Family Run 2,5K membuat kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian atletik. Dengan peserta yang meningkat tajam, Bandung kembali memperlihatkan daya tariknya sebagai kota penyelenggara kegiatan olahraga berskala besar.

Source: sport.detik.com
Terbaru