Indonesia Punya Modal Jadi Hub Digital Asia Pasifik, Tapi Data Center Harus Diperkuat

Indonesia memiliki peluang besar untuk naik kelas menjadi hub digital Asia Pasifik, tetapi peluang itu hanya bisa ditangkap jika infrastruktur data center segera diperkuat. Di tengah pertumbuhan ekonomi digital dan lonjakan kebutuhan layanan berbasis data, pusat data kini menjadi fondasi yang tidak bisa ditunda lagi.

Digital Realty Bersama menilai Indonesia punya posisi yang menarik di peta digital kawasan. Populasi yang besar memberi basis pasar yang kuat, sementara perkembangan artificial intelligence ikut mempercepat kebutuhan atas pusat data yang andal.

Modal alami yang menguatkan posisi Indonesia

Director Business and Commercial Digital Realty Bersama, Andha Yudha Permana, menilai Indonesia memiliki modal alami yang jarang dimiliki banyak negara di kawasan. Lahan yang luas, kawasan yang tersedia, serta pasokan energi listrik dan air yang besar menjadi penopang penting bagi pengembangan ekonomi digital.

Ia juga menyoroti interkoneksi yang terus berkembang di Indonesia. Kombinasi faktor tersebut membuat Indonesia dinilai punya peluang untuk tumbuh lebih jauh sebagai pusat ekonomi digital di Asia Pasifik.

Dorongan ini datang saat pemanfaatan teknologi digital berubah cepat. Ketika layanan berbasis data makin banyak digunakan, kebutuhan terhadap infrastruktur yang kuat ikut naik secara langsung.

Data center jadi fondasi ekosistem digital

Untuk menopang ekonomi digital, Indonesia memerlukan infrastruktur yang lengkap dan saling terhubung. Kebutuhan itu mencakup pusat data, jaringan internet, hingga perangkat lunak yang bekerja bersama dalam satu ekosistem.

Pusat data kolokasi dan interkoneksi menjadi bagian penting dari fondasi tersebut. Tanpa infrastruktur yang memadai, transformasi digital akan sulit bergerak secepat kebutuhan industri dan masyarakat.

Digital Realty Bersama menyatakan ikut mendorong transformasi digital di Indonesia melalui penyediaan infrastruktur digital. Fokus itu sejalan dengan meningkatnya kebutuhan bisnis dan layanan publik terhadap pengolahan data yang makin besar.

Tekanan baru dari pertumbuhan layanan digital

Meski peluangnya besar, pengembangan ekonomi digital juga membawa tantangan baru. Salah satunya adalah memastikan kapasitas infrastruktur tumbuh sejalan dengan meningkatnya penggunaan layanan digital.

Kebutuhan terhadap data center tidak hanya soal ruang penyimpanan data. Infrastruktur itu juga harus mampu mendukung konektivitas, keandalan operasional, dan pertukaran data yang makin intensif.

Perkembangan AI ikut menambah tekanan pada ekosistem digital. Teknologi tersebut membutuhkan fondasi infrastruktur yang lebih kuat agar dapat berjalan optimal dan melayani skala penggunaan yang semakin luas.

Mengapa Indonesia dilihat punya posisi strategis

Indonesia dipandang punya kombinasi faktor yang mendukung pertumbuhan pusat ekonomi digital. Selain populasi besar, ketersediaan sumber daya dasar dan perluasan jaringan interkoneksi memberi ruang bagi pengembangan yang lebih agresif.

Dengan modal itu, Indonesia dinilai bukan hanya pasar digital yang besar. RI juga berpotensi menjadi lokasi strategis untuk menopang arus data dan layanan digital di kawasan.

Namun, peluang tersebut hanya bisa dimanfaatkan jika infrastruktur terus diperkuat. Data center, jaringan internet, dan perangkat lunak harus berkembang bersama agar transformasi digital benar-benar memberi dampak ekonomi yang lebih luas.

Source: www.cnbcindonesia.com
Terkait