Motor Listrik Rp18,8 Juta Ini Punya Fitur yang Biasa Muncul di Kelas Lebih Mahal

Indomobil eMotor Quty Pro langsung masuk ke radar pasar motor listrik perkotaan karena menawarkan paket yang terasa lebih lengkap dari banderolnya. Dengan harga Rp18,8 juta on the road Jakarta, skutik bergaya retro modern ini membawa jarak tempuh hingga 135 kilometer dan sejumlah fitur yang biasanya baru ditemui di kelas lebih tinggi.

Di segmen entry level premium, kombinasi harga, desain, dan perlengkapan seperti ini sulit diabaikan. Indomobil juga menyiapkan varian standar mulai Rp15 juta, sementara tipe Pro diposisikan sebagai opsi yang lebih penuh untuk kebutuhan harian.

Fitur keamanan dan kenyamanan yang menonjol

Quty Pro dibekali keyless berbasis NFC, alarm anti maling, regenerative braking, Hill Start Assist atau HSA, dan Traction Control System atau TCS. Selain itu, ada mode mundur, panel instrumen digital, lampu full LED, lampu hazard, serta bagasi yang disebut cukup luas untuk menyimpan helm dan charger bawaan.

Sistem keamanannya juga dibuat berlapis. Motor bisa dihidupkan lewat kartu NFC, remote keyless, atau kunci konvensional, lalu alarm akan aktif saat motor dipindahkan secara paksa dan roda otomatis terkunci.

Performa dan jarak tempuh disesuaikan kebutuhan

Indomobil eMotor Quty Pro menggunakan motor listrik tipe hub berdaya 2.000 watt dengan baterai lithium 2,88 kWh. Motor ini menawarkan tiga mode berkendara yang memberi kompromi berbeda antara kecepatan dan efisiensi daya.

ModeKecepatan MaksimumJarak Tempuh
Eco33 km/jam135 km
Normal50 km/jam100 km
Sport68 km/jam80 km

Mode Eco ditujukan untuk jarak tempuh paling jauh, sementara mode Normal dipakai untuk keseimbangan pemakaian harian. Bagi yang membutuhkan respons lebih cepat, mode Sport menjadi pilihan dengan kecepatan tertinggi di antara ketiganya.

Pengisian baterai dan kemudahan penggunaan harian

Baterainya memakai sistem tanam dan pengisian dilakukan langsung melalui soket di bawah jok. Dengan charger bawaan berdaya sekitar 480 watt, pengisian dari hampir kosong sampai penuh memerlukan waktu sekitar enam jam.

Kebutuhan dayanya juga disebut masih aman untuk rumah dengan kapasitas listrik 900 watt. Hal ini membuat Quty Pro tetap relevan untuk pengguna yang ingin motor listrik praktis tanpa harus menyiapkan infrastruktur pengisian yang rumit.

Desain retro modern yang terasa premium

Di sisi tampilan, Quty Pro tampil berbeda dari banyak motor listrik lain yang beredar di Indonesia. Bodinya membulat dengan lekukan halus, lalu dipadukan lampu depan LED proyektor dan DRL bergaya kristal yang menegaskan nuansa retro modern.

Bagian belakang dibuat lebih minimalis, tetapi tetap membawa sentuhan futuristis. Proporsi bodinya terlihat rapi dan seimbang, apalagi desain motor ini disebut merupakan hasil karya desainer yang pernah terlibat dalam pengembangan sejumlah motor ternama.

Nyaman untuk mobilitas kota, meski ada batasan

Karakter berkendaranya disebut ringan dan mudah dikendalikan, sehingga mendukung manuver di jalan sempit dan saat macet. Bobot motor terasa ringan, sementara suspensi belakang juga dinilai empuk untuk meredam guncangan di permukaan jalan yang tidak rata.

Posisi duduk yang rendah membuatnya lebih ramah untuk pengendara wanita maupun pemula. Meski begitu, ruang kaki disebut terasa sedikit sempit bagi pengendara dengan tinggi badan di atas rata-rata.

Untuk pengereman, Quty Pro sudah memakai cakram di depan dan belakang. Paket ini memperkuat posisinya sebagai motor listrik yang menggabungkan harga kompetitif, desain retro modern, dan fitur yang terasa lebih mewah dari banderolnya.

Dengan kombinasi tersebut, Indomobil eMotor Quty Pro menjadi salah satu opsi menarik bagi pengguna yang mencari motor listrik harian di segmen entry level premium. Jarak tempuh hingga 135 kilometer, fitur NFC, HSA, TCS, serta desain yang tidak pasaran membuatnya cukup kuat bersaing di pasar perkotaan.

Terkait