Imbas Kecelakaan Bekasi Timur, KAI Batalkan Belasan Perjalanan dari Gambir dan Pasar Senen

Author: Cung Media

Gangguan perjalanan kereta di Bekasi Timur membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI membatalkan sejumlah perjalanan kereta jarak jauh dari dan menuju Jakarta. Dampaknya paling terasa pada layanan yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

Pembatalan ini dilakukan setelah insiden yang melibatkan KA Agro Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Informasi tersebut disampaikan Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Selasa, 28 April 2026.

Perjalanan dari Gambir ikut dihentikan

KAI membatalkan empat perjalanan KA yang berangkat dari Stasiun Gambir. Daftarnya mencakup KA 58F-59F Purwojaya tujuan Cilacap, KA 138 Parahyangan tujuan Bandung, KA 20A Argo Muria tujuan Semarang Tawang, dan KA 2B Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya Pasar Turi.

Langkah serupa juga berlaku untuk beberapa perjalanan yang menuju Stasiun Gambir. Kereta yang terdampak antara lain KA 117B Gunungjati dari Cirebon, KA 56F-53F Purwojaya dari Cilacap, KA 17 Argo Sindoro dari Semarang Tawang, KA 61B Manahan dari Solo Balapan, KA 29F Argo Anjasmoro dari Surabaya Pasar Turi, KA 137 Parahyangan dari Bandung, KA 21A Argo Muria dari Semarang Tawang, dan KA 3B Argo Bromo Anggrek dari Surabaya Pasar Turi.

Pasar Senen juga terdampak

Selain layanan di Gambir, KAI turut membatalkan tujuh perjalanan KA yang menuju Stasiun Pasar Senen. Kereta yang masuk daftar pembatalan adalah KA 143B Madiun Jaya dari Madiun, KA 75B Mataram dari Solo Balapan, KA 163 Gumarang dari Surabaya Pasar Turi, KA 149 Singasari dari Blitar, KA 94-91 Jayabaya dari Malang, KA 257 Progo dari Lempuyangan, dan KA 175 Menoreh dari Semarang Tawang.

Pembatalan tersebut menunjukkan bagaimana gangguan di Bekasi Timur langsung merembet ke pola operasi kereta jarak jauh di wilayah Jakarta. KAI memilih mengatur ulang sekaligus menghentikan perjalanan tertentu demi menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

Tiket bisa dikembalikan penuh

Bagi penumpang yang terdampak pembatalan hingga 7 hari ke depan, KAI menyiapkan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan sesuai ketentuan yang berlaku. Skema ini memberi ruang bagi pelanggan untuk mendapatkan kembali hak perjalanannya tanpa kehilangan nilai tiket.

Franoto juga mengimbau penumpang agar terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI. Penumpang diminta mempertimbangkan kembali jadwal keberangkatan sebelum tiba di stasiun agar tidak terdampak perubahan operasional lanjutan.

KAI menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama saat menghadapi gangguan perjalanan seperti ini. Di saat yang sama, perusahaan pelat merah itu juga harus menjaga arus perjalanan kereta jarak jauh tetap terkendali, terutama pada lintasan sibuk yang menghubungkan Jakarta dengan berbagai kota besar di Jawa.

Source: www.medcom.id
Terbaru