Ian Machado Garry tidak sekadar memburu sabuk juara saat bersiap menghadapi Islam Makhachev di UFC 330. Petarung asal Irlandia itu juga menargetkan satu hal yang lebih simbolik, yaitu melampaui pencapaian Conor McGregor dan mengambil alih status wajah baru MMA Irlandia.
Pertarungan ini membuat nama Garry dan McGregor saling terhubung dalam konteks sejarah. Bagi Garry, kemenangan atas Makhachev bukan hanya soal gelar kelas welter, tetapi juga soal membuka jalan bagi UFC kembali ke Irlandia.
Kejar rekor yang selama ini identik dengan McGregor
Conor McGregor sudah lama dipandang sebagai pionir yang membawa MMA Irlandia ke panggung global. Selama kariernya di UFC, ia meraih 10 kemenangan dan dua sabuk juara dunia.
Garry kini telah menyamai jumlah kemenangan itu sejak bergabung ke UFC pada 2021. Namun, petarung yang dijuluki The Future tersebut belum puas karena masih mengejar pencapaian yang lebih besar, yaitu menjadi juara dunia.
| Petarung | Masuk UFC | Kemenangan | Sabuk Juara |
|---|---|---|---|
| Conor McGregor | Tidak disebutkan | 10 | 2 |
| Ian Machado Garry | 2021 | 10 | 0 |
Dalam pernyataan melalui Match Room Tlent Agency, Garry menegaskan, “Saya ingin menjadi tipe orang yang membawa UFC kembali ke Irlandia.” Ia juga menyatakan sudah lama membawa bendera MMA Irlandia dan ingin meneruskan peran itu ke level yang lebih besar.
Croke Park masih jadi mimpi besar
Mimpi menggelar UFC di Stadion Croke Park, Dublin, masih lekat dengan nama McGregor. Stadion itu berkapasitas lebih dari 80 ribu penonton, tetapi rencana tersebut tak pernah terwujud karena Dana White disebut enggan menggelar pertarungan di stadion terbuka, terutama di Eropa.
McGregor sendiri belum kembali bertarung di Irlandia sejak menang atas Diego Brandao dalam laga utama UFC di Dublin pada 2014. Situasi itu membuat Garry melihat peluang untuk mengambil peran simbolik yang belum sempat diwujudkan idolanya.
Garry menilai kemenangan atas Makhachev di UFC 330, yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus mendatang, bisa menjadi pintu bagi UFC untuk kembali hadir di Irlandia. Ia juga berharap penggemar di negaranya bisa menyaksikan langsung acara besar UFC.
Posisi Garry dan peluang McGregor masih terbuka
Garry mengatakan kemenangan berikutnya akan membuatnya menjadi petarung Irlandia dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah UFC, dengan total 11 kemenangan. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai “superstar MMA Irlandia berikutnya” yang siap memimpin gelombang baru.
Di sisi lain, McGregor masih punya kesempatan mempertahankan posisinya. Petarung berjuluk Notorious dijadwalkan kembali bertarung pada 11 Juli setelah lima tahun absen, menghadapi Max Holloway dalam laga utama UFC 329.
Jika McGregor menang, koleksi kemenangannya akan naik menjadi 11 dan Garry hanya akan menyamai rekor itu bila sukses menundukkan Makhachev. Karena itu, duel Garry di UFC 330 bukan hanya perebutan gelar, tetapi juga penentu siapa yang memegang status historis tertinggi di antara dua nama besar Irlandia di UFC.
Meski begitu, usia Garry yang sembilan tahun lebih muda dari McGregor memberi ruang lebih panjang baginya untuk terus menambah kemenangan. Banyak pihak menilai waktu bisa bekerja untuk Garry, terutama jika ia berhasil melewati rintangan terbesar dalam kariernya saat ini.
