Humvee dan Hummer Bukan Kembar, Selisihnya Ternyata Jauh Lebih Besar

Humvee dan Hummer sering disamakan karena bentuknya mirip dan sama-sama lahir dari dunia militer. Padahal, keduanya punya tujuan, nasib, dan perjalanan pasar yang sangat berbeda.

Humvee adalah kendaraan militer asli yang dikenal sebagai High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle atau HMMWV. AM General memperkenalkannya pada 1984 untuk menggantikan Jeep lama dengan janji kemampuan lintas medan dan keandalan yang lebih baik.

Dari medan tempur ke garasi sipil

Awalnya, Humvee dibuat khusus untuk kebutuhan militer. Namun, liputan media atas pengerahan awal kendaraan ini membangun basis penggemar sipil, termasuk Arnold Schwarzenegger yang kemudian memiliki beberapa unit.

Dari minat itu, AM General kemudian mengembangkan versi sipil bernama Hummer. Unit sipil pertama meluncur dari lini produksi pada 1992 dan dipasarkan secara niche untuk penggemar off-road serta pembeli yang ingin tampil mencolok di jalan raya.

Mesin besar, tapi bukan untuk lari cepat

Hummer sipil awal memakai mesin turbodiesel 6,2 liter, lalu beralih ke turbodiesel 6,5 liter sebagai standar pada pertengahan 1990-an. Mesin itu dibuat untuk torsi besar dan daya tahan tinggi, bukan untuk akselerasi cepat.

Bodi yang besar dan konsumsi BBM yang hanya berada di level satu digit membuat Hummer mahal dan tidak praktis untuk dipakai harian. Di jalan tol, hatchback ekonomis pun bisa melesat lebih cepat saat berakselerasi.

GM mengambil alih dan lahirlah H1

General Motors membeli hak atas merek Hummer sipil setelah melihat popularitasnya pada pergantian abad. Setelah itu, nama Hummer dipakai untuk lini yang lebih luas, sementara model asli berganti menjadi Hummer H1.

H2 dan H3 kemudian menyusul di diler, meski keduanya tidak seekstrem H1. Minat pasar perlahan turun karena mobil ini nyaris tidak berubah sejak awal 1990-an, sementara harganya melayang hingga level enam digit.

Akhir H1 dan sisa daya tariknya

GM mencoba menyelamatkan H1 lewat varian Alpha pada 2006 dengan mesin yang lebih bertenaga. Upaya itu tidak cukup, dan produksi H1 sipil berakhir pada tahun yang sama.

Selama masa hidupnya, sekitar 12.000 unit H1 terjual. Kini, model itu justru dicari kolektor dan rata-rata Hummer H1 dipasarkan lebih dari $70.000.

Humvee dan Hummer sama-sama berganti era

Merek Hummer tidak berhenti total begitu H1 tamat. Setelah sempat menurun dan kemudian dibatalkan GM, nama itu kembali sebagai sub-brand GMC dengan model baru yang tetap besar dan tetap tidak praktis, tetapi memakai powertrain listrik penuh.

Sementara itu, Humvee militer juga akhirnya dipastikan diganti. Pada 2015, Departemen Pertahanan AS menyebut penggantinya adalah Oshkosh Joint Light Tactical Vehicle atau JLTV, yang dirancang lebih andal, lebih tahan lama, dan lebih cepat daripada Humvee.

Perbedaan paling sederhana ada pada tujuan dan statusnya. Humvee adalah kendaraan militer asli, sedangkan Hummer lahir sebagai versi sipil yang kemudian berkembang menjadi lini SUV dan pickup yang jauh dari akar awalnya.

Terkait