28 Mahasiswa UGM Tiba di Bangka, KKN Dipusatkan di Desa Tambang Bukit Layang

Sebanyak 28 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tiba di Kabupaten Bangka untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka diterima langsung oleh Bupati Bangka Fery Insani saat kedatangan, menandai dimulainya program pengabdian yang kembali menyasar wilayah tersebut.

Komposisi peserta KKN kali ini terdiri dari 14 mahasiswi dan 14 mahasiswa. Kehadiran mereka juga menunjukkan bahwa Bangka masih menjadi salah satu kabupaten tujuan KKN mahasiswa UGM hampir setiap tahun.

Disiapkan untuk desa dengan potensi tambang dan pertanian

Pelaksanaan KKN dipusatkan di Desa Bukit Layang, Kecamatan Mendo Barat. Fery menilai lokasi itu sesuai dengan tema pengabdian karena wilayah tersebut memiliki potensi tambang, pertanian, dan perkebunan.

Menurut dia, karakter wilayah Bukit Layang memberi ruang bagi mahasiswa untuk melihat langsung persoalan sekaligus peluang di tingkat desa. Karena itu, KKN diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat setempat.

Target manfaat yang lebih konkret bagi warga

Pemerintah daerah berharap kehadiran mahasiswa UGM dapat memberi kontribusi nyata bagi warga desa. Fery menyebut manfaat yang diharapkan mencakup kesejahteraan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama kuliah ke dalam kegiatan di tengah masyarakat. Dengan begitu, KKN di Bangka menjadi ruang pembelajaran sosial sekaligus sarana pengabdian yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan warga desa.

Kehadiran 28 mahasiswa UGM di Bangka menambah daftar kerja sama pengabdian kampus dengan daerah. Desa Bukit Layang kini menjadi titik pelaksanaan KKN yang diharapkan membawa dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Source: mediaindonesia.com

Terkait