BMKG mengingatkan warga Jawa Barat agar tetap siaga karena hujan masih berpotensi turun hingga dini hari. Peringatan ini terutama penting bagi masyarakat yang masih beraktivitas malam atau bepergian antarkota dan antarpovinsi.
Dalam peringatan dini yang dirilis Kamis (30/4/2026) pukul 22.10 WIB, BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mungkin terjadi. Kondisi itu juga berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Hujan diperkirakan belum reda
BMKG menjelaskan potensi hujan mulai berlaku sekitar pukul 22.20 WIB pada Kamis (30/4/2026). Cuaca tersebut diperkirakan masih bertahan hingga pukul 01.00 WIB pada Jumat (1/5/2026).
Artinya, malam hari di sebagian Jawa Barat belum sepenuhnya aman untuk aktivitas luar ruangan. Warga diminta terus memantau perkembangan cuaca sebelum memutuskan untuk bepergian.
Sejumlah wilayah masuk pantauan
Peringatan BMKG mencakup beberapa daerah di Jawa Barat yang sudah masuk daftar hujan malam ini. Di Kabupaten Cirebon, wilayah yang disebut antara lain Gunung Jati, Kapetakan, dan Suranenggala.
Di Kabupaten Indramayu, hujan berpotensi terjadi di Lelea, Widasari, Juntinyuat, Sliyeg, Jatibarang, Balongan, Indramayu, Sindang, Cantigi, Lohbener, Arahan, Kedokan Bunder, dan Pasekan. Daerah-daerah ini disebut perlu mewaspadai cuaca yang dapat berubah cepat pada malam hingga dini hari.
BMKG juga menyebut potensi hujan dapat meluas ke wilayah lain di Jawa Barat. Daftar itu meliputi Kabupaten Purwakarta, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Kuningan, Cirebon, Majalengka, Sumedang, Indramayu, Subang, Karawang, Bandung Barat, serta Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, dan Kota Cimahi.
Wilayah yang perlu lebih waspada
Di Kabupaten Purwakarta, area yang berada dalam pantauan antara lain Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Campaka, Jatiluhur, Plered, Sukatani, Darangdan, Tegalwaru, Wanayasa, Pasawahan, Bojong, Babakancikao, Bungursari, Cibatu, Sukasari, Pondoksalam, dan Kiarapedes. Informasi ini menunjukkan cakupan peringatan cukup luas di wilayah tersebut.
Sementara di Kabupaten Bandung, daerah yang berpotensi terdampak mencakup Cileunyi, Dayeuhkolot, Baleendah, Majalaya, Soreang, Ciwidey, Rancabali, hingga Kutawaringin. Kondisi ini menandakan cuaca malam yang perlu diantisipasi oleh warga setempat, terutama yang tinggal di area rawan hujan.
Sejumlah daerah lain juga masuk status waspada, termasuk Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Kuningan, Sumedang, Subang, Karawang, Bandung Barat, serta beberapa kota seperti Bandung, Cirebon, Cimahi, dan Sukabumi. Peta peringatan ini menunjukkan potensi hujan tidak hanya terkonsentrasi di satu titik, tetapi menyebar ke banyak wilayah.
Dampak cuaca yang perlu diantisipasi
Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang dapat mengganggu jarak pandang pengendara. Kondisi ini juga bisa menyulitkan mobilitas warga yang masih berada di jalan pada malam hari.
Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diminta menyesuaikan aktivitas luar ruang dengan kondisi cuaca. Pengendara dan warga yang hendak melintasi daerah rawan hujan malam ini disarankan terus mengikuti informasi terbaru dari BMKG agar bisa mengambil langkah yang lebih aman.
Source: berita.murianews.com