Huawei Siapkan HP Candy Bar 7 Inci, Lawan Tren Ponsel Tipis dengan Layar Jumbo

Huawei disebut sedang menyiapkan smartphone candy bar dengan layar 7 inci, ukuran yang terasa berani di tengah pasar ponsel yang makin seragam. Bocoran ini langsung mencuri perhatian karena model non-lipat dengan panel sebesar itu masih sangat jarang ditemui.

Jika rumor ini tepat, Huawei tampaknya tidak ikut arus ponsel tipis yang kini banyak dibicarakan. Perangkat yang dibahas justru mengarah ke layar ekstra luas, dan itu bisa memberi pengalaman pakai yang berbeda di kelas menengah.

Layar 7 inci di ponsel biasa masih jadi pemandangan langka

Informasi soal perangkat ini pertama kali muncul lewat laporan Huawei Central yang mengutip pembocor Smart Pikachu di Weibo. Menurut bocoran itu, Huawei sedang mengembangkan ponsel ini bersamaan dengan proyek Huawei Mate 90 Air.

Smart Pikachu juga menyebut perangkat layar 7 inci tersebut ditargetkan meluncur pada 2026. Namun hingga kini belum ada detail teknis lain yang dibuka, termasuk nama resmi, spesifikasi inti, dan jadwal rilis pastinya.

Di pasar smartphone biasa, ukuran layar terbesar yang umum tersedia masih berada di kisaran 6,7 hingga 6,89 inci. Karena itu, kehadiran panel 7 inci pada ponsel candy bar akan menjadi pembeda yang cukup jelas dibanding banyak model yang beredar saat ini.

Lebih dekat ke pengalaman multimedia dan multitasking

Layar yang lebih besar umumnya membawa keuntungan yang mudah dirasakan pengguna. Menonton video, bermain gim, dan menikmati konten multimedia bisa terasa lebih lega karena area tampilannya lebih luas.

Ukuran panel yang lapang juga mendukung produktivitas. Multitasking berpotensi lebih nyaman karena ruang visual yang tersedia lebih besar untuk menampilkan beberapa elemen sekaligus.

Aktivitas mengetik pun bisa ikut terbantu. Keyboard virtual yang lebih besar biasanya membuat pengetikan lebih nyaman, terutama bagi pengguna yang sering membalas pesan panjang atau bekerja lewat ponsel.

Masih segmen menengah, tapi punya daya tarik yang tidak biasa

Bocoran tersebut menyebut perangkat ini tidak menyasar kelas flagship, melainkan segmen menengah. Kombinasi antara layar sangat besar dan posisi harga yang lebih terjangkau membuat rumor ini terasa menonjol di tengah pasar yang cenderung mirip satu sama lain.

Di sisi lain, ukuran bodi yang membesar juga sering memberi ruang lebih longgar untuk komponen lain. Produsen biasanya bisa menanamkan baterai berkapasitas lebih besar atau sistem kamera yang lebih canggih, meski detail seperti itu belum diungkap.

Karena itu, kabar soal ponsel 7 inci ini tidak hanya soal ukuran layar. Ada kemungkinan perangkat ini juga membawa daya tahan baterai yang lebih besar, meski kapasitas pastinya masih belum diketahui.

Rumor layar lengkung dan arah produk Huawei

Detail lain yang ikut beredar menyebut perangkat tersebut kemungkinan memakai desain layar lengkung. Ini menarik karena tren industri dalam beberapa tahun terakhir justru kembali bergerak ke layar datar.

Huawei sendiri belakangan juga lebih sering meluncurkan perangkat dengan layar datar. Karena itu, kemungkinan kembalinya layar lengkung pada model baru ini menjadi salah satu aspek yang paling diperhatikan penggemar teknologi.

Bocoran ini juga memicu pertanyaan soal arah produk Huawei berikutnya. Sebagian pengguna di Weibo justru menanyakan kemungkinan hadirnya ponsel yang lebih kecil untuk mereka yang menginginkan perangkat ringkas.

Namun Smart Pikachu menyebut Huawei belum punya rencana untuk mengembangkan smartphone layar kecil, terutama di segmen flagship. Jika kelak ada perangkat mungil, model seperti itu disebut lebih mungkin hadir di kelas entry-level atau menengah.

Sejauh ini, Huawei belum mengumumkan perangkat itu secara resmi, begitu juga pembocor yang belum membuka detail tambahan. Meski masih sebatas rumor, ponsel candy bar 7 inci ini sudah cukup memberi sinyal bahwa Huawei mungkin sedang mencari cara lain untuk menonjol di pasar smartphone layar besar non-lipat.

Terkait