
Pasar tablet premium di Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih serius. HUAWEI MatePad Pro 13.2 muncul sebagai salah satu perangkat yang paling menonjol karena tidak lagi diposisikan hanya sebagai tablet hiburan, tetapi sebagai alat kerja profesional dan produksi konten.
Perubahan itu terasa relevan di tengah kebutuhan kreator digital dan pekerja hybrid yang membutuhkan perangkat ringan, cepat, dan tetap sanggup menangani multitasking berat. MatePad Pro 13.2 masuk dengan pendekatan yang jelas: membawa pengalaman “tablet rasa laptop” untuk editing cepat, brainstorming, rapat online, sampai desain visual tanpa harus selalu membawa laptop besar.
Layar besar untuk kerja visual
Daya tarik paling kuat dari perangkat ini ada pada Flexible OLED PaperMatte Display berukuran 13,2 inci. Layar ini dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya dan silau, sehingga lebih nyaman dipakai lama untuk membaca, menggambar, dan mengedit konten.
Panel tersebut punya resolusi 2880 x 1920 piksel, refresh rate 144Hz, kecerahan hingga 1000 nits, dan rasio screen-to-body 94 persen. Kombinasi itu membuat area kerja terasa luas dan respons visualnya mendukung alur kerja kreator yang sering berpindah dari konsumsi konten ke proses produksi.
Di balik layar, Huawei membekali tablet ini dengan chipset Kirin T92 octa-core, RAM 12GB, dan penyimpanan internal hingga 512GB. Sistem pendingin 3D heat dissipation juga disiapkan untuk menjaga performa tetap stabil saat perangkat dipakai dalam beban kerja yang intens.
Fitur kerja yang makin lengkap
Huawei menambahkan HarmonyOS 4.3, fitur split screen, stylus NearLink, dan aplikasi GoPaint sebagai bagian dari ekosistem kerja yang ditawarkan MatePad Pro 13.2. Kehadiran GoPaint dan M-Pencil NearLink membuat tablet ini lebih relevan bagi ilustrator, editor konten, dan kreator yang sering bekerja dengan sketsa, catatan, atau revisi visual cepat.
Fitur Huawei Notes dan note replay ikut memperkuat fungsi produktivitas perangkat ini. Untuk rapat, riset, atau sesi brainstorming, pengguna bisa mencatat sambil membuka materi lain dalam waktu yang sama berkat dukungan split-screen.
Pendekatan ala laptop lewat aplikasi kantor
Salah satu pembeda yang paling disorot adalah dukungan PC-Level WPS Office. Fitur ini membuat pengguna bisa mengedit spreadsheet, menyusun presentasi, dan mengelola dokumen dengan pendekatan yang lebih dekat ke laptop ketimbang tablet biasa.
Bagi pekerja profesional, hal ini penting karena tablet sering dipandang sebagai perangkat sekunder. MatePad Pro 13.2 mencoba menggeser persepsi itu dengan menawarkan pengalaman kerja yang lebih serius, terutama untuk kebutuhan mobile office dan penyelesaian tugas cepat di luar meja kerja utama.
Desain tipis untuk mobilitas tinggi
Huawei juga menekankan sisi mobilitas lewat desain ultra tipis 5,5 mm dan bobot 580 gram. Ukuran itu membuat perangkat ini terasa cocok untuk profesional urban yang sering berpindah lokasi dan membutuhkan perangkat yang mudah dibawa sepanjang hari.
Kombinasi bodi tipis, layar besar, dan fitur produktivitas membuat tablet ini menarik bagi pekerja kreatif, editor konten, ilustrator, hingga profesional yang mengandalkan perangkat ringan namun tetap bertenaga. Di tengah naiknya kebiasaan kerja mobile, posisi seperti ini menjadi semakin penting.
Harga dan konfigurasi di Indonesia
Berdasarkan laman resmi Huawei Indonesia, HUAWEI MatePad Pro 13.2 hadir dengan varian RAM 12GB dan penyimpanan 512GB. Tablet ini juga membawa baterai 10.100mAh, kamera utama 50MP, layar OLED 144Hz, dan dukungan pengisian cepat SuperCharge.
Harga pasar Indonesia per Mei 2026 berada di kisaran Rp13 jutaan hingga Rp17 jutaan, tergantung varian serta paket bundling keyboard maupun stylus. Dengan kombinasi itu, MatePad Pro 13.2 diposisikan bukan sekadar tablet premium, melainkan perangkat kerja dan kreasi yang semakin dekat ke kebutuhan kreator tanpa laptop.





