Huawei Mate 90 mulai mencuri perhatian bukan karena satu fitur unggulan, melainkan karena kombinasi tiga elemen yang jarang hadir bersamaan di kelas flagship. Seri ini dikabarkan akan membawa telekonverter eksternal, kamera periskop ganda pada model tertinggi, dan chip Kirin generasi baru.
Kombinasi itu membuat arah pengembangan Mate 90 terlihat sangat agresif di sektor fotografi mobile. Jika bocoran ini tepat, Huawei tampaknya menyiapkan perangkat yang tidak hanya mengejar performa, tetapi juga fleksibilitas kamera yang lebih serius.
Telekonverter eksternal jadi pembeda
Pembocor teknologi Fixed Focus Digital di Weibo menyebut Huawei sedang menyiapkan dukungan telekonverter eksternal khusus untuk seri Mate 90. Langkah ini mengikuti pendekatan yang sebelumnya sudah diperkenalkan pada lini Pura 90.
Telekonverter adalah aksesori optik yang dipasang pada lensa kamera untuk memperpanjang focal length. Berbeda dari zoom digital yang banyak mengandalkan pemrosesan perangkat lunak atau AI, telekonverter memungkinkan zoom optik yang lebih jauh dengan kualitas gambar yang lebih terjaga.
Laporan itu juga menyebut Huawei mengganti pemasok untuk telekonverter generasi berikutnya. Perubahan pemasok ini membuka peluang hadirnya desain baru dan peningkatan fungsi dibanding aksesori pada seri sebelumnya.
Arah pengembangan tersebut juga dikaitkan dengan desain Mate 90 yang disebut akan lebih segar dibanding Mate 80. Kombinasi desain baru dan aksesori fotografi yang lebih matang menunjukkan Huawei ingin membangun identitas flagship yang kuat di sisi hardware sekaligus ekosistem kamera.
Zoom periskop ganda di model premium
Di sektor kamera utama, Huawei Mate 90 Pro Max dan Mate 90 RS dikabarkan sedang diuji dengan konfigurasi telefoto periskop ganda. Skema ini memberi ruang lebih besar bagi Huawei untuk memperluas kemampuan zoom di kelas premium.
Salah satu prototipe yang disebut tengah diuji bahkan membawa lensa dengan kemampuan zoom optik hingga 10x. Bila konfigurasi itu masuk ke produk final, Huawei akan memiliki modal kuat untuk bersaing di segmen fotografi jarak jauh.
Rumor ini membuat seri Mate 90 berpotensi tampil sebagai salah satu smartphone dengan sistem zoom paling canggih yang pernah dikembangkan Huawei. Namun, detail tersebut masih berada di tahap bocoran dan belum mendapat konfirmasi resmi dari perusahaan.
Kirin baru dengan pendekatan LogicFolding
Selain kamera, sektor chipset juga ikut menjadi sorotan. Seri Mate 90 disebut akan ditenagai prosesor Kirin generasi 2026 yang memakai arsitektur baru bernama LogicFolding.
Pendekatan ini dikabarkan berbeda dari metode konvensional yang hanya fokus mengecilkan ukuran transistor. LogicFolding disebut memakai penumpukan sirkuit logika secara vertikal untuk meningkatkan kepadatan transistor.
Angka yang beredar menyebut kepadatan transistor bisa naik hingga 53,5 persen dibanding desain sebelumnya. Teknologi ini juga diklaim mendekati kemampuan proses manufaktur Intel 18A dan TSMC 3nm generasi awal.
Di sisi efisiensi, inti performa dikatakan bisa memperoleh peningkatan daya hingga 41 persen. Kecepatan clock maksimum juga berpotensi naik sekitar 12,7 persen, meski semua klaim itu belum diverifikasi secara resmi.
Mengarah ke peluncuran musim gugur
Huawei sebelumnya memberi indikasi bahwa Mate 90 akan diperkenalkan pada musim gugur 2026. Ekspektasi itu menguat karena Mate 80 meluncur pada November tahun lalu, sehingga debut penerusnya diperkirakan bergerak di periode yang mirip.
Jika seluruh bocoran ini terbukti, Mate 90 akan hadir sebagai paket besar yang menggabungkan aksesori kamera eksternal, sistem zoom periskop ganda, dan chip Kirin baru. Untuk saat ini, semuanya masih berada di ranah rumor industri, tetapi arah pengembangannya sudah cukup jelas memperlihatkan ambisi Huawei di kelas flagship.
