5 HP OPPO Mirip iPhone dengan Kamera Boba dan Baterai Jumbo, Mana Paling Layak Dibeli?

Desain HP OPPO yang mirip iPhone masih jadi alasan kuat banyak pembeli meliriknya, terutama di kelas harga dua jutaan. Tampilan bodi mengotak dan susunan kamera belakang yang terlihat premium memberi kesan mahal tanpa harus masuk ke kelas flagship.

Di pasar Indonesia, OPPO memanfaatkan tren itu lewat sejumlah model yang menggabungkan kamera boba, baterai jumbo, dan spesifikasi yang cukup aman untuk kebutuhan harian. Namun, tiap model tetap punya kompromi berbeda di layar, kamera, dan harga.

OPPO A6x, paling menarik buat yang cari proteksi ekstra

OPPO A6x hadir dengan tata letak kamera belakang yang rapi dan memberi kesan mewah dari kejauhan. Ponsel ini memakai layar LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz, lalu ditenagai Snapdragon 685.

Varian memorinya tersedia dalam RAM 4GB atau 6GB dengan penyimpanan internal hingga 256GB. Daya tahan jadi salah satu nilai jual utamanya karena baterainya mencapai 6.500 mAh dan perangkat ini sudah membawa sertifikasi IP64.

OPPO juga menyematkan AI LinkBoost untuk membantu menjaga stabilitas sinyal di area yang sulit dijangkau. Harga jualnya berada di kisaran Rp2,2 jutaan hingga Rp4 jutaan, tergantung varian memori.

OPPO A6t, unggul di baterai jumbo dan harga yang lebih ramah

OPPO A6t masih membawa bahasa desain yang serupa dengan A6x dan tetap tampil seperti ponsel premium dari jauh. Layarnya juga LCD 6,75 inci dengan refresh rate 120Hz, sementara performanya kembali mengandalkan Snapdragon 685.

Perbedaan paling menonjol ada pada baterai 6500mAh yang menjadi daya tarik utama perangkat ini. Untuk kamera, OPPO membekalinya dengan kamera utama 13MP yang didukung fitur AI untuk membantu meningkatkan kualitas foto.

Meski begitu, kamera utamanya masih tergolong standar dan detail foto bisa menurun saat pencahayaan minim. Di Indonesia, OPPO A6t dibanderol di rentang Rp2 jutaan hingga Rp2,5 jutaan.

OPPO Reno15 F, pilihan yang tampil lebih elegan

Selain seri A, OPPO Reno15 F ikut masuk radar karena membawa desain bodi modern dengan sentuhan elegan. Model ini menyasar pengguna yang menginginkan tampilan kamera boba dengan kesan flagship ala iOS dari kejauhan.

Karakter utamanya ada pada estetika dan keseimbangan performa, bukan pada satu spesifikasi yang menonjol secara ekstrem. Harga rilisnya disebut lebih tinggi dibanding lini seri A, tetapi kesan mewah yang dibawa juga lebih kuat.

Kenapa desain mirip iPhone begitu diminati

Kemiripan dengan iPhone memberi nilai visual yang terasa mahal di kelas menengah ke bawah. Banyak produsen Android kini mengikuti estetika itu, terutama pada bodi kotak dan modul kamera belakang yang ikonik.

OPPO tetap menjalankan ColorOS berbasis Android, bukan iOS, sehingga pengalaman sistem dan ekosistemnya tetap berbeda. Artinya, yang mirip hanya tampilan luar, bukan cara kerja perangkat secara keseluruhan.

Perbandingan singkat tiga model yang paling relevan

ModelLayarBateraiCatatan Utama
OPPO A6xLCD 6,75 inci, HD+, 120Hz6.500 mAhIP64, AI LinkBoost, RAM 4GB/6GB, hingga 256GB
OPPO A6tLCD 6,75 inci, 120Hz6500mAhKamera utama 13MP AI, harga Rp2 jutaan hingga Rp2,5 jutaan
OPPO Reno15 FTidak disebutkanTidak disebutkanDesain lebih elegan, harga lebih tinggi dari seri A

Dari sisi kebutuhan harian, Snapdragon 685 dinilai cukup stabil untuk media sosial, chatting, dan streaming video. Namun, dua model budget ini tidak ditujukan untuk game berat dengan setelan grafis tinggi agar berjalan mulus.

Karena itu, pilihan paling aman bergantung pada prioritas masing-masing pembeli. OPPO A6x lebih cocok untuk yang mengutamakan durabilitas, sedangkan OPPO A6t lebih pas bagi pengguna yang mengejar baterai besar dan harga yang lebih ramah di kantong.

Terkait