HP OmniBook Ultra 14 awalnya terlihat seperti laptop tipis untuk kerja kreatif dan produktivitas kantor. Namun, perangkat 14 inci ini ternyata punya kemampuan gaming yang jauh di atas dugaan untuk kelas subnotebook.
Keunggulan paling mencolok ada pada kombinasi bobot yang tetap di bawah 1,3 kilogram dan peningkatan performa grafis yang terasa nyata. Hasilnya, laptop ini tidak hanya nyaman dibawa, tetapi juga sanggup menjalankan game berat dengan lebih mulus.
GPU baru memberi lonjakan performa
Model terbaru HP OmniBook Ultra 14 memakai prosesor Intel Panther Lake X9 dengan GPU Arc B390. HP menyebut peningkatan performa grafisnya berada di kisaran 40 hingga 50 persen dibanding model 2025 yang masih menggunakan Arc 140T.
Lonjakan ini membuat perangkat tersebut masuk jajaran laptop 14 inci tercepat di kelasnya. Di saat yang sama, bodinya tetap tipis sehingga posisinya tetap kuat sebagai laptop portabel premium.
Cyberpunk 2077 jadi pembuktian paling jelas
Salah satu pengujian yang paling menonjol datang dari Cyberpunk 2077. Pada pengaturan Ultra 1080p, OmniBook Ultra 14 mampu mencatat rata-rata 45 FPS tanpa bantuan upscaling XeSS.
Angka itu jauh lebih tinggi dibanding model tahun 2025 yang hanya meraih 31 FPS pada kondisi serupa. Untuk laptop setipis dan seringan ini, hasil tersebut menunjukkan bahwa HP memberi ruang lebih besar untuk performa grafis di luar kebutuhan kerja harian.
Ringan dibawa, tetap kuat untuk layar tinggi
Portabilitas tetap menjadi nilai utama karena bobotnya masih di bawah 1,3 kilogram. Hal ini penting mengingat perangkat ini membawa layar OLED 3K bawaan yang menuntut kinerja komputasi besar.
Meski begitu, perangkat ini tetap sanggup menjalankan game pada 1080p dengan lancar. Artinya, pengguna mendapat laptop yang mudah dibawa tanpa harus mengorbankan terlalu banyak tenaga grafis saat dibutuhkan.
Mulai menekan rival di kelas laptop tipis
Dengan karakter seperti ini, OmniBook Ultra 14 terlihat lebih agresif di pasar laptop premium tipis. Posisinya disebut lebih unggul dibanding kompetitor seperti Lenovo Yoga Pro 7 14 dan Asus ExpertBook Ultra.
HP juga memanfaatkan arsitektur Intel Panther Lake X9 untuk membangun standar baru di kategori subnotebook. Perangkat ini bukan hanya diarahkan untuk profesional, tetapi juga untuk pengguna yang ingin hiburan berat tanpa harus membawa laptop gaming besar.
Harga premium untuk fungsi yang jauh lebih luas
Di pasar global, harga HP OmniBook Ultra 14 berada di kisaran Rp25.000.000 hingga Rp30.000.000, tergantung konfigurasi RAM dan penyimpanan. Posisi harga itu menempatkannya di segmen premium, tetapi masih sejalan dengan kemampuan yang dibawanya.
Dengan performa grafis yang meningkat tajam, dukungan untuk game kelas berat, dan bodi yang tetap sangat portabel, HP OmniBook Ultra 14 kini tampil sebagai laptop kerja ringkas yang diam-diam punya tenaga hiburan jauh lebih besar dari yang terlihat.







