Kasus perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, berinisial YTR, kini mendapat perhatian serius setelah tim hukum Hotman 911 turun tangan memberi pendampingan tanpa biaya. Langkah ini muncul di tengah dugaan penyekapan dan kekerasan yang disebut berlangsung selama bertahun-tahun.
Perwakilan Hotman 911, Pangeran Reza Pramadia, mendatangi rumah keluarga korban untuk memastikan pendampingan berjalan. Ia menyebut tindakan itu dilakukan atas arahan langsung Hotman Paris Hutapea, yang meminta timnya mengawal perkara tersebut secara serius.
Pendampingan hukum diberikan gratis
Reza menegaskan bahwa keluarga korban mendapat bantuan hukum tanpa biaya. Menurut dia, tugas itu datang langsung dari Hotman Paris untuk membantu mengawal proses hukum yang sedang berjalan.
“Bapak Hotman Paris memberikan tugas untuk ikut mengawal kasus ini dan memberikan pendampingan hukum secara gratis untuk pihak keluarga korban,” ujar Reza.
Dugaan penyekapan disebut berlangsung sejak 2023
Berdasarkan keterangan keluarga, YTR diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya berinisial TH sejak 2023 hingga 2026. Selama itu, korban disebut berpindah-pindah lokasi di wilayah Bandung dan sekitarnya sehingga keluarga kesulitan melacak keberadaannya.
Reza menilai kasus ini serius karena dugaan kekerasan berlangsung dalam waktu panjang. Situasi itu juga disebut berkaitan dengan hilangnya kontak korban dari keluarga dalam periode yang lama.
Kasus terbuka setelah pesan dari nomor tak dikenal
Perkara ini mulai terungkap pada Rabu 10 Juni 2026 malam setelah keluarga menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal. Pesan itu menyebut YTR sedang berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Saat keluarga tiba di rumah sakit, mereka mendapati kondisi korban sangat memprihatinkan. Tubuh YTR disebut mengalami sejumlah luka, sehingga dugaan penyekapan dan penganiayaan makin menguat di mata keluarga.
Ada informasi awal soal kemungkinan korban lain
Selain mendampingi YTR, tim Hotman 911 juga menerima informasi awal mengenai kemungkinan adanya korban lain dengan pola perlakuan serupa. Namun informasi tersebut masih perlu didalami karena belum ada laporan resmi dari kepolisian.
“Yang saya tahu sih ada dari Garut ya, tapi yang lain masih belum pasti karena belum ada laporan resmi dari kepolisian juga,” kata Reza.
Aparat diminta segera menangkap terduga pelaku
Tim Hotman 911 meminta aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara menyeluruh dan segera menangkap terduga pelaku. Mereka juga mendorong korban lain yang mungkin mengalami kejadian serupa untuk berani melapor agar penanganan kasus bisa lebih lengkap.
Dalam pertemuan dengan keluarga korban, Hotman Paris juga sempat berbicara melalui sambungan telepon. Keluarga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan, sementara Hotman meminta timnya terus berkoordinasi dan mengumpulkan seluruh informasi yang dibutuhkan untuk langkah hukum selanjutnya.
Pendampingan dari tim Hotman 911 kini menjadi bagian penting dalam upaya keluarga mencari keadilan bagi YTR. Di saat yang sama, perhatian publik terhadap kasus ini ikut menyorot pentingnya respons cepat aparat dan keberanian korban lain untuk muncul jika mengalami perlakuan serupa.
Source: www.viva.co.id






