Honor tampaknya sedang menyiapkan anggota baru untuk lini 600, dan nama Honor 600e mulai muncul lewat data benchmark Geekbench. Kemunculan ini langsung memberi petunjuk awal soal chipset, RAM, sistem operasi, hingga performa yang bisa diharapkan dari perangkat tersebut.
Berdasarkan listing yang dikutip XpertPick, perangkat ini diyakini memakai MediaTek Dimensity 7100. Informasi awal ini membuat Honor 600e berpotensi hadir sebagai opsi kelas menengah yang mengandalkan efisiensi sekaligus performa yang stabil.
Terlihat dengan nomor model LNA-NX3
Di Geekbench, perangkat yang belum diumumkan itu tercatat memakai nomor model LNA-NX3. XpertPick menyebut kode tersebut merujuk pada Honor 600e, meski Honor belum memberikan konfirmasi resmi.
Data benchmark juga memperlihatkan chipset MediaTek MT6858 octa-core. Chip ini disebut sebagai Dimensity 7100, yang sebelumnya juga dipakai pada Honor 600 Lite.
Konfigurasi prosesor yang muncul menunjukkan empat inti efisiensi dengan kecepatan 2GHz. Di sisi lain, ada empat inti performa yang mampu berjalan hingga 2,4GHz.
Untuk grafis, Geekbench mencatat ARM Mali-G610 MC2. Susunan ini menempatkan Honor 600e di jalur ponsel kelas menengah yang menyeimbangkan kebutuhan daya dan kinerja harian.
RAM dan sistem operasi ikut terungkap
Selain chipset, Geekbench mencatat kapasitas RAM 7,35GB. Dalam praktik komersial, angka seperti ini biasanya dipasarkan sebagai 8GB RAM.
Perangkat tersebut juga disebut menjalankan Android 16. Sementara itu, antarmukanya diperkirakan memakai MagicOS 10 buatan Honor.
Data yang muncul di benchmark memang belum final, sehingga spesifikasi resmi masih bisa berubah saat peluncuran. Meski begitu, listing semacam ini sering menjadi petunjuk awal yang cukup kuat mengenai perangkat yang sedang disiapkan vendor.
Skor awal memberi sinyal performa menengah
Dalam pengujian Geekbench, Honor 600e meraih skor 985 untuk single-core. Pada pengujian multi-core, perangkat ini mencatat 2.983.
Hasil itu menunjukkan kemampuan yang sejalan dengan perangkat berbasis Dimensity 7100. Namun, hasil benchmark bukan satu-satunya penentu pengalaman pakai karena optimasi software dan pengelolaan suhu juga sangat berpengaruh.
Sempat muncul di Google Play Console
Sebelum terlihat di Geekbench, perangkat yang diduga sama juga disebut terdaftar di Google Play Console. Laporan tersebut mengungkap RAM 12GB, yang berbeda dari data Geekbench.
Google Play Console juga menampilkan detail layar Full-HD+ dengan resolusi 1.200 x 2.600 piksel. Kerapatan pikselnya disebut mencapai 520 ppi, yang menandakan panel dengan ketajaman tinggi.
Perbedaan data RAM antara dua basis data itu membuka kemungkinan adanya beberapa varian memori. Opsi lain, salah satu listing bisa saja berasal dari sampel uji yang tidak sama dengan versi ritel final.
Posisinya di keluarga Honor 600
Jika rumor ini akurat, Honor 600e akan menjadi model keempat di seri Honor 600. Sebelumnya, Honor 600 Lite lebih dulu meluncur di beberapa pasar global pada 5 Maret.
Setelah itu, Honor 600 dan Honor 600 Pro hadir sebagai model yang lebih tinggi pada 22 April. Honor 600 Lite sendiri dijual mulai MYR 1,299 untuk varian 12GB + 256GB.
Menariknya, Honor 600 Lite juga memakai MediaTek Dimensity 7100. Ponsel itu membawa layar AMOLED 6,6 inci dengan resolusi Full-HD+ 1.200 × 2.600 piksel, refresh rate sampai 120Hz, kecerahan puncak hingga 6.500 nits, dan PWM dimming 3.840Hz.
Di sisi yang lebih premium, Honor 600 dan Honor 600 Pro mengisi lapisan atas seri ini. Harga awal globalnya masing-masing tercatat SAR 1,799 dan SAR 2,999 untuk varian dasar.
Honor 600 Pro memakai chipset Snapdragon 8 Elite, sehingga lini 600 tampak diposisikan bertingkat dari kelas menengah sampai flagship. Jika bocoran terbaru tepat, Honor 600e kemungkinan hadir sebagai tambahan di segmen menengah dengan spesifikasi yang dekat dengan Honor 600 Lite, sementara kepastian konfigurasi final masih menunggu pengumuman resmi dari Honor.
Source: www.gadgets360.com





