Hong Kong Longgarkan Aturan, Restoran Kini Bisa Sambut Anjing Pelanggan

Author: Cung Media

Hong Kong mulai membuka pintu restoran bagi anjing pelanggan, langkah yang menandai perubahan besar dari aturan lama yang sudah berlaku sejak 1994. Kebijakan baru ini menjadi bagian dari upaya pemerintah setempat membangun budaya yang lebih ramah hewan peliharaan.

Perubahan itu langsung menarik perhatian karena tidak lagi membatasi akses hanya untuk anjing pemandu dan anjing yang sedang menjalankan tugas resmi. Kini, lebih dari 900 restoran sudah setuju ikut dalam tahap awal kebijakan baru tersebut.

Restoran Lebih Siap, Pemilik Anjing Juga Menyesuaikan Diri

Menurut laporan AP News yang dikutip Liputan6.com, Hong Kong sebelumnya juga telah membuka sejumlah fasilitas lain untuk hewan peliharaan. Anjing dan hewan peliharaan lain kini diperbolehkan di rute feri tertentu, di kereta metro di daerah pedesaan, serta di rumah sakit umum untuk kunjungan pasien perawatan paliatif.

Pemerintah menyebut ada lebih dari 240.000 rumah yang memelihara sekitar 400.000 kucing dan anjing. Angka ini menunjukkan kebijakan baru tersebut menyasar basis pemilik hewan yang sangat besar di kota itu.

Aturan Tetap Ketat di Dalam Restoran

Meski lebih longgar, kebijakan ini tidak berarti anjing bisa bebas masuk tanpa batas. Anjing harus dijaga dengan tali sepanjang maksimal 1,5 meter dan dipegang orang dewasa atau diikat pada benda yang tidak bergerak.

Anjing juga tidak boleh naik ke atas meja dan tidak boleh makan langsung dari peralatan makan manusia yang akan digunakan kembali. Jenis anjing dalam kelompok ras petarung tetap tidak diperbolehkan masuk, sementara restoran dilarang memasak makanan khusus untuk anjing meski boleh menyediakan makanan kemasan.

Ketentuan Aturan Baru
Pendampingan Harus dipegang orang dewasa atau diikat pada benda yang tidak bergerak
Panjang tali Maksimal 1,5 meter
Pembatasan perilaku Tidak boleh naik ke meja atau makan dari peralatan makan manusia yang dipakai ulang
Jenis anjing Ras petarung tetap dilarang masuk
Makanan anjing Restoran tidak boleh memasak makanan khusus, tetapi boleh menyediakan makanan kemasan

Restoran Mulai Investasi untuk Peluang Baru

Sejumlah pelaku usaha kuliner sudah menyiapkan diri untuk menyambut kebijakan ini. Old Fung Teahouse, restoran dimsum, menginvestasikan 10.000 dollar Hong Kong untuk memasang alat pembersih udara, membangun sekat sederhana, menyediakan kereta dorong, dan menyiapkan produk pembersih.

Pengelola restoran itu berharap layanan baru tersebut bisa meningkatkan penghasilan hingga 15 persen. Di sisi lain, Kelvin Chan, pemilik Wan Land Cafe, menilai dampak bisnis mungkin tidak langsung besar, tetapi ia berharap masyarakat akan semakin menerima kehadiran anjing di ruang publik.

Chan juga menilai masih ada tantangan bagi orang yang belum terbiasa makan di dekat hewan peliharaan. Karena itu, sejumlah pemilik anjing mengikuti workshop etika makan untuk anjing agar hewan mereka lebih siap berada di ruang makan bersama manusia lain.

Pelatih anjing Heyton Lee menjelaskan programnya berlangsung dua jam dan dibuat menyerupai suasana restoran. Dalam sesi itu, anjing diajak berjalan di sekitar restoran, lalu dilatih untuk tetap tenang saat bertemu anjing lain.

Lee juga mendemonstrasikan beberapa isyarat tangan untuk melatih perilaku anjing. Tujuannya adalah agar hewan tetap tenang dan bisa berbaur dengan manusia lain di masyarakat.

Di tengah perubahan ini, sebagian pengunjung justru melihat manfaat praktis dari pemisahan area bagi pemilik hewan. Salah satu turis asal China, Ma Ke, menilai pengaturan seperti itu membantu pengunjung yang belum terbiasa dengan anjing agar tetap nyaman saat makan.

Source: www.liputan6.com
Terbaru