Honda WN7 mulai menjadi sorotan karena tampil sebagai motor listrik konsep yang tidak bermain aman. Honda menempatkannya sebagai kandidat flagship EV dengan bahasa desain sporty, futuristik, dan karakter naked bike yang agresif.
Daya tarik utamanya ada pada kombinasi performa dan teknologi yang jarang muncul dalam satu paket. Motor ini diklaim punya tenaga puncak 18 kW atau setara 68 Bhp, torsi instan 100 Nm, dan jarak tempuh hingga 140 km.
Identitas baru Honda di kelas EV
Honda menyebut WN7 sebagai EV pertama bertema FUN Concept. Sosoknya dibuat ramping dengan konsep baterai terbuka untuk menonjolkan kesan modern dan minimalis.
Pendekatan itu sejalan dengan filosofi Honda yang menekankan nilai esensial, performa tinggi, dan fungsionalitas canggih. Tomoya Ohashi, pemimpin desain Honda EV, menjelaskan konsep The WN7 melalui tiga kunci gaya: “Rasa Tanpa Batas”, “Kesan Jelas”, dan “Posisi Dinamis”.
Arah desain ini membuat WN7 berbeda dari motor listrik urban pada umumnya. Honda tampak ingin membangun citra EV yang bukan hanya efisien, tetapi juga emosional dan berani tampil.
Performa yang diarahkan ke level lebih tinggi
Di balik bentuknya yang futuristik, Honda WN7 memakai motor liquid-cooled dengan tenaga puncak 18 kW. Angka itu disebut setara mesin 600 cc dan membuat performanya diposisikan mendekati moge di kelas 1.000 cc.
Torsi 100 Nm juga menjadi nilai jual penting karena tersaji secara instan pada motor listrik. Kombinasi tenaga dan torsi ini memperkuat posisi WN7 sebagai flagship EV, bukan sekadar kendaraan listrik harian.
Honda turut membekali model ini dengan baterai tanam atau fixed battery berkapasitas sekitar 9,3 kWh. Paket tersebut mendukung jarak tempuh hingga 140 km dan diklaim tetap menyisakan top speed tinggi.
Fitur premium untuk mendukung status flagship
Agar sesuai dengan posisinya, Honda WN7 dibekali fast charging berstandar CCS2. Pengisian daya dari 20 persen ke 80 persen diklaim bisa selesai dalam 30 menit, sedangkan pengisian dari 0 persen ke 100 persen memerlukan 3 jam.
Motor ini juga mendapat lampu Full LED dengan DRL, serta ESS atau Emergency Stop Signal untuk lampu sein. Di bagian kokpit, Honda memasang panel speedometer digital TFT 5 inci yang mendukung Honda RoadSync.
Paket fitur tersebut memperkuat kesan bahwa WN7 disiapkan untuk segmen premium. Honda tampaknya tidak hanya mengejar efisiensi elektrifikasi, tetapi juga pengalaman berkendara yang terasa lebih canggih dan eksklusif.
Harga tinggi dan target pasar yang spesifik
Honda WN7 pertama kali diperkenalkan sebagai motor listrik konsep di ajang EICMA 2025 pada bulan November. Saat ini, harga model tersebut disebut berada di kisaran sekitar Rp260 juta.
Ada juga perkiraan bahwa banderolnya di Indonesia dapat menembus Rp300 juta ketika resmi hadir. Jika skenario itu terjadi, WN7 akan langsung masuk radar konsumen yang mencari motor listrik premium dengan performa tinggi dan identitas desain yang kuat.
Dengan spesifikasi 68 Bhp, torsi 100 Nm, baterai 9,3 kWh, dan jarak tempuh 140 km, Honda WN7 tampil sebagai salah satu konsep paling serius di kelasnya. Motor ini memperlihatkan arah baru Honda dalam membangun EV flagship yang modern, canggih, dan tetap punya karakter sporty yang kuat.







