Honda CUV Tampil Mewah dan Canggih, Dua Kelemahan Ini Sulit Diabaikan

Honda CUV datang dengan modal yang kuat untuk menarik pembeli motor listrik premium. Desainnya futuristis, fiturnya modern, dan karakter berkendaranya terasa matang untuk kebutuhan harian di kota.

Namun, di balik kesan mewah itu, ada dua catatan yang sulit diabaikan. Jarak tempuh dan kapasitas bagasi menjadi sisi yang paling berpotensi mengganggu calon pengguna yang mencari motor listrik praktis.

Desain berbeda dari motor listrik kebanyakan

Secara tampilan, Honda CUV langsung menonjol karena garis bodinya tegas dan modern. Nuansa futuristisnya membuat motor ini terlihat seperti model konsep yang dibawa ke jalan raya.

Kesan itu memang sengaja dibangun. Desain produksinya disebut banyak mengambil inspirasi dari model konsep Honda yang diperkenalkan pada Japan Mobility Show 2023.

Teknologi menjadi nilai jual utama

Sektor fitur menjadi daya tarik paling besar dari Honda CUV. Motor ini memakai panel instrumen TFT 7 inci yang berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus hiburan saat berkendara.

Melalui konektivitas Honda RoadSync Duo, pengguna bisa mengakses navigasi, musik, hingga panggilan telepon langsung dari motor. Layar juga disebut punya kualitas baik, dengan animasi yang halus dan respons cepat.

Honda turut menyematkan lampu LED, mode berkendara, dan sistem konektivitas pintar yang membuat CUV terasa naik kelas. Paket itu membuat motor ini lebih dekat dengan perangkat mobilitas modern daripada sekadar kendaraan listrik biasa.

Karakter tenaga terasa natural untuk penggunaan harian

Honda CUV mengandalkan tenaga 8 PS dan torsi 22 Nm. Angka itu memang tidak terdengar paling besar di kelas motor listrik, tetapi karakter tenaganya justru dinilai lebih mudah dikendalikan.

Respons motor terasa halus dan tidak memunculkan sentakan berlebihan. Untuk kebutuhan harian, Honda juga menyediakan tiga mode berkendara, yakni Econ, Standard, dan Sport.

Kecepatan puncak aktualnya berada di sekitar 85 km/jam. Angka tersebut masih masuk akal untuk perjalanan dalam kota dan pemakaian harian yang menjadi fokus utama motor ini.

Nyaman dipakai, stabil saat diajak bergerak cepat

Di atas kertas dan dalam penggunaan harian, Honda CUV terasa nyaman. Joknya empuk dan lebar, posisi stang ergonomis, serta ruang kaki cukup lega untuk pemakaian rutin.

Karakter pengeremannya juga disebut salah satu yang terbaik di kelas motor listrik. Saat menikung maupun melaju pada kecepatan tinggi, motor tetap stabil dan mudah dikendalikan.

Dua kekurangan yang paling sulit diabaikan

Masalah terbesar Honda CUV ada pada baterai dan jarak tempuh. Motor ini memakai dua baterai dengan kapasitas total 2,8 kWh, dan pengisian penuh membutuhkan sekitar enam jam.

Dalam pengujian nyata, daya jelajah yang dicapai hanya sekitar 73 kilometer sampai baterai habis. Bagi pengguna yang terbiasa memakai motor untuk perjalanan lebih jauh, angka itu bisa terasa kurang ideal.

Kekurangan lainnya ada di bagasi. Karena dua baterai ditempatkan di bawah jok, ruang penyimpanan menjadi nyaris tidak tersedia.

Pengguna praktis hanya bisa menyimpan dokumen kendaraan atau barang kecil. Bahkan jas hujan berukuran besar pun sulit masuk ke area tersebut.

Situasi ini kontras dengan citra banyak motor Honda yang biasanya menawarkan ruang simpan fungsional. Untuk pengguna yang mengandalkan bagasi sebagai tempat perlengkapan kerja atau barang bawaan harian, keterbatasan ini bisa menjadi faktor penentu.

Secara keseluruhan, Honda CUV tampil kuat di desain, teknologi, kenyamanan, dan kualitas berkendara. Tetapi jarak tempuh sekitar 73 kilometer dan bagasi yang sangat terbatas tetap menjadi dua hal yang perlu diperhitungkan sebelum membawanya pulang.

Terkait