7 Hewan Ini Ternyata Membersihkan Makanan Sebelum Dimakan, Ada yang Wariskan Kebiasaan

Tak semua hewan langsung memakan apa yang mereka temukan. Sejumlah spesies justru membersihkan makanan lebih dulu, entah dengan membilas, menggosok, atau menyingkirkan bagian yang dianggap tidak layak dimakan.

Perilaku ini bukan sekadar kebiasaan acak. Pada beberapa hewan, tindakan tersebut berkaitan dengan kecerdasan, pembelajaran sosial, dan upaya mengurangi risiko menelan kotoran atau pasir.

Rakun, primata, hingga kucing punya cara masing-masing

Rakun menjadi contoh paling terkenal karena sering mencelupkan makanan ke air dan menggosoknya dengan kaki depan. Sebagian ilmuwan menilai kebiasaan itu membantu menghilangkan kotoran atau pasir, sementara pendapat lain menyebut makanan yang dibasahi jadi lebih mudah disantap.

Di kelompok primata, kebiasaan serupa juga muncul dengan bentuk berbeda. Ada yang membilas makanan, ada yang menyortir bagian yang tidak diinginkan, dan ada pula yang mewariskan cara ini ke anggota kelompok lain.

HewanCara Membersihkan MakananKeterangan
RakunMencelupkan dan menggosok makanan di airDiduga membantu menghilangkan kotoran atau pasir
Monyet JepangMencuci ubi jalar, bahkan pernah dengan air garamKebiasaan ini menyebar antargenerasi
Monyet kapusinMembilas buah atau benda lain di air, lalu kadang menggosoknya di dedaunan atau tanahPerilaku ini didokumentasikan dalam jurnal Animal Behaviour
SimpanseMembuang kotoran, daun, atau bagian yang tidak diinginkan sebelum makanJuga sering mengupas buah dan menyingkirkan serangga dari daun

Kebiasaan yang bisa diwariskan

Monyet Jepang atau Japanese Macaques dikenal memiliki budaya mencuci makanan. Pada 1950-an, seekor monyet betina bernama Imo diamati mencuci ubi jalar di sungai untuk menghilangkan pasir.

Perilaku itu kemudian diadopsi anggota kelompok lain dan diwariskan antargenerasi. Bahkan, ada kawanan yang mencuci makanan dalam air garam untuk meningkatkan rasa.

Pada monyet kapusin, kebiasaan mencuci makanan juga terlihat konsisten dalam kelompok kecil. Penelitian yang pertama kali didokumentasikan pada 1990 dalam jurnal Animal Behaviour menemukan semua individu dalam kelompok itu mencuci makanan berpasir sebelum memakannya.

Primata lain juga membersihkan sebelum makan

Simpanse di alam liar kerap membuang benda yang tidak diinginkan dari makanannya. Mereka juga mengupas buah dan menyingkirkan serangga dari daun, langkah sederhana yang membantu mengurangi risiko memakan zat berbahaya.

Bonobo pun tercatat membersihkan makanan sebelum dimakan. Dalam beberapa kasus, primata ini menggunakan air untuk mencuci buah, terutama saat buahnya kotor atau berlumpur.

Bonobo dikenal sebagai primata yang sangat cerdas, dan perilaku itu menunjukkan bahwa dorongan menjaga kebersihan saat makan bisa muncul pada spesies yang berbeda.

Berang-berang laut dan kucing punya versi sendiri

Berang-berang laut tidak langsung menyantap kerang yang mereka temukan. Hewan ini memakai batu untuk memecahkan cangkang, lalu kadang menggosok makanan ke bulu atau membilasnya dengan air agar serpihan cangkang dan kotoran ikut terbuang.

Setelah makan, berang-berang laut juga membersihkan diri di laut. Kebiasaan itu membantu menjaga bulu tetap kedap air dan melindungi tubuh dari dingin.

Sementara itu, kucing memang tidak mencuci makanan dalam arti sebenarnya. Namun, banyak kucing memperlihatkan perilaku yang mirip saat merawat buruannya sebelum dimakan.

Mereka sering menjilati, mencakar, atau membersihkan mangsa untuk menghilangkan bulu, bulu halus, atau bagian tubuh lain yang tidak diinginkan.

Dari rakun sampai kucing, kebiasaan ini menunjukkan bahwa makan pada hewan tidak selalu sekadar urusan mengisi perut. Pada banyak spesies, ada proses memilih, menyiapkan, dan menyaring apa yang dianggap aman untuk dikonsumsi.

Source: www.idntimes.com

Terkait