Haval Big Dog Plus Segera Meluncur, Lebih Besar Dari Jolion Dan Bisa Listrik 200 Km

Haval bersiap menambah amunisi SUV elektrifikasinya lewat Big Dog Plus Long-Range Edition, model yang langsung mencuri perhatian karena bodinya lebih besar dari Haval Jolion. Daya tarik utamanya bukan hanya ukuran, tetapi juga klaim jarak tempuh listrik murni yang lebih jauh dari Big Dog Plus versi sebelumnya.

Kabar kehadiran model ini datang dari Tiongkok, tempat Haval menyiapkan Big Dog Plus Long-Range Edition sebagai bagian dari keluarga Big Dog Plus. Bagi pasar yang sudah mengenal Jolion, ukuran dan karakter model baru ini memberi sinyal bahwa Haval sedang mengarah ke SUV yang lebih besar dan lebih tegas.

Lebih bongsor dari Jolion

Secara dimensi, selisih Big Dog Plus dan Jolion terlihat jelas. Jolion memiliki panjang 4.472 mm, sementara Big Dog Plus mencapai 4.705 mm.

Lebarnya juga naik dari 1.841 mm menjadi 1.908 mm. Tingginya bertambah dari 1.619 mm pada Jolion menjadi 1.708 mm pada Big Dog Plus.

Wheelbase Jolion tercatat 2.700 mm, sedangkan Big Dog Plus berada di angka 2.810 mm. SUV ini juga punya ground clearance 200 mm dan diklaim mampu melewati genangan air hingga 560 mm.

Proporsinya disebut mirip GWM Tank 300 yang sudah dipasarkan di Indonesia. Itu membuat Big Dog Plus terasa lebih dekat ke SUV bergaya tangguh ketimbang crossover kompak seperti Jolion.

Mode listrik jadi pembeda utama

Sebelumnya, Haval sudah merilis Big Dog Plus Hybrid Edition dengan dua sub-varian. Perbedaan utama keduanya ada pada jarak tempuh listrik murni versi CLTC, yaitu 105 kilometer dan 150 kilometer.

Long-Range Edition membawa klaim yang jauh lebih menarik. Varian ini disebut mampu menempuh hingga 200 kilometer dalam mode listrik murni.

Angka itu menjadi nilai jual paling kuat dari model terbaru ini. Informasi lain juga menyebutkan kemampuan jelajah yang lebih panjang, yakni 200 kilometer CLTC dan 1.000 kilometer WLTC.

Mesin hybrid, motor ganda, dan baterai

Versi hybrid Haval Big Dog Plus memakai mesin hybrid 1.500 cc. Mesin ini dipadukan dengan motor ganda di poros depan dan belakang.

Tenaga maksimum yang disebut untuk varian ini ada dua angka, yakni 268 kW atau setara 359 daya kuda, serta 272 kW atau setara 364 daya kuda. Tenaga itu disalurkan lewat transmisi hybrid khusus DHT dua percepatan.

Ada dua pilihan baterai yang tersedia, yaitu 18,74 kWh dan 27,54 kWh. Keduanya mendukung jarak tempuh 105 kilometer dan 150 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Kombinasi tersebut membuat Big Dog Plus tidak hanya menonjol karena dimensi. Model ini juga disiapkan sebagai SUV hybrid yang menekankan efisiensi dan fleksibilitas penggunaan.

Kabinnya tetap fungsional

Di dalam kabin, ubahan yang disebut tidak banyak berbeda dari Big Dog Plus lainnya. Titik utama interiornya tetap berada pada center fascia dengan layar kontrol 14,6 inci.

Di sebelahnya terdapat layar LCD untuk berbagai indikator kendaraan. Keduanya berjalan dengan sistem Coffee OS 3 terbaru.

Tata letak interiornya dibuat sederhana dan fungsional. Karakter itu sejalan dengan tampilan luar yang lebih tegas dan utilitarian.

Di Indonesia, GWM saat ini membawa tiga nama utama, yakni Tank, Haval, dan Ora. Sementara di Tiongkok, lini Haval mencakup Jolion, H6, H6GT, H9, dan dalam waktu dekat Big Dog Plus Long-Range Edition.

Source: otodriver.com
Terkait