Harga OTR BYD Atto 3 per Juni 2026 kembali memperlihatkan jarak yang cukup lebar antarvarian. Selisihnya bisa mencapai Rp130 jutaan, sehingga pilihan pembeli tidak lagi sekadar soal model, tetapi juga soal seberapa jauh fitur dan jangkauan yang dibutuhkan.
Di Jakarta, SUV listrik ini dibanderol mulai Rp390 juta sampai Rp520 juta. Rentang itu membuat BYD Atto 3 tetap menarik, namun sekaligus menuntut calon pembeli lebih cermat membandingkan Advanced, Advanced Plus, dan Superior.
Harga OTR BYD Atto 3 di Jakarta
| Varian | Harga OTR | Baterai | Jarak Tempuh |
|---|---|---|---|
| Advanced (Standard Range) | Rp390.000.000 | 49,92 kWh | 410 km |
| Advanced Plus | Rp415.000.000 | 49,92 kWh | 410 km |
| Superior (Extended Range) | Rp520.000.000 | 60,48 kWh | 480 km |
Advanced menjadi pintu masuk paling terjangkau, sementara Superior memosisikan diri sebagai opsi paling mahal dengan jarak tempuh paling jauh. Di tengahnya, Advanced Plus menawarkan lompatan fitur tanpa lonjakan harga yang setajam Superior.
Bedanya bukan cuma harga
BYD Atto 3 hadir dalam tiga tipe utama yang masing-masing punya karakter berbeda. Dua varian awal memakai baterai 49,92 kWh dengan klaim jarak tempuh sekitar 410 km berdasarkan standar NEDC, sedangkan Superior membawa baterai 60,48 kWh yang sanggup mencapai sekitar 480 km.
Perbedaan itu juga ikut memengaruhi akselerasi. Advanced dan Advanced Plus disebut mampu melesat 0–100 km/jam dalam sekitar 7,9 detik, sementara Superior sedikit lebih cepat dengan catatan sekitar 7,3 detik.
Fitur luar dan kabin naik kelas di varian atas
Di bagian luar, Advanced memakai velg alloy 17 inci dengan ban 215/70 R17. Advanced Plus naik ke velg alloy 18 inci, sedangkan Superior tetap memakai 18 inci namun mendapat roof rails dan kaca privasi.
Masuk ke kabin, perbedaan terasa makin jelas. Advanced membawa layar sentuh 12,8 inci dengan fitur rotasi dan audio 6 speaker, sedangkan Advanced Plus menambah layar 15,6 inci, wireless charging depan, serta power tailgate.
Superior mempertahankan seluruh bekal Advanced Plus dan menambahkan audio premium Dynaudio 8 speaker. Varian ini juga mendapat ventilasi dan pemanas pada jok depan, yang membuatnya lebih lengkap untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Fitur keselamatan ikut menentukan kelasnya
Untuk perlindungan dasar, Advanced sudah dibekali 7 airbag, kamera 360 derajat, dan sensor parkir. Paket itu sudah cukup kuat untuk kebutuhan harian, terutama bagi pembeli yang mengejar harga masuk paling rendah.
Advanced Plus dan Superior naik kelas lewat paket ADAS yang lebih lengkap. Fitur yang tersedia mencakup Adaptive Cruise Control dengan Stop & Go, Automatic Emergency Braking, Lane Departure Warning, dan Blind Spot Detection.
Biaya kepemilikan juga perlu dihitung
BYD Atto 3 memakai baterai Blade LFP yang disebut memiliki umur pakai sekitar 1.500 hingga 3.000 siklus pengisian. Jika satu pengisian penuh setara sekitar 400 km, potensi jarak tempuh totalnya bisa berada di kisaran 600.000 km sampai 1.200.000 km.
Dengan asumsi pemakaian sekitar 18.000 km per tahun, baterai itu berpotensi bertahan 10–15 tahun. Namun, angka tersebut tetap bergantung pada pola pengisian dan kondisi pemakaian sehari-hari.
Dari sisi perawatan, mobil listrik ini tidak membutuhkan oli mesin atau komponen pembakaran. Estimasi biaya tahunan mencakup servis ringan sekitar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta, pemeriksaan kelistrikan dan software sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta, ban sekitar Rp4 juta hingga Rp6 juta per set, serta kampas rem yang cenderung lebih awet berkat regenerative braking.
Jika dihitung kasar, total biaya perawatan 5 tahun berada di kisaran Rp11 juta hingga Rp21 juta di luar biaya listrik. Untuk energi, konsumsi rata-rata 5–6 km per kWh membuat kebutuhan listrik tahunan sekitar 3.000–3.600 kWh, atau setara biaya sekitar Rp4,5 juta hingga Rp5,4 juta per tahun dengan tarif Rp1.500 per kWh.
