Harga iPhone Bisa Naik Lebih Cepat, Apple Mulai Kehabisan Ruang untuk Menahan Beban

Author: Cung Media

Calon pembeli iPhone, iPad, dan Mac kini perlu lebih waspada. Sinyal kenaikan harga Apple disebut datang lebih cepat dari perkiraan karena perusahaan tak lagi leluasa menahan lonjakan biaya komponen.

Isu ini bukan lagi sekadar spekulasi soal peluncuran produk baru di akhir tahun. Bloomberg’s Mark Gurman menilai Apple bisa saja menaikkan harga sebelum lini iPhone 18 meluncur, sehingga jendela membeli dengan harga lama berpotensi makin sempit.

Tekanan biaya makin sulit diserap

Pandangan itu muncul setelah CEO Apple Tim Cook mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa perusahaan selama ini berusaha menyerap kenaikan biaya komponen selama mungkin. Namun, menurut Cook, strategi itu kini sulit dipertahankan karena tekanannya sudah terlalu besar.

Cook juga menyebut Apple sedang mencari cara untuk mendukung peningkatan produksi memori, tetapi tidak berniat memproduksi chip memori itu sendiri. Fokus tersebut menegaskan bahwa masalah utama Apple saat ini ada pada komponen inti yang dipakai di banyak perangkat.

Dua area yang paling disorot adalah DRAM dan penyimpanan. Keduanya menjadi bagian penting dari iPhone, iPad, dan Mac, sehingga kenaikan biayanya bisa berdampak luas pada struktur biaya produk Apple.

Back to School bisa jadi penyangga, tetapi terbatas

Ada spekulasi bahwa Apple masih bisa memanfaatkan program tahunan Back to School untuk meredam dampak psikologis dari kenaikan harga. Namun, program ini hanya berlaku bagi pelajar dan pembeli dari sektor pendidikan.

Artinya, sebagian besar konsumen di luar jalur pendidikan tidak akan mendapat perlindungan yang sama jika harga daftar resmi ikut naik. Bagi pembeli umum, perubahan harga bisa terasa langsung saat ingin membeli perangkat baru.

Karena itu, perhatian pasar kini bukan hanya tertuju pada apakah harga akan naik, melainkan kapan langkah itu diumumkan. Jika benar terjadi sebelum iPhone 18, konsumen mungkin harus bergerak lebih cepat dari yang diperkirakan.

Gambaran dampak pada iPhone 18 Pro

The Wall Street Journal mengutip estimasi dari TechInsights untuk memberi gambaran soal tekanan biaya pada lini iPhone 18. Dalam perkiraan itu, biaya DRAM untuk iPhone 18 Pro dasar bisa naik dari sekitar $39 menjadi $145.

Biaya penyimpanan juga disebut melonjak dari sekitar $13 menjadi $51. Kenaikan di dua komponen tersebut belum termasuk beban manufaktur dan komponen lain yang juga ikut memengaruhi total ongkos produksi.

Jika dihitung bersama, biaya produksi iPhone 18 Pro dasar disebut bisa naik hampir 25 persen dibanding iPhone 17 Pro. Dari situ, harga awal model itu diperkirakan berpotensi naik dari $1,099 menjadi sekitar $1,299.

Meski angka itu masih berupa perkiraan, gambaran tersebut menunjukkan betapa sempitnya ruang Apple untuk mempertahankan harga lama. Tekanan biaya yang sama juga membuat pasar mengarahkan perhatian ke produk Apple lain seperti iPad dan Mac.

Belum ada keterangan resmi soal kapan kenaikan harga akan diberlakukan, produk mana yang akan terdampak, atau seberapa besar penyesuaiannya. Yang jelas, kombinasi lonjakan biaya memori dan penyimpanan membuat keputusan Apple untuk mempertahankan harga lama semakin sulit dipertahankan.

Source: www.gadgets360.com
Terbaru