Harga Emas Antam Berpeluang Naik, Rp2.634.000 Jadi Batas Krusial Pekan Depan

Author: Cung Media

Harga emas Antam ditutup pada Rp2.614.000 per gram dan berpeluang melanjutkan kenaikan pada pekan depan. Perhatian pasar akan mengarah ke Rp2.634.000 per gram, level resistance pertama yang diproyeksikan menjadi batas awal penguatan.

Jika harga mampu melewati area tersebut, ruang kenaikan berikutnya diperkirakan terbuka hingga Rp2.720.000 per gram. Namun, pergerakan emas tetap memiliki risiko koreksi dengan dua area support yang perlu dicermati.

Rentang Pergerakan yang Diproyeksikan

Pengamat komoditas dan emas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas Antam bergerak dalam kisaran Rp2.430.000 sampai Rp2.720.000 per gram. Rentang ini menunjukkan potensi pergerakan yang cukup lebar dari posisi penutupan Rp2.614.000 per gram.

Posisi penutupan tersebut berada di atas support pertama Rp2.590.000 per gram. Di saat yang sama, harga masih berada di bawah resistance pertama Rp2.634.000 per gram.

Jenis Level Harga per Gram Arti Pergerakan
Resistance pertama Rp2.634.000 Area kenaikan awal
Resistance kedua Rp2.720.000 Area kenaikan lanjutan
Support pertama Rp2.590.000 Area penopang awal
Support kedua Rp2.430.000 Area penopang berikutnya

Resistance merupakan area yang dapat menghambat kenaikan harga, sedangkan support menjadi area penopang saat harga melemah. Dalam proyeksi Ibrahim, dua level di masing-masing sisi itu menjadi acuan utama bagi pergerakan emas Antam pada pekan mendatang.

Rp2.634.000 Menjadi Level Awal Penguatan

Menurut riset Ibrahim yang dikutip Suara.com, resistance pertama emas logam mulia berada di Rp2.634.000 per gram. Level Rp2.720.000 per gram kemudian ditempatkan sebagai resistance kedua apabila kenaikan harga berlanjut.

Selisih antara harga penutupan dan resistance pertama mencapai Rp20.000 per gram. Karena jaraknya relatif dekat, kemampuan harga mendekati atau menembus level tersebut akan menjadi salah satu perkembangan yang diperhatikan pasar.

Proyeksi tertinggi Rp2.720.000 per gram berada Rp106.000 di atas resistance pertama. Area ini menggambarkan batas atas rentang harga emas Antam yang diperkirakan Ibrahim untuk sepekan ke depan.

Dua Area Penopang Saat Harga Melemah

Di sisi bawah, Rp2.590.000 per gram diproyeksikan sebagai support pertama. Level itu berjarak Rp24.000 dari harga penutupan Rp2.614.000 per gram.

Apabila tekanan harga berlanjut, support berikutnya berada di Rp2.430.000 per gram. Batas bawah ini juga menjadi level terendah dalam rentang proyeksi harga emas Antam yang disampaikan Ibrahim.

Jarak yang lebar antara support kedua dan resistance kedua menandakan ruang pergerakan harga masih terbuka pada kedua arah. Karena itu, pergerakan di sekitar Rp2.590.000 dan Rp2.634.000 menjadi area penting dalam proyeksi tersebut.

Emas Dunia Turut Menjadi Konteks

Arah harga emas Antam juga dikaitkan dengan pergerakan emas dunia. Tekanan pada harga emas dunia disebut berkurang ketika konflik Amerika Serikat dan Iran kembali memanas.

Untuk pasar global, Ibrahim memperkirakan emas dunia ditransaksikan pada kisaran 3.856 dolar AS hingga 4.149 dolar AS per troy ounce selama sepekan mendatang. Rentang harga global tersebut menjadi konteks yang menyertai proyeksi pergerakan harga emas Antam di dalam negeri.

Dengan harga penutupan masih berada di antara support pertama dan resistance pertama, pasar akan memantau arah pergerakan berikutnya. Level Rp2.634.000 per gram berada di sisi atas, sementara Rp2.590.000 dan Rp2.430.000 per gram menjadi area penopang apabila harga melemah.

Source: www.suara.com
Terbaru