Harga BBM nonsubsidi di Sulawesi kembali berubah, dan penyesuaiannya kali ini paling terasa pada kelompok diesel serta bensin beroktan tinggi. Pertamina Patra Niaga menurunkan sejumlah harga mulai 1 Juta 2026 pukul 00.00 WITA untuk seluruh wilayah Sulawesi.
Yang menarik, tidak semua produk ikut turun. Pertamax RON 92 dan BBM subsidi justru dipertahankan, sehingga konsumen di Sulawesi melihat perubahan yang cukup selektif pada daftar harga terbaru.
Penyesuaian yang paling besar ada di diesel premium
Penurunan terdalam terjadi pada Pertamina Dex CN 53. Harganya turun Rp3.700 per liter dari Rp25.350 menjadi Rp21.650, setara koreksi sekitar 14,60 persen.
Dexlite CN 51 juga ikut turun cukup tajam. Produk ini terkoreksi Rp3.350 per liter, dari Rp23.500 menjadi Rp20.150 atau sekitar 14,26 persen.
Bensin beroktan tinggi ikut terkoreksi
Di kelompok bensin nonsubsidi, Pertamax Turbo RON 98 turun Rp1.450 per liter. Harga barunya menjadi Rp19.750 dari sebelumnya Rp21.200, atau turun sekitar 6,8 persen.
Sementara itu, Pertamax RON 92 tidak berubah dan tetap dipatok Rp16.650 per liter di wilayah Sulawesi. Pertalite juga bertahan di Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Seluruh Sulawesi ikut dalam penyesuaian
Area yang masuk penyesuaian mencakup Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Pertamina menyebut kebijakan harga ini sebagai agenda rutin yang mempertimbangkan fluktuasi harga minyak mentah dunia, kondisi fiskal, dan daya beli masyarakat.
Corporate Communication Vice President Pertamina Niaga, Kitty Andhora, juga menegaskan bahwa harga tidak diseragamkan untuk semua produk. Bersama pemerintah, Pertamina memilih tidak mengubah BBM subsidi dan Pertamax RON 92 agar beban konsumen tidak bertambah.
Daftar harga terbaru BBM di Sulawesi
| Jenis BBM | Harga terbaru per liter | Perubahan |
|---|---|---|
| Pertamax Turbo (RON 98) | Rp19.750 | Turun Rp1.450 |
| Pertamina Dex (CN 53) | Rp21.650 | Turun Rp3.700 |
| Dexlite (CN 51) | Rp20.150 | Turun Rp3.350 |
| Pertamax (RON 92) | Rp16.650 | Tetap |
| Pertalite | Rp10.000 | Tetap |
| Biosolar | Rp6.800 | Tetap |
Daftar itu juga sudah mencakup Pajak Atas Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB sebesar 7,5 persen. Artinya, harga yang tercantum adalah harga yang langsung dibayarkan konsumen di wilayah tersebut.
Bagi pengguna kendaraan di Sulawesi, perubahan paling terasa akan datang dari Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite. Di sisi lain, pengguna Pertamax, Pertalite, dan Biosolar tidak akan melihat perubahan pada tarif pembelian per liter.
Pertamina menekankan bahwa evaluasi harga BBM nonsubsidi tetap menjadi bagian dari penyesuaian rutin. Mutu produk dan efisiensi bahan bakar tetap dijaga, sementara harga di lapangan disesuaikan dengan kondisi pasar dan kemampuan masyarakat.







