Penurunan harga bahan bakar minyak nonsubsidi pada 16 Juli 2026 paling terasa di segmen diesel. Sejumlah jaringan SPBU besar memangkas harga produk dieselnya hingga ribuan rupiah per liter, sementara banyak produk bensin masih bertahan di posisi sebelumnya.
Perubahan ini mencakup Pertamina, BP-AKR, Shell, Vivo Energy Indonesia, serta Mobil Indostation. Data harga yang dilaporkan CNBC Indonesia menunjukkan arah penyesuaian yang serupa, terutama untuk bahan bakar diesel.
Diesel Menjadi Produk dengan Koreksi Terdalam
Di Jabodetabek, Pertamina menurunkan harga Pertamina Dex dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter. Artinya, produk tersebut mengalami koreksi Rp3.650 per liter, menjadi penurunan nominal terbesar di antara produk Pertamina yang tercantum.
Dexlite juga turun cukup dalam, yakni Rp3.300 per liter dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter. Pertamax Turbo ikut terkoreksi Rp1.450 per liter, dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter.
Penyesuaian pada jaringan lain juga terpusat pada diesel. BP Ultimate Diesel kini dipatok Rp21.340 per liter dari sebelumnya Rp25.060 per liter, sedangkan Shell V-Power Diesel turun dari Rp24.490 menjadi Rp21.340 per liter.
| SPBU | Produk Diesel | Harga Mulai 16 Juli 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Pertamina | Dexlite | Rp19.700/liter | Turun dari Rp23.000/liter |
| Pertamina | Pertamina Dex | Rp21.150/liter | Turun dari Rp24.800/liter |
| BP-AKR | BP Ultimate Diesel | Rp21.340/liter | Turun dari Rp25.060/liter |
| Shell | Shell V-Power Diesel | Rp21.340/liter | Turun dari Rp24.490/liter |
| Vivo | Diesel Primus | Rp21.340/liter | Harga tercantum |
Bensin Pertamina Tidak Berubah
Berbeda dari diesel, harga beberapa bensin nonsubsidi Pertamina di Jabodetabek tidak mengalami perubahan. Pertamax tetap dijual Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 bertahan di Rp17.000 per liter.
Pertamax Turbo masih menjadi pengecualian karena harganya turun menjadi Rp19.300 per liter. Sementara itu, Pertalite dan Solar subsidi disebut tidak berubah dalam penyesuaian yang berlaku 16 Juli 2026.
| SPBU | Produk Bensin | Harga | Status |
|---|---|---|---|
| Pertamina | Pertamax | Rp16.250/liter | Tetap |
| Pertamina | Pertamax Green 95 | Rp17.000/liter | Tetap |
| Pertamina | Pertamax Turbo | Rp19.300/liter | Turun dari Rp20.750/liter |
| BP-AKR | BP 92 | Rp16.670/liter | Tetap |
| BP-AKR | BP Ultimate | Rp17.240/liter | Tetap |
| Vivo | Revvo 92 | Rp16.670/liter | Harga tercantum |
| Vivo | Revvo 95 | Rp17.240/liter | Harga tercantum |
| Mobil Indostation | Gasoline 92 | Rp16.670/liter | Harga tercantum |
Harga BP-AKR dan Vivo Berada di Level Serupa
Untuk produk bensin, BP-AKR menetapkan BP 92 di level Rp16.670 per liter dan BP Ultimate Rp17.240 per liter. Kedua harga tersebut tidak berubah berdasarkan daftar yang tersedia.
Vivo mencatat angka yang sama pada dua produk bensinnya. Revvo 92 dijual Rp16.670 per liter, sedangkan Revvo 95 dipatok Rp17.240 per liter.
Produk Diesel Primus milik Vivo tercantum seharga Rp21.340 per liter. Angka itu sama dengan harga terbaru BP Ultimate Diesel dan Shell V-Power Diesel dalam daftar penyesuaian ini.
Harga Bensin Shell Belum Tercantum
Shell hanya mencantumkan pembaruan harga untuk Shell V-Power Diesel, yang kini berada di Rp21.340 per liter. Harga Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tercantum dalam daftar yang dilaporkan.
Mobil Indostation turut masuk dalam daftar melalui produk Gasoline 92 dengan harga Rp16.670 per liter. Penyesuaian lintas jaringan ini memperlihatkan bahwa penurunan paling kuat terjadi pada bahan bakar diesel, sementara pilihan bensin di sejumlah SPBU cenderung tetap.
