Harga BBM Pertamina pada 17 Juli 2026 masih bertahan di level yang sama sejak penyesuaian awal bulan. Bagi pengguna kendaraan, kondisi ini membuat tarif Pertalite, Pertamax, hingga Biosolar Subsidi belum mengalami perubahan di wilayah pemasarannya.
Meski harga produk subsidi seragam dalam daftar yang tersedia, konsumen perlu mencermati perbedaan besar pada BBM nonsubsidi antarwilayah. Selisih harga Pertamax antara FTZ Sabang dan sejumlah wilayah dengan tarif tertinggi mencapai Rp1.750 per liter.
Produk Subsidi Tetap di Harga Sama
Pertalite RON 90 masih dibanderol Rp10.000 per liter di seluruh wilayah yang tercantum dalam daftar harga. Biosolar Subsidi dengan CN 48 juga tetap berada pada harga Rp6.800 per liter.
Tarif yang seragam tersebut berbeda dengan produk bensin dan diesel nonsubsidi, yang nilainya menyesuaikan wilayah pemasaran. Biaya distribusi, kondisi geografis, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB, serta kebijakan khusus daerah menjadi faktor pembeda.
Tarif di Pulau Jawa
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur memakai tarif yang sama untuk sejumlah produk Pertamina. Wilayah ini menjadi salah satu acuan karena harga produk nonsubsidinya relatif lebih rendah dibanding beberapa daerah lain.
| Jenis BBM | Spesifikasi | Harga per Liter |
|---|---|---|
| Pertalite | RON 90 | Rp10.000 |
| Biosolar Subsidi | CN 48 | Rp6.800 |
| Pertamax | RON 92 | Rp16.250 |
| Pertamax Pertashop | – | Rp16.150 |
| Pertamax Green 95 | RON 95 | Rp17.000 |
| Pertamax Turbo | RON 98 | Rp19.300 |
| Dexlite | CN 51 | Rp19.700 |
| Pertamina Dex | CN 53 | Rp21.150 |
Pertamax di Pulau Jawa dipatok Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Turbo berada di Rp19.300 per liter. Untuk kendaraan diesel, Dexlite dijual Rp19.700 per liter dan Pertamina Dex Rp21.150 per liter.
Sabang Paling Rendah, Sejumlah Daerah di Rp17.000
Daftar harga yang dihimpun Moladin mencatat FTZ Sabang sebagai wilayah dengan tarif Pertamax paling rendah, yakni Rp15.250 per liter. Di wilayah ini, Dexlite tercatat Rp18.450 per liter, sementara Pertamax Turbo dan Pertamina Dex tidak tercantum dalam daftar yang tersedia.
Tarif Pertamax tertinggi dalam daftar berada di Rp17.000 per liter untuk Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Pertamax Turbo di kelompok wilayah tersebut mencapai Rp20.150 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing Rp20.550 serta Rp22.100 per liter.
| Wilayah | Pertamax | Pertamax Turbo | Dexlite / Pertamina Dex |
|---|---|---|---|
| FTZ Sabang | Rp15.250 | – | Rp18.450 / – |
| FTZ Batam | Rp15.500 | Rp18.350 | Rp18.700 / Rp20.100 |
| Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT | Rp16.250 | Rp19.300 | Rp19.700 / Rp21.150 |
| Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Babel, Lampung | Rp16.650 | Rp19.750 | Rp20.150 / Rp21.650 |
| Sumatera Barat, Riau, Kepri, Kalsel, Kaltara | Rp17.000 | Rp20.150 | Rp20.550 / Rp22.100 |
FTZ Batam juga memiliki tarif yang lebih rendah dibanding banyak wilayah lain, dengan Pertamax Rp15.500 per liter. Pertamax Turbo di Batam dipatok Rp18.350 per liter, Dexlite Rp18.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp20.100 per liter.
Produk Tertentu Belum Tersedia Merata
Pertamax Green 95 dalam daftar harga 17 Juli 2026 tercantum di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Harga produk RON 95 tersebut berada di Rp17.000 per liter dan tidak dicantumkan untuk wilayah lain pada data yang tersedia.
Pertamax Turbo tidak tercantum di FTZ Sabang serta Maluku dan Maluku Utara. Pertamina Dex juga tidak muncul dalam daftar untuk FTZ Sabang, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
Penyesuaian terakhir pada 1 Juli 2026 menyentuh Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara Pertamax serta Pertamax Green 95 telah bertahan lebih lama karena terakhir berubah pada 10 Juni 2026.
Pengendara yang mengisi bahan bakar di luar wilayah domisili perlu memeriksa tarif setempat, terutama untuk produk nonsubsidi. Hingga 17 Juli 2026, belum ada penyesuaian lanjutan pada harga yang tercantum dalam daftar tersebut.







