Haaland Kembali Kuasai Sepatu Emas, Jaraknya Jauh dari Para Pengejar Liga Inggris

Erling Haaland kembali jadi pusat perhatian di Liga Inggris setelah memastikan gelar top skor musim 2025-2026. Striker Manchester City itu menutup musim dengan 27 gol dari 35 pertandingan dan kembali mengangkat Sepatu Emas ke koleksinya.

Pencapaian itu terasa menonjol karena Haaland unggul cukup jauh dari para pesaing terdekatnya. Igor Thiago dari Brentford finis di posisi kedua dengan 22 gol, sementara Antoine Semenyo menyusul di urutan ketiga dengan 17 gol.

Haaland mengunci gelar di pekan terakhir

Kepastian gelar top skor datang saat Liga Inggris musim ini berakhir pada Minggu (24/5/2026). Haaland tidak menambah gol pada laga terakhir Manchester City, yang kalah 1-2 dari Aston Villa.

Pep Guardiola memilih mengistirahatkan Haaland pada pertandingan tersebut. Keputusan itu tidak memengaruhi posisinya di puncak daftar pencetak gol karena selisih golnya sudah aman dari para pesaing terdekat.

Daftar lima besar top skor Liga Inggris

Persaingan di papan atas tetap menarik hingga akhir musim. Selain Haaland, nama-nama seperti Igor Thiago, Antoine Semenyo, Ollie Watkins, dan Morgan Gibbs-White masuk dalam lima besar pencetak gol terbanyak.

Berikut daftar top skor Liga Inggris 2025-2026:

  1. Erling Haaland — 27 gol
  2. Igor Thiago — 22 gol
  3. Antoine Semenyo — 17 gol
  4. Ollie Watkins — 16 gol
  5. Morgan Gibbs-White — 15 gol

Selisih gol yang cukup lebar di antara Haaland dan para pesaingnya menunjukkan betapa konsistennya performa sang striker sepanjang musim.

Gelar ketiga untuk Haaland

Catatan ini menambah panjang koleksi prestasi Haaland di Inggris. Gelar top skor musim 2025-2026 menjadi yang ketiga baginya setelah sebelumnya juga meraih status pencetak gol terbanyak pada musim 2022-2023 dan 2023-2024.

Musim 2022-2023 juga menjadi periode penting dalam kariernya bersama Manchester City. Saat itu, Haaland bukan hanya merebut Sepatu Emas, tetapi juga ikut membantu The Citizens meraih treble winners.

Musim Manchester City tidak berakhir dengan gelar liga

Di sisi lain, Manchester City tidak menutup kompetisi dengan trofi Liga Inggris. Tim asuhan Guardiola tetap membawa pulang dua gelar domestik, yakni Piala Liga Inggris dan Piala FA, tetapi harus menyerahkan mahkota liga kepada Arsenal.

Arsenal memastikan gelar juara setelah Manchester City gagal menjaga jarak usai bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada pekan sebelumnya. Situasi itu membuat akhir musim tidak hanya memusatkan perhatian pada perebutan gelar juara, tetapi juga pada dominasi Haaland di daftar pencetak gol.

Bagi Manchester City, musim ini tetap menunjukkan daya saing di level domestik. Namun bagi Haaland, penutup musim justru menegaskan lagi reputasinya sebagai salah satu penyerang paling produktif di Liga Inggris.

Source: bola.bisnis.com

Baca Juga

Back to top button