Google tampaknya sedang mengubah arah Fitbit dari sekadar perangkat kebugaran menjadi layanan kesehatan berbasis AI. Fitbit Air menjadi sinyal paling jelas dari strategi itu karena Google justru menghapus layar, tombol, dan notifikasi agar perangkat bekerja pasif di latar belakang.
Langkah ini membuat Fitbit Air berbeda dari wearable yang biasa menonjolkan tampilan jam dan interaksi langsung. Semua data yang terkumpul kemudian diolah oleh AI Gemini di aplikasi pendamping untuk memberi saran kebugaran, panduan tidur, dan rekomendasi wellness yang lebih personal.
Fitbit Air dibanderol $100 dan sudah tersedia untuk preorder. Google juga menyiapkan edisi khusus Stephen Curry dengan harga $130, sementara penjualan reguler dijadwalkan dimulai pada 26 Mei.
Perangkat ini mendukung Android dan iPhone, sehingga Google tidak membatasi Fitbit Air pada satu ekosistem saja. Pendekatan itu memperluas peluang pemakaian di luar pengguna ponsel tertentu.
Fokus pada pemantauan pasif
Google menyebut Fitbit Air sebagai wrist strap ringan yang hanya berfokus pada pemantauan kesehatan. Bobotnya 12 gram termasuk tali, sehingga perangkat ini ditujukan untuk dipakai terus-menerus di pergelangan tangan.
Tanpa layar, perangkat ini tidak menampilkan notifikasi maupun jam. Google merancangnya agar pengguna tidak perlu terus memeriksa perangkat, karena semua proses utama berlangsung lewat pengumpulan data secara pasif.
Di kelas pelacak kebugaran, fitur yang dibawa tetap cukup lengkap. Fitbit Air dapat memantau detak jantung secara kontinu, melacak tahapan tidur, dan menghasilkan Sleep Score.
Perangkat ini juga mendukung peringatan irama jantung tidak teratur yang dikaitkan dengan tanda-tanda AFib. Selain itu, pengguna bisa melihat heart rate variability atau HRV untuk membantu memahami pemulihan tubuh dan tingkat stres.
Untuk aktivitas fisik, Fitbit Air mendukung pelacakan latihan otomatis. Perangkat ini dapat mengenali lebih dari 140 jenis aktivitas tanpa pengguna harus memulai sesi olahraga secara manual.
Daftar aktivitas itu mencakup jalan kaki, lari, bersepeda, rowing, hingga latihan di gym. Google juga menyertakan metrik seperti weekly cardio load, readiness scores, langkah, dan pelacakan jarak.
Fitur lain yang tersedia adalah alarm getar senyap dan Smart Wake. Fitur Smart Wake dirancang untuk membangunkan pengguna pada momen yang lebih baik dalam siklus tidurnya.
Google mengklaim Fitbit Air memakai model machine learning baru yang 15 persen lebih akurat dibanding versi sebelumnya. Perusahaan juga menyebut perangkat ini dinilai lebih nyaman daripada para pesaing utama dalam studi persepsi konsumen independen.
AI Gemini jadi pusat pengalaman
Nilai utama Fitbit Air tidak hanya ada pada sensornya, tetapi pada cara Google mengolah datanya. AI Gemini menjadi mesin analisis yang mengubah data mentah menjadi panduan kesehatan yang lebih relevan bagi tiap pengguna.
Lewat aplikasi pendamping, AI dapat menyusun rencana latihan yang disesuaikan. Sistem yang sama juga memberi saran pemulihan dan insight tidur berdasarkan data yang terekam dari perangkat.
Strategi ini menunjukkan pergeseran fokus Google dari penjualan perangkat keras ke pengalaman kesehatan yang terpadu. Dalam model baru itu, AI menjadi penghubung utama antara data, kebiasaan pengguna, dan rekomendasi harian.
Aplikasi Fitbit ikut diganti
Bersamaan dengan peluncuran Fitbit Air, Google juga memperkenalkan aplikasi Google Health dengan desain baru. Aplikasi ini akan menggantikan Fitbit app melalui pembaruan otomatis mulai 19 Mei.
Pengguna Fitbit yang sudah ada tidak perlu melakukan langkah khusus. Data historis mereka akan tetap terbawa ke platform baru tersebut.
Google Fit juga diperkirakan akan dipindahkan ke platform yang sama pada akhir tahun ini. Langkah ini memperkuat konsolidasi layanan kesehatan Google ke dalam satu aplikasi terpadu.
Google Health menggabungkan informasi kesehatan dari wearable, Apple Health, Health Connect, dan rekam medis yang diunggah pengguna. Aplikasi ini dibagi ke dalam empat bagian utama, yakni Today, Fitness, Sleep, dan Health.
Di saat yang sama, AI Health Coach berbasis Gemini mulai diluncurkan lebih luas untuk pelanggan Google Health Premium. Layanan ini dapat mengubah data pengguna menjadi program olahraga khusus, saran pemulihan, serta insight tidur yang lebih personal.
AI Health Coach juga mampu menganalisis PDF, foto, dan rekam medis yang diunggah pengguna. Kemampuan itu dipakai untuk menghasilkan saran yang lebih spesifik berdasarkan kondisi dan data yang tersedia.
Google belum mengonfirmasi apakah Fitbit Air akan meluncur di India. Namun, karena produk Fitbit sudah dipasarkan di negara tersebut, peluang peluncuran di masa mendatang tetap terbuka.
Source: www.indiatoday.in






