Google Patents memang bisa dipakai langsung dari HP, tetapi banyak pengguna masih salah kaprah mengira layanan ini bisa diinstal seperti aplikasi biasa. Faktanya, aksesnya dilakukan lewat browser, lalu bisa dibuat shortcut di layar utama agar terasa lebih praktis.
Keuntungan cara ini cukup jelas. Pengguna tetap bisa mencari dan membaca dokumen paten dari berbagai negara tanpa perlu memasang aplikasi tambahan di ponsel.
Kenapa Google Patents Tidak Bisa Diinstal
Layanan Google Patents tidak tersedia sebagai aplikasi di toko aplikasi. Karena itu, cara resmi untuk memakainya di HP adalah membuka situsnya lewat browser.
Di situs tersebut, pengguna bisa menelusuri judul paten, nama penemu, nomor paten, gambar, dan dokumen paten. Informasi yang ditampilkan juga mencakup deskripsi teknis, diagram penemuan, nama perusahaan pemilik paten, serta status paten.
Cara Membukanya di HP
Cara paling cepat adalah membuka alamat https://patents.google.com di browser ponsel. Setelah itu, fitur pencarian dapat langsung dipakai untuk mencari paten yang diinginkan.
Metode ini tidak membutuhkan instalasi apa pun. Selama ponsel terhubung ke internet, layanan tetap bisa diakses dari berbagai perangkat.
Cara Membuat Shortcut di Layar Utama
Agar akses lebih cepat, Google Patents bisa disimpan sebagai shortcut di layar utama. Pintasan ini tidak mengubah layanan menjadi aplikasi asli, tetapi membuat aksesnya lebih ringkas.
| Perangkat | Langkah Singkat | Hasil |
|---|---|---|
| Android | Buka situs, tap menu, pilih Add to Home screen, lalu simpan | Pintasan muncul di layar utama |
| iPhone | Buka situs, tap tombol Share, lalu pilih Add to Home Screen | Pintasan muncul di layar utama |
Dengan shortcut, pengguna tidak perlu mengetik alamat situs setiap kali ingin membuka Google Patents. Cara ini menjadi solusi praktis bagi yang ingin akses cepat tanpa harus memasang aplikasi baru.
Fungsi Google Patents di HP
Google Patents berguna untuk pencarian dan penelusuran dokumen paten secara online. Layanan ini membantu pengguna melihat detail invensi dan membaca keterangan teknis dengan lebih mudah dari ponsel.
Selain itu, fitur yang tersedia juga menampilkan gambar dan diagram penemuan. Data seperti nama penemu dan perusahaan pemilik paten ikut disertakan, sehingga informasi yang muncul terasa lebih lengkap.
Hal yang Perlu Dibedakan
Poin penting yang perlu dipahami adalah perbedaan antara instalasi aplikasi dan pembuatan shortcut. Google Patents tidak bisa dipasang sebagai aplikasi, tetapi tetap bisa dibuatkan pintasan agar aksesnya terasa lebih cepat.
Jalur browser tetap menjadi cara paling sederhana untuk membukanya. Bagi pengguna yang sering menelusuri paten, shortcut di layar utama bisa menjadi opsi paling praktis tanpa mengubah cara kerja layanan tersebut.
Source: mediaindonesia.com






