GitHub Bobol Dari Dalam, Ribuan Repositori Internal Diduga Sudah Ditawarkan للبيع

GitHub mengonfirmasi ada akses tidak sah ke repositori internalnya setelah kelompok peretas mengklaim telah mencuri kode sumber platform tersebut dan menawarkannya untuk dijual. Kasus ini langsung menyita perhatian karena GitHub menjadi salah satu pusat terbesar bagi pengembangan perangkat lunak dunia.

Yang paling penting, perusahaan menyatakan sejauh ini tidak ada bukti bahwa data pelanggan ikut terdampak di luar repositori internal. Meski begitu, investigasi masih berjalan dan GitHub menegaskan akan memberi tahu pelanggan bila ditemukan dampak lanjutan.

Klaim penjualan data internal

Kelompok yang mengaku bertanggung jawab dikenal dengan nama TeamPCP. Mereka disebut berhasil masuk ke sistem internal GitHub dan memperoleh data organisasi berpemilik serta kode sumber yang menjalankan platform tersebut.

Dark Web Informer melaporkan TeamPCP meminta lebih dari $50.000 untuk dataset yang mereka sebut berisi sekitar 4.000 repositori privat terkait platform utama GitHub. Dalam pembaruan terpisah, GitHub menyebut klaim soal sekitar 3.800 repositori sejauh ini sejalan secara umum dengan hasil investigasi internal.

Repositori adalah folder proyek yang menyimpan riwayat seluruh perubahan kode. Jika data seperti ini benar diakses pihak jahat, materi tersebut dapat dipakai untuk mencari celah keamanan baru di sistem GitHub.

TeamPCP juga disebut mempublikasikan daftar file dan tangkapan layar yang menampilkan nama arsip repositori. Kelompok itu bahkan mengaku bersedia memberikan sampel kepada calon pembeli serius untuk membuktikan keaslian data.

Respons GitHub

Melalui X, GitHub mengakui telah terjadi akses tanpa otorisasi ke repositori internalnya. Perusahaan menegaskan belum menemukan bukti adanya dampak terhadap informasi pelanggan yang disimpan di luar repositori internal GitHub, termasuk milik enterprise, organisasi, dan repositori pelanggan.

GitHub mengatakan pihaknya terus memantau infrastruktur untuk mengantisipasi aktivitas lanjutan setelah insiden tersebut. Platform milik Microsoft itu juga menyatakan akan memakai saluran respons insiden dan notifikasi yang sudah ada jika nanti ditemukan dampak terhadap pelanggan.

Dalam pembaruan berikutnya, GitHub mengatakan telah mendeteksi dan menahan kompromi pada satu perangkat karyawan. Insiden itu disebut melibatkan ekstensi Microsoft Visual Studio Code berbahaya yang telah disusupi.

Menurut GitHub, versi ekstensi berbahaya tersebut sudah dihapus dan endpoint yang terdampak telah diisolasi. Perusahaan juga menyebut proses respons insiden dimulai segera setelah temuan itu teridentifikasi.

GitHub menambahkan akan menerbitkan laporan yang lebih lengkap setelah investigasi selesai. Pernyataan ini menunjukkan cakupan insiden dan jalur masuk penyerang masih terus ditelaah.

Siapa TeamPCP

Google Threat Intelligence Group melacak TeamPCP dengan nama UNC6780. Kelompok ini kerap digambarkan bermotif finansial dan dikaitkan dengan serangan rantai pasok perangkat lunak yang menargetkan paket open-source.

Kelompok yang sama sebelumnya dikaitkan dengan serangan yang melibatkan Trivy Vulnerability Scanner, Checkmarx, dan LiteLLM. Rekam jejak itu membuat klaim terbaru terhadap GitHub dipandang serius oleh komunitas keamanan siber.

TeamPCP juga menyatakan mereka tidak sedang memeras GitHub. Dalam unggahan yang beredar, kelompok itu mengatakan akan menghancurkan data di pihak mereka jika ada satu pembeli, tetapi akan membocorkannya gratis jika tidak ada yang membeli.

Pernyataan tersebut menambah tekanan dalam kasus ini karena data yang diklaim dicuri tidak hanya berisiko diperjualbelikan, tetapi juga berpotensi disebarkan luas. Risiko seperti itu dapat memperbesar peluang penyalahgunaan jika isi data benar dan dapat dieksploitasi.

Mengapa insiden ini penting

GitHub memegang posisi sangat penting dalam ekosistem pengembangan perangkat lunak global. Karena itu, insiden yang menyentuh kode internal platform ini memicu kekhawatiran lebih luas, meski perusahaan menegaskan bahwa data pengguna belum terlihat terdampak.

Fokus utama saat ini ada pada kode internal dan repositori privat milik GitHub sendiri, bukan repositori pelanggan. Namun, akses terhadap kode internal dapat memberi penyerang wawasan teknis yang bernilai untuk mencari kelemahan baru.

Setelah insiden mencuat, sebuah akun X yang diyakini terkait TeamPCP menuduh GitHub terlambat memberi tahu publik. Tuduhan itu belum mengubah posisi resmi GitHub, yang sejauh ini tetap menyatakan investigasi sedang berlangsung dan pemantauan lanjutan terus dilakukan.

Dengan skala layanan GitHub, perkembangan berikutnya akan menjadi perhatian besar bagi pelaku industri teknologi dan komunitas keamanan. Untuk sementara, titik pentingnya tetap sama: ada akses tidak sah ke repositori internal, penyelidikan aktif masih berlangsung, dan GitHub belum menemukan bukti bahwa data pelanggan ikut terkompromi.

Source: www.indiatoday.in
Terkait