GIIAS 2026 Tetap Di ICE BSD, Nasib Pindah Ke PIK 2 Untuk 2027 Masih Abu-Abu

GIIAS 2026 dipastikan tetap berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Kepastian ini sekaligus meredam spekulasi bahwa pameran otomotif besar tersebut akan bergeser ke NICE PIK 2.

Namun, arah untuk 2027 masih belum jelas. Lokasi penyelenggaraan setelah 2026 masih dikaji, dan pihak penyelenggara belum mengambil keputusan final.

Kepastian untuk 2026 penting karena GIIAS termasuk salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia. Setiap tahun, ajang ini menarik ribuan pengunjung, sekaligus mendatangkan peserta pameran, media, dan tamu dari berbagai daerah hingga luar negeri.

CEO Seven Event, Andy Wismarsyah, menyampaikan bahwa keputusan untuk lokasi GIIAS setelah 2026 belum ditetapkan. Penyelenggara masih mengevaluasi sejumlah faktor sebelum menentukan apakah perpindahan venue memang layak dilakukan.

Akses dan akomodasi jadi sorotan

Salah satu pertimbangan utama dalam pembahasan venue adalah akses menuju area pameran. Kemudahan transportasi dinilai sangat penting untuk mendukung mobilitas pengunjung dan semua pihak yang terlibat dalam acara.

Selain akses, akomodasi juga masuk dalam penilaian. Ketersediaan hotel dan penginapan dengan kapasitas memadai serta harga yang terjangkau menjadi faktor penting sebelum keputusan besar diambil.

Karena itu, penyelenggara tidak terburu-buru menentukan lokasi baru. Meski pembicaraan soal venue alternatif terus berkembang, GIIAS 2027 masih berada dalam tahap evaluasi.

NICE PIK 2 masih dipelajari

Nama NICE PIK 2 mencuat karena kawasan ini hadir dengan skala yang lebih besar. Kondisi itu memunculkan anggapan bahwa lokasi tersebut berpeluang menjadi rumah baru bagi pameran otomotif di masa mendatang.

Meski begitu, penyelenggara masih mengumpulkan informasi terkait kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung di sekitar NICE PIK 2. Proses ini menjadi dasar sebelum keputusan tentang lokasi GIIAS 2027 benar-benar ditetapkan.

Secara keseluruhan, NICE PIK 2 memiliki luas sekitar 400 ribu meter persegi. Sebagai pembanding, ICE BSD City memiliki luas sekitar 220 ribu meter persegi.

Di area hall pameran indoor, selisih keduanya tidak terlalu jauh. NICE PIK 2 memiliki area indoor sekitar 55.100 meter persegi, sedangkan ICE BSD City sekitar 50 ribu meter persegi.

Perbandingan itu menunjukkan bahwa perpindahan venue tidak hanya soal luas lahan. Ada faktor operasional yang lebih dekat dengan pengalaman peserta dan pengunjung yang juga harus dipastikan siap.

Mengapa ICE BSD masih dipertahankan

Tetap dipilihnya ICE BSD untuk GIIAS 2026 menegaskan bahwa venue ini masih dianggap memenuhi kebutuhan acara. Lokasi tersebut sudah dikenal oleh pelaku industri dan publik, serta didukung fasilitas yang dinilai memadai.

Untuk pameran berskala besar, akses dan akomodasi bukan sekadar pelengkap. Dua faktor itu sangat menentukan kelancaran kehadiran exhibitor, distribusi logistik, kenyamanan media, dan pengalaman pengunjung selama acara berlangsung.

Karena itu, perpindahan ke venue baru membutuhkan pertimbangan yang lebih luas daripada sekadar kapasitas bangunan. Lingkungan sekitar area pameran, dukungan transportasi, dan kesiapan fasilitas penunjang harus sama-sama dipastikan.

NICE PIK 2 memang dinilai punya potensi sebagai lokasi pameran otomotif masa depan. Kapasitas yang lebih besar membuat kawasan ini terlihat menjanjikan untuk menampung kebutuhan event besar yang terus berkembang.

Meski demikian, potensi itu masih harus diuji dengan kesiapan nyata di lapangan. Selama aksesibilitas dan akomodasi belum sepenuhnya meyakinkan, penyelenggara masih menahan keputusan untuk memindahkan GIIAS dari ICE BSD City.

Untuk saat ini, arah paling jelas adalah GIIAS 2026 tetap digelar di ICE BSD, Tangerang. Setelah itu, keputusan untuk 2027 akan ditentukan berdasarkan evaluasi lanjutan terhadap kesiapan NICE PIK 2 dan faktor pendukung lainnya.

Source: kabaroto.com

Baca Juga

Back to top button