Gemini di Google Sheets kini jauh lebih mudah dipakai oleh pengguna di berbagai negara. Google menambahkan dukungan untuk 28 bahasa baru, sehingga perintah alami tidak lagi terbatas pada bahasa Inggris.
Perluasan ini penting karena banyak orang memakai spreadsheet untuk pekerjaan harian, tetapi tidak semua terbiasa dengan rumus, pivot table, atau pengaturan data yang kompleks. Dengan Gemini, pengguna bisa memberi instruksi dalam bahasa yang paling nyaman, lalu sistem membantu menyusun dan mengedit lembar kerja.
Lebih dekat ke cara kerja pengguna
Google menyebut kemampuan baru ini sudah tersedia mulai hari ini untuk semua pengguna yang memang sudah punya akses ke Gemini di Sheets. Jadi, yang berubah bukan fitur barunya, melainkan jangkauan bahasa yang kini lebih luas.
Tambahan 28 bahasa ini mencakup Spanyol, Portugis, Jepang, Arab, dan Finlandia. Dukungan yang lebih luas membuat Gemini lebih relevan untuk pengguna lintas wilayah dan tim yang bekerja dalam bahasa berbeda.
Dalam praktiknya, pengguna dapat meminta Gemini membuat spreadsheet atau mengeditnya dengan bahasa asli mereka. Bagi tim internasional, kemampuan ini bisa mengurangi kebutuhan untuk menyeragamkan semua pekerjaan hanya dalam satu bahasa.
Android Authority mencatat bahwa dalam pengujian, Gemini bisa diminta dalam bahasa Spanyol untuk membuat spreadsheet laba-rugi dengan data contoh dan hasilnya berjalan baik. Saat instruksi lanjutan diberikan dalam bahasa Inggris, sistem juga tetap dapat menanganinya.
Apa saja yang bisa dilakukan Gemini di Sheets
Gemini di Google Sheets dirancang untuk membantu pengguna membuat spreadsheet tanpa perlu pengetahuan mendalam terlebih dahulu. Cukup dengan prompt, Gemini dapat membantu menyusun hasil yang diinginkan.
Google sebelumnya juga telah memperluas kemampuan Gemini di Sheets agar pengguna bisa membuat spreadsheet utuh hanya dari perintah teks. Fitur itu mencakup pembuatan pivot table, penyisipan rumus kompleks secara otomatis, dan bantuan optimasi.
Kemampuan seperti ini membuat Sheets lebih mudah diakses oleh pengguna yang selama ini merasa antarmuka spreadsheet terlalu teknis. Tugas yang biasanya memerlukan pemahaman formula dan struktur data kini bisa dimulai dengan bahasa sehari-hari.
Bagi pengguna yang lebih mahir, Gemini juga dapat mempercepat pekerjaan berulang. Alih-alih menyusun rumus atau mengatur elemen secara manual, pengguna bisa mengarahkan perubahan lewat instruksi singkat.
Dari terbatas di AS ke pemakaian yang lebih global
Saat Google meluncurkan gelombang fitur baru untuk Gemini di Sheets pada April, dukungannya masih terbatas pada bahasa Inggris di Amerika Serikat. Keterbatasan itu membuat banyak pengguna global belum bisa merasakan manfaat penuh dari integrasi AI tersebut.
Perluasan bahasa sekarang menjadi langkah penting karena salah satu hambatan terbesar AI produktivitas adalah bahasa antarmuka dan bahasa kerja pengguna. Ketika AI hanya bekerja optimal dalam bahasa tertentu, adopsinya cenderung terpusat di pasar tertentu saja.
Dengan pembaruan ini, Google memperluas relevansi Gemini di Sheets ke lebih banyak wilayah dan jenis organisasi. Nilainya bukan sekadar menambah daftar bahasa, tetapi juga membuka peluang penggunaan nyata dalam pekerjaan administrasi, analisis, dan pelaporan.
Google juga terus menanamkan Gemini lebih dalam ke rangkaian Workspace, termasuk Docs, Drive, dan Sheets. Langkah di Sheets ini memperlihatkan bagaimana AI mulai menjadi bagian inti dari cara pengguna membuat dokumen kerja.
Siapa yang bisa mengaksesnya
Dukungan bahasa baru ini tersedia untuk semua akun Workspace yang telah mengaktifkan Gemini for Workspace. Akses juga disebut tersedia untuk pengguna Business dan Enterprise.
Di luar pengguna Workspace, fitur ini juga dapat diakses oleh pengguna non-Workspace yang berlangganan Google AI Pro atau AI Ultra. Dengan demikian, jangkauan pembaruan ini tidak hanya terbatas pada pelanggan korporat.
Kombinasi antara perluasan bahasa dan model akses yang lebih luas membuat Gemini di Sheets berpotensi dipakai oleh banyak pengguna baru. Bagi sebagian orang, ini bisa menjadi titik awal untuk memakai spreadsheet tanpa harus lebih dulu mempelajari aspek teknis yang selama ini dianggap rumit.
Source: www.androidauthority.com






