Gemini di Pixel 10 Malah Mengganggu Gmail, Pengguna Tak Bisa Membalas Email

Sejumlah pengguna Google Pixel 10 justru menemui hambatan saat ingin membalas email di Gmail. Fitur AI Gemini yang digadang-gadang membantu produktivitas malah mengambil alih kolom pengetikan dan membuat keyboard virtual tidak muncul.

Masalah ini muncul ketika tombol balas ditekan dan fitur Help Me Write aktif. Alih-alih memberi bantuan menulis, antarmuka AI menutup area input utama sehingga pengetikan manual terhambat.

Gangguan yang terasa di fungsi paling dasar

Kasus ini menjadi sorotan karena menyentuh fungsi paling sederhana dalam aplikasi email, yaitu membalas pesan. Pada perangkat yang disebut memiliki integrasi AI paling dalam di ekosistem Google, gangguan seperti ini terasa lebih mengganggu bagi pengguna harian.

Di Pixel 10, sistem AI Gemini memang menjadi salah satu nilai jual utama. Teknologi ini dirancang untuk menyusun draf, merangkum pesan masuk, dan memberi saran teks otomatis agar pengguna bisa bekerja lebih cepat.

Namun, pada kondisi yang dilaporkan pengguna, bantuan tersebut berubah menjadi penghalang. Saat area pengetikan diambil alih antarmuka AI, akses penuh ke keyboard virtual ikut terblokir dan proses membalas email tidak berjalan normal.

Keluhan menyebar di komunitas pengguna Pixel

Gangguan itu memicu keluhan di berbagai forum komunitas Google Pixel. Banyak pengguna menilai masalah ini mengusik fungsi inti komunikasi yang semestinya bisa diandalkan pada ponsel kelas flagship.

Sebagian pengguna memilih menonaktifkan asisten virtual untuk sementara. Ada pula yang berpindah ke perangkat lain agar bisa membalas surat elektronik penting tanpa terganggu error pada Gmail.

Google belum memberi penjelasan resmi

Hingga informasi ini dihimpun, Google belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab utama gangguan tersebut. Perusahaan juga belum mengumumkan jadwal pembaruan yang bisa memperbaiki masalah ini secara massal.

Kondisi itu membuat pengguna Pixel 10 masih menunggu kepastian soal pemulihan fungsi Gmail. Di saat yang sama, kasus ini menunjukkan bahwa integrasi AI yang terlalu dalam juga bisa berisiko mengganggu fitur dasar yang paling sering dipakai.

Terkait