Harga Vivo dan iQOO Naik Lagi, Menunda Beli Ponsel Bisa Bikin Lebih Mahal

Kenaikan harga ponsel kembali menghantam pasar India, dan kali ini giliran empat model dari Vivo serta iQOO yang ikut terdampak. Selisihnya tidak kecil, karena kenaikan mencapai Rs 1.000 hingga Rs 3.000 tergantung model dan varian.

Yang membuatnya lebih menarik, beberapa perangkat ini bukan baru sekali naik. Tiga model iQOO bahkan tercatat sudah mengalami penyesuaian harga untuk kedua kalinya dalam dua bulan, sehingga menunda pembelian kini terasa semakin berisiko bagi calon pembeli.

Vivo T5 Pro jadi yang paling terdampak

Di antara empat model yang berubah harga, Vivo T5 Pro mencatat kenaikan paling besar. Varian 8 GB + 128 GB naik dari Rs 29.999 menjadi Rs 32.999, sedangkan varian 8 GB + 256 GB bergerak dari Rs 33.999 ke Rs 36.999.

Kedua varian tersebut sama-sama naik Rs 3.000. Lonjakan ini langsung menempatkan Vivo T5 Pro di rentang harga yang lebih tinggi dibanding saat pertama kali masuk pasar.

Informasi awal soal penyesuaian harga ini dibagikan oleh pembocor @saaaanjjjuuu di X, lalu rincian harga barunya terverifikasi melalui daftar harga yang berlaku. Dari situ terlihat bahwa kenaikan tidak hanya menyentuh satu lini, tetapi merata pada beberapa model yang sudah beredar.

iQOO 15, iQOO 15R, dan iQOO Neo 10 ikut naik

Pada lini iQOO, perubahan harga terlihat di tiga model sekaligus. iQOO 15 kini dibanderol mulai Rs 74.999 untuk varian 12 GB + 256 GB, naik dari Rs 72.999, sementara varian 16 GB + 512 GB berubah dari Rs 79.999 menjadi Rs 81.999.

iQOO 15R juga mengalami penyesuaian di seluruh varian yang tercantum. Varian 8 GB + 256 GB naik dari Rs 46.999 ke Rs 47.999, varian 12 GB + 256 GB dari Rs 50.999 menjadi Rs 52.999, dan varian 12 GB + 512 GB dari Rs 57.999 ke Rs 59.999.

Untuk iQOO Neo 10, kenaikan terjadi pada dua varian. Model 8 GB + 256 GB naik dari Rs 37.999 menjadi Rs 39.999, sedangkan varian 12 GB + 256 GB berubah dari Rs 42.999 menjadi Rs 44.999.

ModelVarianHarga LamaHarga BaruKenaikan
iQOO 1512 GB + 256 GBRs 72.999Rs 74.999Rs 2.000
iQOO 1516 GB + 512 GBRs 79.999Rs 81.999Rs 2.000
iQOO 15R8 GB + 256 GBRs 46.999Rs 47.999Rs 1.000
iQOO 15R12 GB + 256 GBRs 50.999Rs 52.999Rs 2.000
iQOO 15R12 GB + 512 GBRs 57.999Rs 59.999Rs 2.000
iQOO Neo 108 GB + 256 GBRs 37.999Rs 39.999Rs 2.000
iQOO Neo 1012 GB + 256 GBRs 42.999Rs 44.999Rs 2.000
Vivo T5 Pro8 GB + 128 GBRs 29.999Rs 32.999Rs 3.000
Vivo T5 Pro8 GB + 256 GBRs 33.999Rs 36.999Rs 3.000

Jika dilihat lebih jauh, pola kenaikan pada iQOO cukup jelas. Banyak varian bertambah Rs 2.000, dengan pengecualian iQOO 15R 8 GB + 256 GB yang hanya naik Rs 1.000.

Tekanan pasar belum reda

Vivo dan iQOO belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perubahan harga ini. Namun, pasar smartphone di India memang sedang berada dalam gelombang penyesuaian harga yang dikaitkan dengan krisis memori atau RAM yang masih berlangsung.

Dalam situasi seperti ini, produsen cenderung menyesuaikan harga jual perangkat yang sudah ada di pasar. Sebelumnya, seri Nothing Phone (4a) juga disebut mengalami kenaikan harga, sementara OnePlus Nord 6 bahkan sudah naik harga untuk kedua kalinya.

Bagi konsumen, kondisi tersebut membuat waktu pembelian semakin penting. Model yang hari ini masih terasa masuk akal bisa saja berubah banderolnya dalam waktu singkat, terutama pada segmen menengah hingga premium yang sensitif terhadap selisih beberapa ribu rupee.

Kenaikan terbaru ini juga menunjukkan bahwa harga peluncuran tidak selalu bertahan lama sebagai patokan. Pada kasus iQOO 15, iQOO 15R, dan iQOO Neo 10, tekanan pasar sudah cukup kuat sampai membuat penyesuaian terjadi dua kali dalam dua bulan.

Situasi itu menempatkan pembeli dalam posisi serba cepat. Jika tren serupa berlanjut, bukan tidak mungkin model lain dari berbagai merek ikut mengalami penyesuaian harga berikutnya.

Source: gadgets.beebom.com

Terkait