Geely Auto Indonesia memanfaatkan IIMS Surabaya 2026 sebagai panggung debut untuk menyapa pasar Jawa Timur secara langsung. Merek asal Tiongkok itu datang dengan tiga model elektrifikasi sekaligus, menandai langkah awal yang lebih serius untuk memperluas jangkauan di luar Jakarta dan kota-kota besar lainnya.
Kehadiran perdana ini juga memberi sinyal bahwa Geely ingin membangun kedekatan yang lebih kuat dengan calon konsumen di Surabaya dan sekitarnya. Di Grand City Convex, Surabaya, merek tersebut menempatkan lini EX2, EX5, dan Starray EM-i sebagai andalan utama di Exhibition Hall 2, Booth O1.
Fokus ke pasar Jawa Timur
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menegaskan partisipasi di pameran itu sebagai langkah mendekatkan diri ke publik Jawa Timur. Untuk mendukung langkah tersebut, Geely juga menyiapkan tiga dealer agar layanan penjualan dan purnajual berjalan optimal.
Strategi ini menunjukkan bahwa Geely tidak sekadar memamerkan produk, tetapi juga membangun fondasi bisnis yang lebih dekat dengan pasar daerah. Tiga model yang dibawa diposisikan sebagai opsi mobilitas untuk kebutuhan harian di dalam kota hingga perjalanan antarkota.
EX2, EX5, dan Starray EM-i jadi sorotan
Di antara tiga model itu, Geely EX2 menjadi salah satu yang paling menarik perhatian karena baru debut di Indonesia pada akhir tahun lalu. Mobil listrik ini mengusung desain futuristis dan halus, dengan penggerak roda belakang atau RWD serta suspensi multi-link.
EX2 ditawarkan dengan harga Rp248,9 juta untuk tipe Pro dan Rp278,9 juta untuk varian Max. Di pameran ini, model tersebut diarahkan sebagai pintu masuk elektrifikasi bagi konsumen yang mencari EV untuk penggunaan perkotaan.
Geely EX5 hadir sebagai model lain yang disiapkan untuk mobilitas harian, termasuk perjalanan bisnis dan waktu luang bersama keluarga. Harga jualnya dipatok Rp472 juta untuk tipe Pro dan Rp512 juta untuk Max.
Sementara itu, Starray EM-i membawa pendekatan berbeda karena menggabungkan penggerak bensin dan listrik murni. Geely menyebut model ini memiliki klaim konsumsi BBM lebih dari 1.000 km, dengan harga Rp506 juta.
Harga khusus Surabaya
Seluruh banderol yang diumumkan di ajang tersebut merupakan harga on the road Surabaya. Karena itu, harga di wilayah lain berpotensi berbeda mengikuti penyesuaian masing-masing daerah.
Bagi calon konsumen di Jawa Timur, detail harga ini menjadi penting untuk membandingkan pilihan Geely secara lebih akurat. Pameran pun berfungsi bukan hanya sebagai ruang perkenalan produk, tetapi juga sebagai acuan awal untuk melihat posisi harga di pasar lokal.
Langkah yang tidak berhenti di listrik
Selain memperkuat lini elektrifikasi, Geely juga menyiapkan model ICE dan SUV 7-seater. Arah ini menunjukkan ambisi Geely untuk menawarkan pilihan kendaraan yang lebih lengkap bagi keluarga Indonesia, tanpa membatasi diri pada mobil listrik.
Kehadiran tiga model di IIMS Surabaya 2026 memperlihatkan bahwa Geely mulai memperluas pijakan bisnisnya di daerah. Dengan dukungan jaringan dealer dan portofolio yang beragam, merek ini kini mencoba membangun posisi yang lebih kuat di pasar Jawa Timur.
Source: www.bincangbincangmobil.com






