
Geely Auto Indonesia mulai menggeser fokusnya di pasar nasional. Setelah dikenal lewat langkah elektrifikasi, pabrikan asal Hangzhou itu kini menyiapkan dua model bermesin bensin untuk Indonesia.
Arah baru ini menarik karena pasar mobil ICE di Tanah Air masih besar. Geely juga membidik dua segmen yang paling ramai peminatnya, yaitu SUV kompak lima penumpang dan SUV keluarga tujuh penumpang.
Dua SUV yang masuk radar
Model yang akan dibawa belum diumumkan secara resmi oleh Geely. Namun, prediksi OTO Group mengarah ke Coolray untuk segmen SUV 5-seater dan Okavango untuk SUV tiga baris.
Keduanya bukan nama asing di pasar global. Coolray dijual di Cina dengan nama Geely Binyue dan menjadi salah satu tulang punggung penjualan merek tersebut, sedangkan Okavango atau Hayoue juga memiliki pasar tersendiri.
Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan tren elektrifikasi memang terus naik. Namun, ia menegaskan pasar mobil ICE masih sangat besar, termasuk di Indonesia.
Ia juga menyebut Geely ingin memberi opsi lain kepada konsumen lokal lewat dua model ICE yang punya volume penjualan besar di pasar global. Menurutnya, model-model itu punya kelebihan masing-masing dan disiapkan sebagai alternatif bagi pelanggan di Indonesia.
Fokus pada dua segmen besar
Geely bahkan menyiapkan model yang sesuai khusus untuk pasar domestik, terutama di kelas 7-seater. Tim produk perusahaan disebut masih melakukan riset dan pengembangan agar kendaraan tersebut cocok dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Langkah itu selaras dengan karakter pasar nasional yang masih kuat di SUV keluarga. Di saat yang sama, SUV kompak tetap menjadi pilihan penting bagi konsumen muda dan pembeli mobil pertama.
Coolray sendiri diposisikan untuk pembeli yang mencari SUV kompak bergaya sporty. Mobil ini ditujukan untuk konsumen muda atau mereka yang baru ingin memiliki mobil pertama.
Spesifikasi Coolray yang disorot
Di Filipina, Coolray tersedia dalam empat varian. Harganya mulai PHP 989.000 atau sekitar Rp279 jutaan hingga PHP 1.179.000 atau sekitar Rp333 jutaan.
SUV ini memakai mesin bensin 1.500 cc turbo, 4-silinder, dengan tenaga 171 hp dan torsi 290 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi 7-DCT, sementara konsumsi BBM diklaim mencapai 5,8 l/100 km atau setara 17,2 km/liter.
Fitur keselamatannya juga cukup lengkap. Geely menyematkan 6 airbags, kamera 540 derajat, Blind Spot Monitoring, TPMS, Ventilated Seat, Wireless Charging, Parking Automatic Assist, dan Electronic Power Tailgate.
Okavango untuk keluarga besar
Okavango masuk kategori medium SUV dengan konfigurasi tujuh penumpang. Dimensinya mencakup panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.770 mm, dan wheelbase 2.825 mm.
Mobil ini menggunakan mesin bensin 1.500 cc turbo dengan dukungan mild hybrid. Outputnya mencapai 190 hp dan torsi 300 Nm, lalu disalurkan ke roda depan lewat transmisi 7-DCT.
Klaim konsumsi BBM Okavango berada di angka 6,6 l/100 km atau setara 15 km/liter. Untuk kenyamanan, mobil ini dibekali panoramic sunroof, Triple Zone AC, head unit 12,3 inci, Electronic Parking Brake + Auto Hold, Drive Mode Sport, Eco, dan Comfort, wireless charging smartphone, serta kamera 360 derajat.
Di Filipina, Okavango sudah dipasarkan dengan harga mulai PHP 1,368,000 hingga PHP 1,765,000 atau sekitar Rp386 juta sampai Rp498 jutaan. Geely menawarkan dua varian di sana, yakni Elite AT sebagai trim termurah dan Urban Plus sebagai varian tertinggi.
Kehadiran Coolray dan Okavango menunjukkan strategi Geely yang tidak hanya bertumpu pada mobil listrik. Di pasar Indonesia, keduanya dipersiapkan untuk mengisi dua ceruk yang masih sangat kuat, yakni SUV kompak dan SUV keluarga tiga baris.
Source: carvaganza.com




