Geely ingin menunjukkan bahwa pengembangan kendaraannya tidak hanya berpusat pada mobil penumpang untuk kebutuhan perkotaan. Pabrikan ini mengandalkan pembuktian di lintasan balap touring internasional sekaligus pengujian ketat di fasilitas keselamatan berskala besar.
Dua jalur riset tersebut menyasar hal yang berbeda, tetapi bertemu pada tujuan yang sama: menjaga performa dan keamanan kendaraan saat dipakai konsumen. Pengalaman dari kompetisi, pengembangan energi alternatif, hingga validasi sistem elektrifikasi menjadi fondasi produk Geely di berbagai pasar, termasuk Indonesia.
Tiga Kemenangan dalam Satu Akhir Pekan
Sorotan terbesar datang dari Geely Preface TCR di ajang Kumho FIA TCR World Tour 2026. Mobil ini meraih kemenangan pertamanya pada debut musim di Sirkuit Misano, Italia, sebelum meneruskan catatan kuatnya pada seri Portugal dan Spanyol.
Bersama pembalap Santiago Urrutia, Geely menyapu tiga kemenangan dalam satu akhir pekan balap. Hasil itu menjadikannya pabrikan pertama dalam sejarah balap touring dunia yang mencatat tiga kemenangan sekaligus dalam satu pekan balapan tersebut.
Keberhasilan itu juga melanjutkan rekam jejak Lynk & Co Cyan Racing, program yang mendominasi gelar juara dunia sejak 2019. Bagi Geely, sirkuit berfungsi sebagai ruang pengujian saat sasis, material, dan komponen dipaksa bekerja dalam kondisi ekstrem.
| Area | Program atau Model | Catatan Utama |
|---|---|---|
| Balap touring | Geely Preface TCR | Tiga kemenangan di Portugal dan Spanyol bersama Santiago Urrutia |
| Pengujian keselamatan | Geely Safety Centre | Berlokasi di Ningbo, Tiongkok, dengan investasi lebih dari RMB 2 miliar |
| Protokol Euro NCAP 2026 | Geely Starray EM-i dan ZEEKR 7GT | Termasuk model awal yang lolos pengujian lebih ketat |
Lintasan Juga Dipakai Menguji Mesin Metanol
Balap tidak semata digunakan untuk mengejar podium, karena Geely turut memanfaatkannya untuk menguji teknologi mesin berbahan bakar metanol. Lingkungan kompetisi dipakai untuk melihat performa, efisiensi termal, serta durabilitas mesin dalam penggunaan jangka panjang.
Geely telah melakukan riset teknologi metanol selama lebih dari dua dekade. Pengembangannya berjalan beriringan dengan portofolio Battery Electric Vehicle atau BEV dan Plug-in Hybrid atau PHEV.
Untuk mempercepat solusi mesin rendah emisi, Geely berkolaborasi secara global dengan Renault Group melalui Horse Powertrain Limited. Strategi multi-energy ini memperlihatkan bahwa perusahaan tidak hanya menempatkan elektrifikasi sebagai satu-satunya jalur pengembangan teknologi penggerak.
Uji Tabrak hingga Keamanan Siber
Di luar sirkuit, Geely mengandalkan Geely Safety Centre di Ningbo, Tiongkok, untuk memvalidasi teknologi sebelum diterapkan ke kendaraan produksi. Fasilitas dengan investasi lebih dari RMB 2 miliar itu disebut sebagai pusat pengujian keselamatan kendaraan terbesar di dunia.
Setiap model menjalani simulasi tabrakan berkecepatan tinggi, pengujian keselamatan paket baterai, dan validasi sistem transmisi listrik. Pusat ini juga menguji fitur keselamatan aktif, ketahanan kendaraan terhadap cuaca ekstrem, serta keamanan siber pada sistem komputer mobil.
Menurut OTO.com, Geely Group kini memiliki sembilan model dengan Euro NCAP Five-Star Safety Rating. Geely Starray EM-i dan ZEEKR 7GT juga tercatat sebagai salah satu model awal yang lolos protokol Euro NCAP 2026 yang lebih ketat.
Relevansinya untuk Pengguna di Indonesia
Pembuktian di arena balap dan laboratorium keselamatan pada akhirnya diarahkan untuk pemakaian sehari-hari. Bagi pengguna di Indonesia, fokusnya mencakup konsistensi performa kendaraan dalam beragam kondisi berkendara, bukan sekadar pencapaian teknis di atas kertas.
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyatakan, “Teknologi dinilai dari bagaimana sebuah produk bekerja dalam penggunaan sehari-hari dan di berbagai kondisi berkendara.” Ia menegaskan Geely berfokus menghadirkan kendaraan berperforma konsisten yang ditopang jaringan penjualan dan layanan purnajual.
Landasan riset global tersebut diharapkan membuat kendaraan Geely dapat digunakan secara nyaman dan terpercaya di Indonesia. Dengan pendekatan itu, hasil di lintasan dan fasilitas uji keselamatan diposisikan sebagai dasar pengembangan produk bagi kebutuhan mobilitas harian.
