Geely Galaxy TT langsung menarik perhatian lewat satu angka yang sulit diabaikan, yakni jarak tempuh hingga 725 km sekali cas. Sedan listrik bergaya fastback ini datang dengan kombinasi bodi besar, desain modern, dan penggerak belakang yang membuatnya terasa lebih serius dari sekadar model baru.
Kehadirannya juga memperlihatkan betapa agresifnya Geely memperkuat lini kendaraan listrik di bawah merek Galaxy. Menariknya, sejumlah spesifikasi teknis mobil ini sudah lebih dulu muncul dalam dokumen resmi pemerintah China sebelum model ini melangkah ke fase komersial.
Desain fastback dengan proporsi besar
Galaxy TT memakai siluet fastback yang memberi kesan sporty sekaligus elegan. Ukurannya juga tergolong besar untuk sebuah sedan listrik premium, dengan panjang 4.999 mm, lebar 1.919 mm, tinggi 1.479 mm, dan wheelbase 2.920 mm.
Dimensi tersebut bukan hanya soal tampilan. Ruang kabin yang lebih lapang menjadi salah satu konsekuensi logis dari bodi yang dibuat panjang dan lebar, sementara garis desain belakangnya dibuat bersih dengan lampu LED horizontal penuh dari sisi kiri ke kanan.
Daya jelajah jadi senjata utama
Keunggulan paling menonjol dari Geely Galaxy TT ada pada pilihan baterainya. Geely menyiapkan tiga kapasitas baterai lithium-ion dengan angka jarak tempuh yang berbeda berdasarkan standar CLTC di China.
Varian 52,5 kWh disebut mampu menempuh 540 km, sementara baterai 63,8 kWh menawarkan 640 km. Ada juga baterai 75,2 kWh yang diklaim sanggup berjalan hingga 650 km, serta varian efisiensi tinggi berbasis baterai 75,2 kWh dengan jarak tempuh maksimal 725 km.
Perbedaan ini dipengaruhi ukuran roda dan konfigurasi aerodinamika bodi pada masing-masing varian. Karena itu, angka terjauh Galaxy TT berpotensi menempatkannya sebagai salah satu sedan listrik dengan daya jelajah paling jauh di kelasnya.
| Varian Baterai | Jarak Tempuh CLTC |
|---|---|
| 52,5 kWh | 540 km |
| 63,8 kWh | 640 km |
| 75,2 kWh | 650 km |
| 75,2 kWh efisiensi tinggi | 725 km |
Motor belakang 245 kW
Untuk performa, Galaxy TT mengandalkan motor listrik permanent magnet synchronous di poros belakang. Tenaga yang dihasilkan mencapai 245 kW atau sekitar 328 hp.
Konfigurasi ini memberi karakter penggerak roda belakang yang cenderung lebih dinamis dibanding penggerak roda depan. Geely tampaknya ingin menyatukan efisiensi dan tenaga besar dalam satu paket, sehingga mobil ini tidak hanya menonjol di atas kertas soal jarak tempuh.
Bagian dari strategi elektrifikasi Geely
Galaxy TT hadir sebagai bagian dari strategi besar Geely untuk memperkuat portofolio kendaraan listrik di bawah merek Galaxy. Langkah ini juga menunjukkan bagaimana Geely mengonsolidasikan teknologi untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri mobil listrik.
Lewat model ini, Geely menempatkan desain fastback, baterai berkapasitas besar, dan penggerak belakang bertenaga sebagai tiga daya tarik utama. Jika masuk produksi massal sesuai spesifikasi yang sudah terungkap, Galaxy TT bisa menjadi salah satu andalan baru Geely di segmen sedan listrik premium.
