Geely Galaxy Cruiser 700 langsung menarik perhatian karena membawa kombinasi yang jarang muncul di SUV off-road: tenaga gabungan hingga 830 kW atau setara 1.113 hp, plus teknologi penggerak yang disiapkan untuk medan berat. Dengan paket seperti itu, model ini mulai dipandang sebagai penantang serius di kelas yang selama ini identik dengan nama-nama besar seperti Land Rover Defender.
Bukan hanya kencang di atas kertas, Cruiser 700 juga diarahkan untuk benar-benar dipakai melibas jalur sulit. Geely Galaxy menempatkannya sebagai SUV off-road pertama di bawah merek Geely Galaxy dengan bodi kotak, ground clearance tinggi, dan fokus pada traksi saat permukaan jalan berubah-ubah.
Performa yang menonjol di segmen off-road
Geely Galaxy telah mengonfirmasi bahwa Cruiser 700 memakai sistem plug-in hybrid dengan tenaga puncak 830 kW. Angka itu membuatnya tampil sebagai salah satu SUV petualang berperforma tinggi yang paling menonjol saat ini.
Pabrikan juga menyebut rasio daya terhadap bobot mencapai 392 PS per ton atau sekitar 288 kW per ton. Dari hitungan itu, bobot kosong kendaraan diperkirakan berada di kisaran 2.880 kilogram, angka yang tetap kompetitif untuk SUV besar dengan orientasi off-road.
Di perbandingan yang sama, Jetour G700 tercatat berbobot 3.063 kilogram dengan rasio daya 217 kW per ton, sedangkan YangWang U8 mencapai 3.590 kilogram dengan rasio daya sekitar 245 kW per ton. Data ini membuat Cruiser 700 terlihat punya salah satu rasio daya terhadap bobot terbaik di kelasnya.
Tiga motor listrik dan bantuan traksi khusus
Sebelumnya terungkap bahwa Cruiser 700 akan menggabungkan mesin bensin dengan tiga motor listrik. Dua motor listrik dipasang pada gardan belakang untuk menjaga fleksibilitas saat mobil menghadapi kondisi jalan yang sulit.
Geely juga menyiapkan mekanisme pengunci berbasis kopling fluida di bagian belakang. Sistem ini membantu menyalurkan torsi antarroda ketika salah satu roda kehilangan cengkeraman di permukaan licin atau tidak rata.
Saat satu roda selip, resistansi fluida akan mengalihkan sebagian torsi ke roda lain yang masih mendapat traksi. Pendekatan ini ditujukan untuk menutup kelemahan umum kendaraan off-road bermotor ganda, yakni keterbatasan memindahkan torsi secara efektif antarroda.
Fitur off-road dan bantuan berkendara
Cruiser 700 juga dibekali sistem kendali dinamis buatan Geely yang diklaim membantu kendaraan lolos uji moose test pada kecepatan 80 km/jam. Selain itu, SUV ini dapat berpindah otomatis antara mode penggerak roda depan, roda belakang, dan all-wheel drive sesuai kondisi jalan.
Untuk kebutuhan petualangan, Geely menyematkan mode crab walk, U-turn mode untuk putar balik sempit, mode berkendara saat ban pecah, serta sistem penghindaran rintangan otomatis berkelanjutan. Geely juga mengklaim mobil ini sanggup menerobos genangan hingga kedalaman 800 mm.
Fitur lain yang menonjol adalah komunikasi satelit, yang ditujukan untuk membantu perjalanan ke wilayah terpencil. Kombinasi ini memperlihatkan bahwa Cruiser 700 tidak hanya dirancang untuk tampil garang, tetapi juga untuk tetap fungsional saat benar-benar dibawa ke luar aspal.
Lihat ada lidar di atap
Dari pengujian jalan yang sempat terlihat di China, Cruiser 700 tampak memakai sensor lidar di atap. Kehadiran perangkat itu mengarah pada penggunaan sistem bantuan mengemudi G-ASD G-Pilot H5 milik Geely.
Sistem tersebut mendukung Navigate On Autopilot atau NOA untuk jalan perkotaan dan jalan tol. Artinya, Cruiser 700 diposisikan bukan hanya sebagai SUV petualang, tetapi juga sebagai kendaraan modern dengan dukungan fitur semi-otomatis.
Model yang di pasar China juga dikenal sebagai Zhanjian 700 ini merupakan versi produksi massal dari Geely Galaxy Cruiser Concept yang lebih dulu diperkenalkan di Shanghai Auto Show 2025. Menurut laporan Carnewschina yang dikutip Otodriver, SUV ini dijadwalkan meluncur di pasar China pada 2026 dan kemudian diperluas ke sejumlah negara lain pada 2027.
Dengan tenaga besar, tiga motor listrik, fitur bantu traksi, dan perangkat bantuan mengemudi, Geely Galaxy Cruiser 700 hadir sebagai paket yang tidak biasa di segmen SUV off-road elektrifikasi. Saat masuk pasar nanti, model ini berpeluang menjadi salah satu nama paling menarik untuk diikuti, terutama bagi konsumen yang menempatkan Defender sebagai acuan utama.
Source: otodriver.com






