Geely EX2 mulai menarik perhatian bukan semata karena banderolnya, melainkan karena pengalaman para penggunanya yang terasa relevan untuk pemakaian harian. Dari parkir di area sempit sampai menjaga kabin tetap nyaman saat mobil ditinggal di bawah terik matahari, alasan kepuasannya datang dari hal yang praktis.
Di pasar mobil listrik yang semakin ramai, pengalaman nyata pemilik sering kali lebih meyakinkan daripada spesifikasi di atas kertas. Itulah yang terlihat dari sejumlah pengguna Geely EX2, yang menilai mobil ini bukan hanya modern secara tampilan, tetapi juga berguna dalam rutinitas sehari-hari.
Desain yang menarik, lalu dibuktikan lewat pemakaian
Vedette, 23 tahun, mengaku mulai tertarik saat pertama kali melihat Geely EX2 di China. Ketika model itu hadir di Indonesia, ia langsung memutuskan membeli karena desainnya dianggap menarik, kualitasnya terasa baik, dan harganya sesuai kebutuhan harian.
Dalam penggunaan sehari-hari, Vedette paling sering memanfaatkan bagasi yang praktis, layar infotainment besar, dan fitur Parking Comfort. Fitur ini membantu menjaga suhu kabin tetap nyaman meski mobil diparkir di bawah matahari.
Lina, 33 tahun, punya alasan serupa. Ia awalnya menyesuaikan pilihan dengan budget yang dimiliki, tetapi keyakinannya justru menguat setelah test drive.
“Rasanya jauh lebih baik dari yang saya bayangkan,” ujar Lina. Ia kemudian mengandalkan Parking Comfort, remote mobile app untuk menyalakan pendingin kabin dari jarak jauh, serta kamera 540 derajat agar parkir lebih mudah dan aman.
Fitur yang terasa berguna, bukan sekadar tambahan
Bagi Lina, salah satu keunggulan Geely EX2 ada pada kemudahan adaptasinya. Ia menilai mobil ini cocok untuk pengguna yang baru pertama kali beralih dari kendaraan bermesin konvensional ke EV.
Yessica, 35 tahun, memilih Geely EX2 dengan pertimbangan berbeda. Ia awalnya tertarik pada desain modern, kabin yang nyaman, dan harga yang kompetitif, tetapi fitur keselamatan aktif atau Advanced Driver Assistance Systems justru menjadi alasan yang membuatnya semakin puas.
“Saya belum terlalu lama aktif mengemudi, jadi fitur ADAS sangat membantu,” kata Yessica. Menurutnya, teknologi itu membuat dirinya lebih percaya diri saat berkendara maupun parkir di area sempit.
Kabin ringkas, ruang terasa tetap lega
Salah satu kesan yang paling konsisten dari para pemilik adalah kenyamanan kabin Geely EX2. Meski dimensinya ringkas dan cocok untuk jalanan perkotaan yang padat, ruang di dalamnya tetap terasa lega untuk pengemudi dan penumpang.
Karakter itu membuat mobil ini mudah diajak bermanuver, tetapi tetap nyaman dipakai untuk kebutuhan mobilitas harian. Kombinasi ini menjadi nilai penting bagi konsumen urban yang mencari mobil listrik sebagai kendaraan utama.
Biaya kepemilikan ikut memperkuat daya tarik
Selain pengalaman berkendara, biaya kepemilikan juga ikut membentuk daya tarik Geely EX2. Dengan harga BBM non subsidi yang baru mengalami kenaikan cukup signifikan, penggunaan Geely EX2 disebut membuat biaya harian sekitar 86 persen lebih irit dibanding mobil bensin.
Dari sisi perawatan, estimasi servis berkala hingga 100.000 kilometer atau lima tahun penggunaan berada di angka sekitar Rp 7.182.255. Jika dirata-ratakan, biaya perawatan berkala berada di kisaran Rp 120 ribuan per bulan atau sekitar Rp 1,4 juta per tahun.
Geely juga memberi sejumlah keuntungan kepemilikan untuk menambah rasa tenang. Paket itu mencakup gratis wall charger dan portable charger, garansi kendaraan 5 tahun atau 150.000 km, garansi power battery, driving motor, serta motor controller selama 8 tahun atau 150.000 km, dan Emergency Roadside Assistance selama 3 tahun tanpa batasan jarak.
Di Indonesia, Geely EX2 tersedia dalam dua varian. Pro dijual Rp 239,9 juta, sedangkan Max dipasarkan seharga Rp 269,9 juta OTR Jakarta.
