Galaxy Z Fold 8 Lebih Ringan 28 Gram, tapi Pura X Max Unggul dalam Perlindungan

Persaingan ponsel lipat berformat lebar menghadirkan dua prioritas yang sangat berbeda. Samsung Galaxy Z Fold 8 mengejar kenyamanan lewat bodi 201 gram, sedangkan Huawei Pura X Max menawarkan perlindungan air dan debu dengan rating IP59.

Selisih bobot 28 gram membuat Galaxy Z Fold 8 jauh lebih ringan dibanding Pura X Max yang berbobot 229 gram. Perbedaan ini berpotensi terasa bagi pengguna yang sering memakai ponsel lipat dalam waktu lama atau membawanya di saku sepanjang hari.

Ringkasan Perbandingan Desain

AspekSamsung Galaxy Z Fold 8Huawei Pura X Max
Format desainFormat paspor yang lebarLipat horizontal yang mengembang ke luar
Bobot201 gram229 gram
Ketebalan saat terbuka4,8 mm5,2 mm
Perlindungan air dan debuIP48IP59

Galaxy Z Fold 8 membawa pendekatan wide-fold, yaitu form factor yang mengutamakan proporsi lebih pendek dan lebar saat perangkat digunakan. Samsung tidak lagi menempatkan model ini sebagai penerus dengan pendekatan layar besar seperti Galaxy Z Fold 7.

Menurut Gizmochina, perubahan arah desain tersebut menjadi bagian dari upaya Samsung memperkuat ergonomi pada siklus produknya. Bentuk yang lebih lebar dikombinasikan dengan rangka lebih ringan untuk membuat perangkat terasa lebih praktis dalam penggunaan harian.

Bobot dan Ketebalan Menjadi Kunci Galaxy Z Fold 8

Dengan berat 201 gram, Galaxy Z Fold 8 menjadi perangkat yang lebih mudah dibawa dibanding rivalnya dalam perbandingan ini. Bobot yang lebih rendah dapat membantu mengurangi rasa lelah di tangan saat ponsel dipakai dengan satu tangan dalam durasi panjang.

Keunggulan Samsung juga terlihat saat perangkat dibuka penuh. Galaxy Z Fold 8 memiliki ketebalan 4,8 mm, atau 0,4 mm lebih tipis daripada Huawei Pura X Max yang memiliki ketebalan 5,2 mm.

Kombinasi profil tipis dan bobot ringan menjadikan portabilitas sebagai nilai jual utama perangkat Samsung. Format paspor yang lebar juga diposisikan untuk memberi pengalaman penggunaan yang lebih nyaman tanpa menambah beban perangkat secara berlebihan.

Pura X Max Membalas dengan IP59

Huawei Pura X Max memang lebih berat, tetapi membawa nilai tandingan yang kuat pada sisi perlindungan. Perangkat ini mengusung rating IP59, sementara Galaxy Z Fold 8 tercatat menggunakan IP48.

Perbedaan rating tersebut menunjukkan bahwa kedua produsen mengambil fokus berbeda di tengah tren bodi ponsel lipat yang makin tipis. Huawei menonjolkan perlindungan air dan debu, sementara Samsung lebih menekankan kenyamanan fisik serta kemudahan dibawa.

Pura X Max mempertahankan karakter desain dari Pura X yang lebih dulu memperkenalkan arah perangkat lipat tersebut. Versi Max memakai mekanisme lipat horizontal yang mengembang ke luar dan hadir dengan ukuran fisik yang sedikit lebih besar.

Huawei juga mengandalkan tekstur kaca premium serta rangka engsel yang disebut sangat tahan lama. Namun, pilihan material dan ukuran itu berkontribusi pada bobot 229 gram yang dapat terasa lebih berat ketika perangkat digenggam lama.

Format Wide-Fold Makin Diperhitungkan

Kehadiran Pura X sebelumnya memicu laporan bahwa desain ponsel lipat yang lebih lebar akan diikuti oleh merek lain. Galaxy Z Fold 8 kini menjadi jawaban Samsung terhadap arah pasar tersebut, sekaligus menegaskan relevansi format wide-fold.

Gizmochina juga menyebut ponsel lipat pertama Apple yang sementara disebut iPhone Ultra diperkirakan memakai rancangan serupa dan dijadwalkan meluncur pada September. Jika rencana itu terwujud, persaingan format lebar berpotensi semakin ramai.

Pilihan antara Galaxy Z Fold 8 dan Pura X Max pada akhirnya bergantung pada kebutuhan pengguna. Samsung lebih menonjol untuk pengguna yang mengutamakan bodi ringan dan tipis, sedangkan Huawei menawarkan ukuran lebih besar serta perlindungan IP59.

Source: www.gizmochina.com
Terkait