Samsung dikabarkan menyiapkan lonjakan besar pada daya tahan Galaxy Watch Ultra 2 melalui baterai berkapasitas 800mAh. Angka itu sekitar 36 persen lebih besar dibandingkan baterai 590mAh yang digunakan Ultra generasi 2025.
Bocoran ini mengarah pada pembagian yang lebih tegas di lini smartwatch Samsung. Ultra 2 diposisikan untuk kebutuhan aktivitas luar ruang, sedangkan Galaxy Watch 9 disebut menonjolkan efisiensi, kesehatan harian, dan kemampuan AI di perangkat.
Informasi tersebut dikaitkan dengan pembocor Evan Blass dan mencakup materi promosi, pilihan warna, spesifikasi teknis, serta perkiraan harga. Seluruh detailnya masih berstatus bocoran hingga Samsung memberikan pengumuman resmi.
Perbandingan Bocoran Galaxy Watch
| Model | Ukuran dan Baterai | Perkiraan Harga |
|---|---|---|
| Galaxy Watch 9 | 40mm 390mAh, 44mm 445mAh | €299 dan €329 |
| Galaxy Watch Ultra 2 | 47mm, 800mAh | Sekitar €749 |
Ultra 2 Disebut Lebih Tipis Meski Baterainya Membesar
Selain kapasitas baterai, Galaxy Watch Ultra 2 disebut memakai bodi titanium berukuran 47mm yang 12 persen lebih tipis daripada pendahulunya. Kombinasi bodi lebih ramping dan baterai lebih besar berpotensi menjawab kompromi antara ketahanan serta kenyamanan pemakaian harian.
Untuk penggunaan di kondisi berat, perangkat ini dikabarkan mempertahankan ketahanan air 10ATM dan sertifikasi IP69K. Layarnya disebut berupa panel OLED 1,5 inci dengan resolusi 480×480 piksel serta tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.
Jika spesifikasi itu akurat, kapasitas 800mAh akan menjadi perubahan paling menonjol pada seri Ultra. Peningkatan tersebut penting bagi pengguna yang mengandalkan smartwatch saat beraktivitas lebih lama di luar ruang.
Galaxy Watch 9 Beralih ke Snapdragon Wear Elite
Galaxy Watch 9 justru dikabarkan tidak mengubah desainnya secara radikal. Jam ini masih disebut mempertahankan bentuk bulat, dua tombol fisik, dan kompatibilitas dengan tali dari generasi sebelumnya.
Perubahan pentingnya berada di bagian dalam karena Samsung disebut meninggalkan Exynos W1000 untuk memakai Snapdragon Wear Elite. Chipset baru itu dikabarkan ditujukan untuk memperbaiki efisiensi daya, mempercepat pemrosesan AI di perangkat, dan memperkuat dukungan ekosistem Wear OS global.
Galaxy Watch 9 disebut akan hadir dalam pilihan ukuran 40mm dan 44mm. Varian 40mm membawa baterai 390mAh dengan estimasi harga €299, sementara model 44mm menggunakan baterai 445mAh dan diperkirakan dibanderol €329.
Pilihan warna yang beredar mencakup White, Graphite, Green, dan Black. Perpindahan ke chipset Snapdragon juga dinilai dapat mendukung respons sistem yang lebih lancar serta kompatibilitas aplikasi pihak ketiga yang lebih luas.
Fitur Kesehatan dan AI Tetap Menjadi Andalan
Galaxy Watch 9 dikabarkan akan membawa Vitals Watch Face untuk menampilkan detak jantung, SpO₂, suhu kulit, dan tingkat stres secara real-time. Tampilan ini juga disebut dapat memberikan notifikasi ketika mendeteksi anomali pada data pengguna.
Fitur Running Coach disebut akan melacak perkembangan latihan lalu menyesuaikan rencana berdasarkan performa pengguna. Samsung juga dikabarkan memperbarui Sleep & Energy Score untuk meningkatkan akurasi pembacaan.
Deteksi sleep apnea turut disebut memperoleh peningkatan dari fitur yang sebelumnya tersedia pada Watch 7. Chipset baru tersebut diyakini menjadi fondasi untuk fitur AI generatif, termasuk ringkasan notifikasi cerdas dan prediksi aktivitas.
Samsung dijadwalkan menggelar Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli 2026. Pada acara itu, perusahaan berpeluang menjelaskan apakah baterai 800mAh pada Ultra 2 dan peralihan chipset di Watch 9 benar-benar akan terwujud.
