Samsung disebut sedang menyiapkan perubahan desain besar untuk tablet premiumnya. Galaxy Tab S12 Ultra menjadi sorotan karena berpotensi meninggalkan notch dan beralih ke kamera depan punch-hole.
Jika perubahan ini benar terjadi, tampilan layar tablet flagship Samsung bisa terasa lebih bersih dan lebih modern. Bezel yang lebih tipis juga kemungkinan ikut hadir, membuat area tampilan terlihat makin luas.
Petunjuk dari firmware beta One UI 9
Petunjuk awal itu ditemukan SamMobile saat menelusuri firmware beta One UI 9. Di dalamnya, ada animasi perangkat berputar yang menampilkan tablet dengan kamera depan punch-hole di bagian tengah.
Animasi tersebut muncul dalam dua versi orientasi. Satu menempatkan punch-hole di sisi panjang, sementara versi lain menaruhnya di sisi pendek sesuai arah pemakaian perangkat saat diputar.
Kehadiran dua animasi ini memunculkan dugaan bahwa Samsung sedang menyiapkan antarmuka yang lebih fleksibel untuk tablet generasi berikutnya. Artinya, perubahan yang disiapkan bukan hanya soal perangkat keras, tetapi juga cara sistem membaca orientasi penggunaan.
Yang membuat temuan ini semakin menarik adalah absennya elemen serupa di One UI 8.5. Perangkat lunak berbasis Android 16 itu tidak memuat animasi tablet dengan punch-hole, sehingga kemunculannya di One UI 9 terlihat sebagai tambahan baru.
One UI 9 sendiri dikaitkan dengan Android 17. Karena itu, bocoran dari firmware beta ini menjadi salah satu petunjuk awal paling jelas tentang arah desain perangkat Samsung berikutnya.
Dari notch ke punch-hole
Model flagship seperti Galaxy Tab S11 Ultra dan Galaxy Tab S10 Ultra masih memakai notch untuk kamera depan. Desain itu sudah lama menjadi ciri khas varian Ultra di lini tablet Samsung.
Peralihan ke punch-hole akan menjadi langkah penting bagi Galaxy Tab S12 Ultra. Lubang kamera kecil di panel bisa mengurangi gangguan visual dan membuat layar terasa lebih lapang saat dipakai menonton, menggambar, atau bekerja.
Perubahan ini juga membuka peluang untuk memangkas bezel lebih jauh. Dengan kamera depan yang tidak lagi mengambil ruang besar di bagian atas, Samsung bisa mendorong rasio layar-ke-bodi mendekati standar yang lebih akrab pada ponsel flagship.
| Aspek | Gambaran di Bocoran |
|---|---|
| Desain kamera depan | Punch-hole di tengah |
| Orientasi animasi | Dua versi, sisi panjang dan sisi pendek |
| Perbandingan dengan model sekarang | Meninggalkan notch pada varian Ultra |
| Dampak visual | Layar terasa lebih luas dan bezel lebih tipis |
Bagi pengguna, perubahan seperti ini bukan hanya soal estetika. Layar yang terasa lebih lapang biasanya memberi pengalaman yang lebih imersif, terutama pada tablet kelas atas dengan panel besar.
One UI 9 memberi konteks arah Samsung
Bocoran desain ini muncul bersamaan dengan gambaran lebih luas tentang One UI 9. Perangkat lunak tersebut disebut sedang disiapkan dengan peningkatan lain, termasuk fitur AI yang lebih baik, animasi yang lebih mulus, dan integrasi yang lebih rapat di ekosistem Galaxy.
Konteks ini menunjukkan bahwa Samsung tampaknya tidak hanya memperbarui tampilan fisik perangkat. Perubahan perangkat keras dan perangkat lunak terlihat dikembangkan beriringan agar pengalaman yang dihadirkan lebih konsisten.
Beta One UI 9 juga disebut sudah mulai digulirkan ke berbagai ponsel dan tablet. Itu membuat animasi rotasi perangkat menjadi petunjuk awal yang relevan untuk membaca arah pengembangan Samsung menuju fase berikutnya.
Namun, aset di firmware belum otomatis menjamin bentuk final produk komersial. Dalam banyak kasus, elemen antarmuka bisa muncul lebih dulu sebagai pengujian internal sebelum benar-benar diadopsi pada perangkat yang masuk pasar.
Selaras dengan tren industri
Jika desain punch-hole ini benar-benar dipakai, lini Galaxy Tab akan bergerak lebih dekat ke tren industri yang mengarah pada gangguan layar seminimal mungkin. Samsung juga akan membuat identitas visual tablet premiumnya lebih dekat dengan ponsel Galaxy modern.
Pendekatan itu bisa menjadi langkah logis untuk lini Ultra yang memang ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan visual tinggi. Dengan notch dihilangkan, fokus akan lebih tertuju pada isi layar ketimbang potongan besar di bagian bingkai.
Untuk saat ini, semua petunjuk masih berasal dari firmware beta One UI 9 yang dianalisis SamMobile. Arah yang terlihat cukup jelas: Samsung tampaknya sedang mencari cara agar tablet Galaxy generasi berikutnya tampil lebih bersih, lebih imersif, dan lebih seragam dengan perangkat Galaxy lainnya.
Source: www.gizmochina.com





