Gakeslab Indonesia menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat Baduy melalui kegiatan bakti sosial di Rumah Singgah Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten. Aksi ini tidak hanya membagikan sembako, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga yang tinggal jauh dari pusat layanan medis.
Bantuan yang dibawa mencakup 200 paket sembako untuk masyarakat Baduy Dalam, 400 paket sembako untuk masyarakat Baduy Luar, serta obat-obatan. Seluruh paket itu dihimpun dari kontribusi anggota Gakeslab Indonesia dari berbagai daerah, sehingga bantuan yang sampai ke Baduy menjadi hasil gotong royong dari jaringan organisasi alat kesehatan.
Bantuan menyasar kebutuhan dasar warga
Penyaluran bantuan diarahkan langsung untuk kebutuhan dasar masyarakat Baduy. Selain pangan, obat-obatan juga disertakan agar warga mendapat dukungan yang lebih lengkap dalam kegiatan sosial tersebut.
Prosesi serah terima donasi turut dihadiri Bapak H. Sarmidi bersama sejumlah perwakilan masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa kegiatan ini dibangun sebagai pertemuan langsung antara pemberi bantuan dan penerima manfaat.
Ketua Pelaksana kegiatan, Sugianto Hondopranoto, menyebut program “Gakeslab Peduli Baduy” sebagai bentuk kepedulian bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Baduy. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan kebersamaan melalui kegiatan sosial seperti ini.
Layanan kesehatan gratis untuk Baduy Luar
Selain pembagian sembako, Gakeslab Indonesia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis untuk sekitar 225 masyarakat Baduy Luar. Layanan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, glukosa darah, kolesterol, asam urat, serta skrining Tuberkulosis atau TB.
Pemeriksaan tersebut memberi akses awal bagi warga untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka lebih dini. Langkah ini juga memperkuat upaya pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat di wilayah yang jauh dari fasilitas medis.
Ketua Umum Pengurus Pusat Gakeslab Indonesia, RD. Kartono Dwidjosewojo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan anggota yang terlibat dalam pengumpulan bantuan. Ia juga berterima kasih kepada RSUD Adjidarmo dan UPTD Puskesmas Rawat Inap yang mengirim tenaga medis untuk mendukung layanan kesehatan di lokasi.
Tenaga medis terlibat langsung
Tim kesehatan yang hadir terdiri dari dokter, perawat, dan analis kesehatan. Kehadiran mereka membuat kegiatan bakti sosial ini berjalan sebagai penyaluran bantuan sekaligus layanan kesehatan langsung bagi masyarakat Baduy Luar.
Sinergi antara organisasi, anggota, tenaga kesehatan, dan perwakilan masyarakat Baduy menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Rangkaian bantuan sembako, obat-obatan, dan pemeriksaan kesehatan gratis menunjukkan pendekatan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari sekaligus kebutuhan medis warga.
Bagi masyarakat Baduy, kehadiran bantuan seperti ini memiliki nilai praktis karena menjangkau kebutuhan dasar dan kesehatan dalam satu kegiatan. Di sisi lain, dukungan kolektif dari anggota Gakeslab Indonesia memperlihatkan peran sosial organisasi industri alat kesehatan di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih besar.
Source: www.medcom.id