Ferrari 12Cilindri Manuale Punya Tuas Gigi Klasik, Tapi Tetap Otomatis

Ferrari membuat kejutan yang sulit dilewatkan oleh penggemar mobil sport: 12Cilindri Manuale hadir dengan tuas gigi gated, tiga pedal, dan nuansa manual klasik yang lama dirindukan. Namun di balik tampilan itu, mobil ini tetap bergantung pada transmisi kopling ganda modern.

Kontras itulah yang membuat mobil ini menarik. Ferrari tidak sekadar mengulang nostalgia, tetapi mencoba menghadirkan rasa manual yang otentik sambil mempertahankan performa super GT masa kini.

Manual yang terasa klasik, tapi bekerja lewat sistem elektronik

Di dalam kabin, 12Cilindri Manuale memakai pola enam percepatan dengan gate logam, knob aluminium bundar klasik, dan tiga pedal di lantai. Tata letak interior juga diubah agar proses perpindahan gigi terasa lebih menonjol saat mobil dipakai di jalan.

Sistem ini disebut Ferrari sebagai “Manuale By-Wire”. Artinya, tuas gigi dan pedal kopling tidak terhubung secara mekanis langsung ke transmisi, melainkan lewat sensor dan modul kontrol khusus.

ElemenKarakter di 12Cilindri Manuale
Tuas gigiGated shifter enam percepatan
PedalTiga pedal, termasuk kopling
Material utamaLogam, aluminium, dan baja gas-nitrided
Bobot perangkat5 kg

Ferrari menyebut bobot seluruh perangkat itu hanya 5 kg. Bagian yang paling butuh ketahanan aus memakai baja gas-nitrided, sementara sisanya menggunakan aluminium.

Saat pengemudi menekan pedal kopling, input itu diterjemahkan secara digital lalu dikirim ke transmission control unit. Saat tuas digerakkan di gate, mobil mengirim perintah elektronik, bukan memilih gigi secara fisik seperti manual klasik.

Ferrari mengejar rasa perpindahan, bukan sekadar tampilan

Ferrari mengembangkan modul khusus dengan sensor dan mekanisme kinematik lanjutan untuk meniru beban saat sinkronisasi, engagement, dan disengagement. Tujuannya jelas: menjaga sensasi yang akrab bagi pengemudi yang terbiasa dengan mobil manual.

Bahkan, Ferrari mengatakan pengemudi masih bisa mengalami start yang tersendat atau stall jika salah mengoperasikan mobil. Sistem ini juga membatasi downshift agar tidak melewati batas yang wajar untuk sebuah manual sejati.

Mode manual hanya aktif di bawah 60 mph atau 97 km/jam, saat pengemudi menginjak kopling dan memilih gigi. Di atas itu, mobil diam-diam menyerahkan sebagian tugas ke transmisi otomatis.

Gate enam percepatan itu juga berarti mobil tetap mengandalkan transmisi otomatis untuk mencapai gigi tujuh dan delapan, serta ketika launch control aktif dari posisi diam. Ferrari juga menghilangkan paddles pada konfigurasi ini.

Mesin V12 tetap dipertahankan tanpa kompromi besar

Di balik semua perubahan itu, mesin yang dipakai tetap V12 naturally aspirated 6,5 liter. Tenaganya masih 819 hp dengan torsi 500 lb-ft atau 678 Nm, dan mesin itu bisa berputar hingga 9.500 rpm.

SpesifikasiFerrari 12Cilindri Manuale
MesinV12 naturally aspirated 6,5 liter
Tenaga819 hp
Torsi500 lb-ft / 678 Nm
Redline9.500 rpm
0-62 mph / 100 km/jam2,9 detik
124 mph / 200 km/jamKurang dari 7,9 detik
Kecepatan puncakLebih dari 211 mph / 340 km/jam

Ferrari mengklaim akselerasi 0-62 mph atau 100 km/jam ditempuh dalam 2,9 detik. Untuk 124 mph atau 200 km/jam, mobil ini butuh kurang dari 7,9 detik, sementara kecepatan puncaknya melampaui 211 mph atau 340 km/jam.

Yang penting, Ferrari tidak memangkas tenaga seperti yang sering terjadi pada mobil manual lain. Mobil ini tetap homologated sebagai otomatis, sehingga performa penuh bisa dipertahankan meski pengemudi mendapat pengalaman tiga pedal.

Produksi dibatasi sangat ketat

Ferrari hanya akan membuat 1.499 unit 12Cilindri Manuale. Seluruh unit masuk program Taylor Made, jadi tidak ada dua mobil yang benar-benar sama.

Di luar Inggris, harga awal di Eropa dipatok mulai €590.000 atau sekitar $675.000. Angka itu hampir €200.000 atau $228.000 lebih mahal dari 12Cilindri standar, sebelum opsi tambahan dimasukkan.

Ferrari juga menyatakan jatah produksinya praktis habis. Pengiriman akan dimulai pada awal 2027, dan tiap unit akan membawa detail Tailor Made seperti side badge berukir laser, pinstripe bernuansa heritage yang terinspirasi 365 GTB4 Daytona, warna khusus, forged wheels, dan livery opsional.

Di kabin, pembeli masih bisa memilih kulit, Alcantara, dan trim khusus untuk model ini. Hasil akhirnya adalah Ferrari modern yang sengaja dibuat terasa seperti mobil manual klasik, tetapi tetap dijaga agar tidak kehilangan performa dan karakter drivetrain yang diharapkan dari sebuah super GT.

Source: www.carscoops.com
Terkait