Fancam Konser Naik Kelas Di Galaxy S26 Ultra, Hasil LOG Jadi Lebih Filmis

Merekam fancam konser dengan ponsel sering menghasilkan video yang sekadar terdokumentasi. Di Samsung Galaxy S26 Ultra, pendekatan itu berubah karena Galaxy LOG membuat hasil rekaman terasa lebih sinematis tanpa harus bergantung pada editing yang rumit.

Daya tarik utamanya ada pada kemudahan. Samsung kini menambahkan lima preset warna bawaan dan preview real-time, sehingga pengguna bisa langsung melihat karakter visual video saat proses perekaman berlangsung.

Galaxy LOG sebenarnya bukan fitur baru di lini Galaxy. Samsung sudah memperkenalkannya sejak Galaxy S25 series, tetapi pada generasi sebelumnya mode ini dinilai belum ramah untuk pengguna umum karena hasil rekamannya tampak abu-abu dan datar.

Tampilan flat pada LOG punya fungsi teknis yang penting. Profil warna seperti ini mampu menangkap dynamic range yang lebih luas dibanding video biasa, sehingga lebih fleksibel untuk color grading dan sudah lama dipakai videografer profesional.

Masalahnya, tampilan datar itu sering menyulitkan pengguna awam saat merekam. Mereka tidak selalu bisa langsung menilai apakah cahaya sudah pas, apakah gambar terlalu gelap, atau apakah bagian tertentu sudah overexposed.

Di Galaxy S26 Ultra, hambatan itu dipangkas lewat sistem LUT atau Look-Up Table yang tersedia langsung di perangkat. Pengguna tidak perlu lagi menebak hasil akhir karena warna jadi bisa dipantau langsung dari layar.

Fancam konser jadi lebih dramatis

Pengalaman itu terasa saat merekam konser One Ok Rock Detox in Asia di Jakarta. Beberapa momen diambil memakai mode LOG lalu dipadukan dengan preset warna bawaan, dan hasilnya membuat fancam yang semula biasa berubah menjadi lebih dramatis seperti potongan film konser.

Efek itu cocok dengan kondisi panggung konser yang sering memakai backlight dan laser agresif. Lampu panggung, siluet personel band, dan sorotan cahaya jadi terlihat lebih artistik ketika dipadukan dengan preset yang tepat.

Dalam pengujian di konser tersebut, dua preset yang paling menonjol adalah Blockbuster dan Thriller. Blockbuster memberi kontras tegas dengan karakter warna khas film aksi, sedangkan Thriller membuat lighting konser terasa lebih emosional dan cinematic.

Lima preset warna bawaan

Samsung menyediakan lima LUT untuk video LOG di Galaxy S26 Ultra. Masing-masing dirancang untuk memberi karakter visual yang berbeda sesuai suasana video yang ingin dihasilkan.

Preset Standard berfungsi sebagai koreksi warna dasar. Tampilannya bersih dan natural, dengan warna akurat serta kontras seimbang yang cocok menjadi titik awal netral untuk grading lebih lanjut.

Preset Blockbuster menonjolkan kontras oranye dan teal. Karakter ini identik dengan film-film blockbuster Hollywood dan memberi kedalaman visual yang lebih sinematik.

Preset Coming of Age menghadirkan warna pastel yang lembut dan kontras yang lebih halus. Hasilnya memberi nuansa ringan, hangat, dan nostalgik seperti film remaja.

Preset Romance dibuat untuk melembutkan kontras dan menyeimbangkan highlight. Tone yang dihasilkan terasa lebih hangat dengan gradasi warna yang halus.

Preset Thriller menurunkan saturasi warna sambil meningkatkan kontras. Tampilan akhirnya lebih gelap, dramatis, dan intens, dengan bayangan yang tetap halus.

Alur kerja yang lebih ringkas

Fitur ini tersedia langsung di aplikasi kamera bawaan Samsung. Pengguna cukup membuka aplikasi Kamera, masuk ke menu Pro Video, lalu mengaktifkan opsi LOG di sisi kanan atas layar.

Setelah itu, pengguna bisa masuk ke menu LUT untuk memilih preset warna yang diinginkan. Perekaman berjalan seperti biasa sambil tetap memberi ruang untuk mengatur lensa, ISO, dan shutter speed.

Perubahan penting lain ada pada preview warna saat merekam. Dengan tampilan real-time ini, pengguna bisa menilai nuansa visual video sejak awal tanpa menunggu proses pascaproduksi.

Samsung juga menyiapkan proses editing lanjutan langsung dari aplikasi Galeri bawaan. Video LOG yang sudah direkam masih bisa diubah tone warnanya kapan saja tanpa perlu dipindahkan ke aplikasi editing profesional.

Pengguna dapat menyesuaikan brightness, contrast, shadow, temperature, dan parameter lain dari tools editing bawaan. Setelah hasilnya sesuai, file dapat disimpan lewat opsi save as copy untuk menghasilkan versi warna final.

Dukungan untuk perekaman lebih panjang

Galaxy S26 Ultra juga mendukung perekaman video langsung ke SSD eksternal. Pengguna bisa mengaktifkannya lewat mode video, kemudian masuk ke Settings dan menyalakan opsi “Save to external storage”.

Fitur ini membuat alur kerja perekaman terasa lebih dekat dengan kamera profesional. Bagi pengguna yang merekam video dalam jumlah besar, penyimpanan eksternal bisa membantu menjaga ruang internal tetap lega selama proses produksi berlangsung.

Kombinasi Galaxy LOG, LUT sinematik, preview warna real-time, dan dukungan Nightography menunjukkan arah yang jelas pada Galaxy S26 Ultra. Samsung tampak tidak hanya membidik kreator video mobile, tetapi juga mencoba membuat fitur teknis seperti LOG lebih mudah dipakai oleh pengguna umum saat merekam momen konser.

Source: tekno.kompas.com

Baca Juga

Back to top button