TECNO membawa EllaClaw ke level yang lebih praktis. Agen AI mobile ini tidak hanya menjawab perintah, tetapi juga mulai diposisikan untuk menjalankan tugas lintas aplikasi dan membantu merawat ponsel secara otomatis.
Langkah itu penting karena TECNO tampak ingin membuat AI ponsel berguna untuk aktivitas harian, bukan sekadar menjadi asisten percakapan. Fokusnya ada pada fungsi yang lebih nyata, terutama untuk pengguna di pasar berkembang yang membutuhkan bantuan langsung di perangkat mereka.
Otomasi yang terasa lebih dekat ke pengguna
Berbeda dari asisten AI konvensional, EllaClaw berbasis cloud dan dirancang untuk memahami permintaan, menyusun langkah, lalu mengeksekusi tugas atas nama pengguna. TECNO tetap menampilkan setiap tindakan di layar agar prosesnya bisa dipantau dengan jelas.
Pendekatan ini membuat otomasi terasa lebih transparan. Pengguna tidak dibiarkan kehilangan kendali, karena setiap langkah yang dijalankan AI tetap terlihat selama proses berlangsung.
Salah satu pembaruan paling menarik ada pada cross-app intelligence. Fitur ini memungkinkan EllaClaw menavigasi aplikasi pihak ketiga yang didukung dengan memahami antarmuka grafis atau GUI, bukan hanya mengandalkan integrasi langsung.
Dengan izin pengguna, AI ini bisa berinteraksi dengan aplikasi belanja, transportasi, pesan-antar makanan, hingga perangkat rumah pintar. Dalam praktiknya, EllaClaw dapat membantu pemesanan transportasi lewat fitur One-Sentence Ride Hailing dan mencari produk melalui Shopping Buddy, termasuk membandingkan opsi di platform seperti Lazada.
Untuk ekosistem rumah pintar, EllaClaw juga bisa memantau perangkat yang terhubung, memberi pembaruan status, dan mendukung rutinitas smart home. TECNO menempatkan fungsi ini sebagai cara agar satu asisten bisa mengurus lebih banyak kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya menjalankan tugas, tapi juga menjaga performa ponsel
Selain otomasi lintas aplikasi, EllaClaw juga diposisikan sebagai pengelola performa perangkat. AI ini memantau baterai, penggunaan data seluler, penyimpanan, RAM, dan performa CPU agar ponsel tetap nyaman dipakai.
TECNO menyebut ada lebih dari 40 Smart Skills yang disiapkan untuk mendukung penggunaan smartphone sehari-hari. Beberapa di antaranya dirancang untuk menekan beban pengelolaan manual yang biasanya harus dilakukan pengguna sendiri.
Smart CleanUp Boost membantu membebaskan RAM, mengoptimalkan sumber daya CPU, dan menekan lag sistem. Sementara itu, Smart Power Drain Check mendeteksi aplikasi yang terlalu banyak menguras baterai lalu membantu mengoptimalkan aktivitas latar belakang.
Ada juga Instant Cool-down Relief yang ditujukan untuk menurunkan suhu perangkat saat beban kerja tinggi. Fitur ini bekerja dengan mengelola proses latar belakang yang berkontribusi pada panas berlebih.
Smart Data Guardian memantau pemakaian data seluler dan mempelajari kebiasaan pengguna. Fitur ini terasa relevan untuk wilayah dengan paket data yang masih terbatas karena dirancang membantu mencegah konsumsi data berlebihan.
Lebih personal, tapi tetap butuh persetujuan
TECNO juga menambahkan memori persisten agar EllaClaw bisa mempelajari kebiasaan dan preferensi pengguna dari waktu ke waktu. Hasilnya, bantuan yang diberikan bisa lebih kontekstual dan terasa lebih personal.
Salah satu contohnya adalah Morning Briefing, yang menggabungkan agenda kalender, rencana perjalanan, cuaca, dan berita pilihan dalam satu ringkasan. Ada pula Trip Prep Assistant untuk membantu menata jadwal perjalanan, memesan kendaraan, mengatur alarm keberangkatan, dan menyusun langkah yang bisa langsung dijalankan.
Fungsi lain dibuat untuk kebutuhan yang lebih dekat dengan kehidupan pribadi, seperti mengingatkan pengguna menghubungi anggota keluarga atau pasangan. EllaClaw juga bisa memberi notifikasi soal perubahan cuaca yang dapat memengaruhi rencana harian.
Di sisi privasi, TECNO menerapkan model confirmation-first. EllaClaw akan meminta persetujuan pengguna sebelum melakukan perubahan sistem penting atau mengakses aplikasi yang didukung.
Perusahaan juga menekankan mekanisme opt-in yang aman untuk aplikasi yang ingin diakses AI. Dengan begitu, pengguna tetap memegang kendali penuh atas perangkat meski sebagian tugas sudah diotomatisasi.
Saat ini EllaClaw masih berada dalam pengujian internal dan hanya tersedia sebagai closed beta. TECNO menyebutnya sebagai konsep AI eksploratif, dengan fitur tambahan dan ketersediaan yang lebih luas akan diumumkan pada pembaruan berikutnya.
Source: www.gizmochina.com





