Persaingan bisnis di sektor keuangan dan korporasi bergeser sejenak ke lapangan padel di Jakarta Selatan. Para eksekutif memanfaatkan pertandingan sebagai ruang bertemu yang lebih cair dibandingkan agenda rapat formal.
Bisnis Indonesia Executive Padel Tournament mempertemukan perwakilan regulator, bank pelat merah, bank swasta, BUMN, hingga perusahaan multifinance. Ajang ini menempatkan olahraga sebagai pintu untuk membangun relasi lintas industri.
Turnamen digelar di Padel Pro Satrio Club, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/7/2026). Peserta yang hadir mencakup Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), bank-bank Himbara, serta sejumlah perusahaan korporasi.
Direktur Bisnis Indonesia Hery Trianto mengatakan tajuk Executive Padel Tournament membawa tujuan yang melampaui kompetisi. Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku dari beragam industri dalam suasana kebersamaan.
“Ini adalah kesempatan yang luar biasa kita bisa berkumpul. Tajuknya memang Executive Padel Tournament, tetapi sejatinya kita ingin membangun kebersamaan dan mempertemukan teman-teman dari berbagai industri,” ujar Hery.
Format pertandingan ganda putra mempertemukan 16 pasangan yang dibagi ke dalam empat grup. Komposisi grupnya mencerminkan keterlibatan institusi keuangan bersama perusahaan energi, asuransi, multifinance, dan media.
Komposisi Grup Ganda Putra
| Grup | Peserta 1 | Peserta 2 | Peserta 3 dan 4 |
|---|---|---|---|
| A | BTN | Smileworks | Antam, BNI |
| B | Tugure | Bank Raya | Bisnis Indonesia, Bank Mandiri |
| C | Bank Indonesia | LPS | BRI, Pertamina |
| D | BSI | FIF Group | Pertamina Hulu Energi, Bank UOB |
Kehadiran regulator dan institusi perbankan dalam satu kompetisi membuat turnamen ini berbeda dari pertandingan olahraga biasa. Di lapangan yang sama, peserta dari sektor keuangan dan korporasi dapat berinteraksi tanpa format pertemuan bisnis yang kaku.
Kategori ganda putri juga memakai skema empat grup dengan peserta lintas sektor. Bank Indonesia mengirimkan dua tim, sementara Ladies Banker tampil melalui dua pasangan berbeda.
Komposisi Grup Ganda Putri
| Grup | Peserta 1 | Peserta 2 | Peserta 3 dan 4 |
|---|---|---|---|
| A | Bank Indonesia 1 | Ladies Banker 1 | BRI, Pertamina Hulu Energi |
| B | Bank Raya | Antam | Bank UOB, BSI |
| C | FIF Group | Bisnis Indonesia | BTN, Tugure |
| D | Ladies Banker 2 | BNI | Bank Mandiri, Bank Indonesia 2 |
Susunan peserta menunjukkan luasnya keterlibatan perbankan Indonesia dalam kegiatan tersebut. Bank-bank dari beragam kelompok bertemu dengan pelaku energi, pertambangan, asuransi, pembiayaan, dan media dalam satu agenda olahraga.
Padel dipilih ketika minat terhadap olahraga ini tumbuh di kalangan profesional. Karakter pertandingan ganda juga memberi ruang interaksi yang lebih intens antarpeserta selama kompetisi berlangsung.
Menurut Hery, hubungan antarpelaku industri tidak hanya dapat dibangun melalui pembicaraan bisnis formal. Aktivitas olahraga dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membuka pertemuan pada agenda lain.
“Kita berharap ini menjadi kesempatan untuk bertemu lagi di berbagai kesempatan lain. Tidak hanya bicara bisnis, tetapi juga membangun hubungan dan kebersamaan,” tuturnya.
Sportivitas menjadi dasar pertemuan dalam turnamen ini, di samping tujuan memperluas jejaring antarprofesi. Format Executive Padel Tournament pun diarahkan menjadi agenda yang dapat mempertemukan lebih banyak pelaku industri pada masa mendatang.
Bagi peserta dari sektor keuangan dan korporasi, pertandingan menjadi titik awal untuk menjaga relasi di luar rutinitas kerja masing-masing. Lapangan padel memberi konteks baru bahwa jejaring profesional dapat tumbuh melalui kebersamaan, bukan semata-mata pertemuan bisnis.
Source: finansial.bisnis.com






